• Market Analyst || • Crypto and Global Economic News Provide || •Sharing My Personal Opinion and Not Financial Advice || Let's Learn and Grow Up Together 🤜🤛
DeFI vaults vs Scalling RWA. Mana yang lebih penting buat di cek transaksinya?
gue sering banget dengar orang debat di binance square. Mending fokus ke DeFI vaults atau scalling RWA. dari dua sektor ini mana sih yg perlu pengawasan lebih ketat? kita harus bedah sumber masalahnya menurut gue. @NewtonProtocol #NEWT Defi vaults = 100% aset digital RWA = Aset fisik yang dibawa ke on-chain. Defi vaults sistemnya mutlak jalan di atas smart contract. selama codingnya aman, smart contract ga ada risk, transaksi aman. semua data transparan secara on-chain. resikonya? peretasan. tinggal paham baca kode on-chain, arus dana tau dari mana sampai mana. beda cerita dengan scalling rwa. ini yang menurut gue celah paling rawan di blockchain. Harus ada verifikasi lebih. misal gue jual beli token emas. harus ada sertifikat resmi dari dunia nyata yang support emas yang gue beli ini asli. ga lagi di gadai atau palsu. transaksi RWA di on-chain ini yang perlu terus di verifikasi secara hukum.$TLM gue mulai beneran paham. soal gimana newton protocol ini punya nilai jual di blockchain. @NewtonProtocol bukan sebagai alat eksekusi defi. tapi sebagai alat audit dan monitoring aset. Infrastruktur yang dibangun sama newt bisa bantu scalling buat transaksi RWA. sebelum gue tekan oke buat pindahin uang, explorer newton kasih gue data soal risk score calon penerima dana gue. kalo risk score di newton explorer > 80% kemungkinan transaksi aman. bebas finansial risk, TVL bodong ama APY palsu. Kalo < 40% kemungkinan rawan smart contract exploit. Setiap policy pack yang gue input bisa di evaluasi. policynya ini datang dari dua tools utama. oracle divergence gate (redstone) + sanctions and address risk (chainalysis). tapi cuma dengan dua policy pack ini menurut gue belum cukup.$VANRY masih banyak policy exploit yang bisa terjadi. apalagi kalo gue ngomongin soal regulasi RWA. Ngescalling rwa itu ga gampang. butuh pengawasan ketat + regulasi dari berbagai negara. tiap negara punya policy yang berbeda soal ini. di indonesia aja gue kerasa susahnya. masih banyak orang yang ga tau soal blockchain. banyak juga yang milih untuk ga taruh uang di on-chain. bukan karena ga paham tapi karena banyak kasus penipuan. kasus kriminal yang bukan lagi soal skala nasional tapi udah global. premis yang dibawa newt mungkin bagus. premis bagus pun juga akhirnya bisa kalah dengan kepercayaan market yang runtuh. takut asetnya hilang. takut uangnya dibawa kabur developer.#newt #Newt @NewtonProtocol $NEWT
Visa bisa nerbitin authorization network. Industri Web3 harusnya juga bisa. #Newt $NEWT @NewtonProtocol VisaNet. Jembatan yang hubungin antara toko tempat belanja dengan kartu kredit. Konsep inilah yang diambil sama newt protocol buat bangun infrastruktur mereka. apakah menurut gue penting?? hmm.. yah masih fifty fifty lah. @NewtonProtocol ini manfaatin web3 yang sifatnya desentralisasi buat bangun authorization layer. nilai jual web3 yang gua pelajari selama main di blockchain ya soal peer to peer. Kalo visanet tadi si visanya jadi penengah (sentralisasi). nah si newton ini pakai sistem peer to peer (banyak node) buat transaksi. gue nemuin ada beberapa kelemahan soal visanet: lambatbiaya middleman gedezero privasi celah-celah ini yang coba ditutup sama newton lewat blockchain. Visanet makan waktu 1-2 hari kerja buat duitnya nyampe ke tangan merchant. sementara newton cuma dalam itungan detik transaksi selesai. sebenarnya kalo lu butuh duit cepat newt ini kepake. tapi kalo lu santai dan mikirin keamanan lebih, gue rasa visanet lebih bagus. soal middleman di visanet tarifnya cukup gede menurut gue. 1.5-3%. kalo gue transaksi 10K dollar, gue harus bayar fee $15 - $30. ini sih kemahalan.udah bisa beli pizza satu loyang kalo bayar fee segitu. Newton beda. Gas fee newton cuma 0.13 GWEI per transaksi. Hemat ratusan persen. dan ini yang gue suka soal blockchain. Memang biayanya ga free tapi memangkas biaya transaksi biasa yang kelewat mahal. nah soal privasi sendiri gue sebenarnya agak kontra dengan newton. gue tau blockchain sifatnya bebas. tapi transaksi yang bebas terlalu rawan. rawan kena scam. rawan jadi korban cyber kriminal. gue lebih milih sistem sentralisasi kaya visa. Soalnya gue paham uang gue di pegang siapa. dan jika ada kesalahan dari sistem, visa siap untuk ganti rugi. kalo newton?? kalo ada latensi di jaringan newton explorer newton mau ga ganti rugi?? pasti nggak mau. alasannya karena uang lu hasil dari transaksi lu sendiri. newt cuma tools buat lu mastiin transaksi lu aman. nah PR buat newton ada di poin terakhir gue. Masalah utama blockchain tetap di latensi dan cyber security. gue belum nemu pernyataan resmi dari tim newton soal ini. kalo tim @NewtonProtocol liat postingan gue ini bolehlah dijawab pertanyaan gue biar kita diskusi soal authorization layer ini sebenarnya mau apa dan kemana di blockchain. #Newton #BOKWarnsSingleStockLeveragedETFRisks #VitalikOutlinesLeanEthereumRoadmap
🎙️ BTC/ETH menembus ke atas dengan volume meningkat lalu turun, kondisi pasar melemah, untuk jangka pendek cenderung berosilasi dan bearish; tetap searah (sell/short saat harga tinggi), menolak melawan arus untuk buy-the-dip, dan masuk kembali saat reli bertemu tekanan.
@NewtonProtocol authorization layer ga butuh hype. yang dibutuhin keamanan yang tahan banting. #Newt $NEWT hari ini gue seneng banget. soalnya tim newton dengerin keluhan gue soal policy packs kemarin.
pagi ini gue bangun buat running evaluation lagi di vaults explorernya newton. kebetulan gue juga sekalian mau liat policy packnya. udah update apa belum.
gue seneng karena #Newton udah mau buat nyedian menu katalog untuk policy packnya.
jadi ga ke gantung lagi sama MiCA dan OFAC.
gue suka sama dev projek yang tau kebutuhan komunitasnya.
kemarin-kemarin kan gue ngeluh soal regulasi di newton. kok gue yang tinggal di indo harus tunduk sama regulasi MiCA ma ofac.
padahal di Indonesia sendiri regulasi kripto diatur jelas sama BAPPEBTI. bukan mica sama ofac.
kalo ginikan gue bisa sesuain policynya. mana yang sesuai dengan negara gue mana yang ngga. soalnya aturan tiap negara soal defi ga selalu 1:1.
gue tinggal nunggu. kira-kira saran gue soal chainalysis sama redstone bakal diterima apa nggak.
sekarang baru gue bisa bilang @NewtonProtocol jadi on-chain authorization layer yang layak. bukan karena hype tapi karena regulasi yang dipake jelas! #newtonprotocol
Hasil Voting gue kemarin nunjukkin kalo pasar belum siap sama newton mainnet beta. #Newt $NEWT @NewtonProtocol kemarin gue nanya trader di binance square.
gue sekarang paham. hasil riset mini gue nunjukin kalo pasar belum siap buat cek setiap policy transaksi. terutama yang ada di Defi vaults.
sedikit orang yang ngerti soal vaults. ngertinya soal RWA dan stablecoin. itupun kalo ada yang mau ngecek policy dan regulasinya.
kalopun ada yang ngerti belum tentu tau soal newt.
gue ngeliat kalo sebenarnya fungsi authorization layer di defi itu ga sepengaruh itu. buktinya ga ada yang milih buat evaluasi vaults. 0% yang milih buat running evaluasi vault.
PR buat newton protocol itu ada di 63% orang yang pilih buat evaluasi RWA.
@NewtonProtocol harus berani buat revisi sistem newton explorer. Ga lagi fokus utamanya soal DeFi vault tapi soal scalling RWA.
coba deh cek regulasi emas dan tokenized saham kalo kata gue.
banyak banget tokenized saham baru dari US yang masuk binance. belum lagi emas. kayanya setiap orang di benua asia sampai eropa pegang emas semua.
ga semua orang tau defi vaults. tapi ramai yang tau emas dan saham.
satu solusi lagi dari gue soal chainalysis screening. rego checksnya terlalu complicated. banyak orang ga paham.
bahasa coding dan pemrogramannya terlalu sulit buat gue dan orang awam pahami. coba deh buat dengan tampilan lebih ramah. buat orang-orang yang kurang paham soal coding.
authorization layer mana yang berani scalling RWA + easy to understand publik????
kalo kata gue ini premis yang menarik. bakal banyak orang pakai newton explorer buat cek transaksi trading mereka. kompleks tapi ga ribet.
kalo tim @NewtonProtocol liat postingan gue bisalah ide gue ini di pertimbangkan.#newt $LAB $HEI
Binance Traders League Musim 3: Hadapi Tantangan Trading Multi-Jalur dan Menangkan Bagian dari $3M+ dalam Hadiah! https://www.bmwweb.biz/activity/trading-competition/202606tradersleague3?ref=195180482
Arus ETF Bitcoin Mencatat Arus Keluar Terbesar pada Juni. Bisakah Authorization Layer Mengembalikan Apa yang Kurang?
Data baru telah dirilis. arus masuk ETF bitcoin menunjukkan rekor arus keluar bulanan tertinggi. lebih dari $4 miliar disapu dari pasar. bagi saya ini bukan tanda bullish. ini adalah bentuk dari ketakutan. apa yang dimiliki pasar hari ini tidak normal. Saya sudah melihat banyak token melonjak besar. nilainya naik dari hari ke hari. tapi hanya turun pada satu hari saja. ini bukan penarikan balik yang sehat. ini benar-benar penipuan. coba tarik dana dari trader ritel. itu mengingatkan saya pada protokol newton. <c-15/>$NEWT #Newt risk assesment adalah apa yang dibutuhkan pasar saat ini. Jika authorization layer ingin mengambil langkah, ini momen Anda.
Blockchain sifatnya desentralisasi. ga keiket sama satu lembaga. dan ini yang bikin gue datang ke blockchain. kalo setiap saat di cek terus-menerus apa masih desentralisasi sifatnya?? #Newt @NewtonProtocol gue abis running evaluation lagi di newton.xyz. pake vault SDKnya. kemarin risk score dari aave v3 hasilnya bagus. 94. nah sekarang gue nyoba maker dsr (sDAI). gue coba running evaluation ke vault nya maker. step 1-5 lancar lancar aja. policy nya di evaluasi, aggregating attestation oke. tapi pas sampe ke step keenam kehenti. kata newton explorernya non-compliant. vaults.fyi risk rating gate nunjukin kalo APY normal. TVL 24 jam juga normal cuma diatas dari 0.1%. no flags juga. yang gue ga paham kok bisa risk score nya cuma 23.4?? gue paham kalo newton protocol ini ambil data compliant dari berbbagai sumber resmi. masalahnya compliant yang mana yang ngga sesuai??? disini ga dijelasin sama Newt explorernya. gue sampai dititik ini jadi bimbang. kalo tiap wallet bisa di cek gini sesuka hati apa masih desentralisasi sifatnya?? harusnya kan blockchain jadi sarana orang buat transaksi bebas dan anonim. biar ga keiket sama aturan pemerintah dan bank. policy yang dipake sama newton protocol ini kan juga dasarnya dari pemerintah. OFAC, MICA, AML.. itu semua kan regulasi dari US ama Eropa. ga ada yang bisa jamin dasar regulasi ini ga menguntungkan negara asalnya. orang mau transaksi di blockchain malah harus matuhi aturan negara lain. terlalu banyak celah yang gue temuin di newton explorer. ntah itu secara policy atau juga soal sistem evaluasinya. belum lagi soal token nativenya $NEWT fungsi utamanya cuma buat nahan likuiditas dana ajakan?? collateral operator tuh cuma kedoknya aja. jadi validator policy minimal harus punya staking tokennya. halah basi narasi gini. paling juga timnya cuma mau nahan dana biar harga tokennya ga jatuh. jaman sekarang ga ada yang pake authorization layer buat trading. orang-orang datang udah siap sama risk n reward mereka masing-masing. ntah mereka mau beli rwa token, beli token ai ya tinggal beli. kalo untung TP kalo rugi ya nyangkut. Ngapain ribet-ribet amat. orang datang ke blockchain buat nyari passive income. bukan buat nambah-nambah regulasi ribet. #Newt @NewtonProtocol $LAB $BEAT
Lihat postingan baruku dan berikan prediksimu semua master kripto🤔🤔 $TLM $BREV $M
三月—March
·
--
Bullish
Newton itu bukan e-wallet. dia authorization layer. $NEWT @NewtonProtocol #Newt
pas awal campaign newt gua mikir... ini kok mirip sistem e-wallet di indo ya??
kaya verifikasi dua langkah. cek dulu sebelum transaksi.
newton protocol ini emang bukan e-wallet. tapi ada kesamaannya.
magiclab risk scoring data oracle punya data risiko lebih dari 50 juta wallet dan email dari 7 tahun lalu. gue liat sistem ini persis sama kaya e-wallet apk indo yang punya scoring internal. biasanya dipake buat ngebanned akun-akun bodong.
kesamaan kedua soal newton yang gue temuin soal tier ama limit.
e-wallet lokal ngebedain limit berdasar user premium ama yang reguler. sama kaya newton protocol yang ngewajibin untuk verifikasi lanjutan. semakin gede transaksi lu makin ribet juga prosesnya.
bedanya newton ama e-wallet indo soal siapa dibalik keduanya.
e-wallet indo patuh sama BI dan OJK. sementara newton nggak.
newton jalanin jaringannya sendiri lewat eigenlayer staking dan ga tunduk sama bank sentral. tapi newton ini masih butuh modelan KYC. jadi gue ga bisa anggap dia sepenuhnya desentralisasi.
Lu udah familiar belum sama authorization layer sebelumnya??? #Binance1B$inStocks #USADP98KMiss #BitcoinWorstFirstHalfSince2022 $TLM $BIRB #newt