🇨🇳 Tiongkok melarang kripto… tetapi ingin menyelesaikan jaringan blockchain nasionalnya sendiri pada 2030. Kontradiksi? Tidak juga.
📌 Fakta (23 Okt. 2026)
• Komisi Pusat Urusan Siber menerbitkan « Rencana Nasional Informatika » untuk Rencana Lima Tahun ke-15
• Target: jaringan blockchain nasional « pada dasarnya sudah terbangun » pada 2030
• Delta Yangtze: blockchain untuk perdagangan dan keuangan
• Chengdu–Chongqing: penerapan berskala besar di sektor industri dan pertanian
• Rencana yang sama juga menargetkan 6G komersial « pada saat yang tepat »
🧠 Cara kerjanya
Blockchain adalah buku besar bersama yang sulit dipalsukan. Beijing mempertahankan teknologinya (ketertelusuran, pertukaran data), tetapi tanpa kripto terbuka seperti
$BTC : jaringan yang dikendalikan, tanpa spekulasi.
👤 Bayangkan Fatou (tokoh fiktif), yang mengimpor suku cadang dari Tiongkok untuk tokonya di Dakar. Jika faktur dan sertifikat asal barang dicatat dalam buku besar bersama, dokumen palsu dan sengketa bisa berkurang.
⚖️ Catatan: teks ini menetapkan target, bukan petunjuk pelaksanaan. Belum ada informasi publik tentang akses bagi perusahaan asing.
✅ Blockchain tanpa kripto: masa depan 🟢 / jalan buntu 🔴 / perlu dipantau 🟡? 👇
Bukan nasihat keuangan. Lakukan riset sendiri.
Sumber: CAC (cac.gov.cn), Xinhua, Cointelegraph, PANews.
#Blockchain #China #CryptoNews