KOMISI SEK BARU SAJA MEMBERIKAN RUANG UJI BARU UNTUK SAHAM TEROKENISASI.
Aksi SEC kemarin pantas mendapat perhatian dari para investor kripto.
Pada 17 September 2026, SEC mengeluarkan Pengecualian Inovasi sementara dan bersyarat yang mencakup saham NMS tertentu yang terokenisasi dan diperdagangkan di Platform Perdagangan Sekuritas Terokenisasi yang diizinkan.
Ini bukan persetujuan menyeluruh untuk saham terokenisasi.
Kerangka ini hadir dengan kondisi.
Di antaranya:
* Saham terokenisasi harus memberikan hak pemegang saham yang sama seperti saham yang mendasarinya.
* Perdagangan tunduk pada batasan simbol dan volume.
* Penerbit diberi kesempatan untuk mengajukan keberatan.
* Kontrak pintar harus bersifat publik dan dapat diaudit.
* Penghentian perdagangan harus selaras dengan saham yang mendasarinya.
* Pengecualian bersifat sementara dan berakhir lima tahun setelah publikasi.
Pertanyaan besar untuk Wealth Engine:
Jika sekuritas tradisional semakin banyak bergerak ke onchain, kompetisi yang paling penting mungkin bukan:
Kripto vs. TradFi
Melainkan:
Infrastruktur mana yang memberikan kombinasi terbaik antara likuiditas, penyelesaian, kustodian, kepatuhan, dan aksesibilitas?
SEC sendiri mengatakan pengecualian ini bersifat sementara dan sedang mencari komentar publik, jadi ini adalah perkembangan untuk dipelajari, bukan struktur pasar yang sudah selesai.
Jika saham terokenisasi menjadi arus utama, perubahan apa yang pertama kali terjadi: likuiditas, penyelesaian, kustodian, atau perilaku investor?
#Tokenization #RWA #AsetRiil #Kripto #Bitcoin #BTC #Ethereum
#ETH #Blockchain #TradFi #DeFi #FinTech #Pasar #Investasi #WealthEngine