🔥IRAN MEMPERINGATKAN⚠️ 𝗦𝗘𝗥𝗔𝗡𝗚𝗔𝗡 𝗕𝗔𝗥𝗨 𝗔𝗦 𝗔𝗞𝗔𝗡 𝗕𝗘𝗥𝗔𝗥𝗧𝗜 “𝗞𝗘𝗛𝗔𝗡𝗖𝗨𝗥𝗔𝗡” 𝗗𝗜 𝗦𝗘𝗟𝗨𝗥𝗨𝗛 𝗧𝗜𝗠𝗨𝗥 𝗧𝗘𝗡𝗚𝗔𝗛😱
✎𓂃Teheran meningkatkan retorikanya dan memperingatkan bahwa setiap serangan baru Amerika akan membawa kehancuran dan kerusakan ke seluruh kawasan, sementara negosiasi masih menemui jalan buntu.
Presiden Pezeshkian menyatakan bahwa sebagai prasyarat untuk setiap negosiasi, AS harus menghapus semua tekanan ekonomi, ancaman, dan sanksi. Ia mengatakan bahwa Iran “tidak memercayai Amerika”. Netanyahu menyatakan bahwa ia dan Trump “berkomitmen untuk menuntaskan penghapusan rezim Iran”.
Qatar melaporkan bahwa negosiasi antara Iran dan AS masih berlangsung, meskipun ada ketegangan. Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran memperingatkan bahwa setiap serangan baru akan dibalas dengan respons yang lebih kuat.
Marco Rubio mengatakan bahwa mencapai kesepakatan damai dengan Iran sangat sulit dan tekanan ekonomi akan berlanjut sampai Teheran berhenti menyerang lalu lintas di Selat Hormuz. Pete Hegseth mengonfirmasi kunjungannya ke Israel dan pertemuannya dengan Netanyahu.
Gedung Putih mengindikasikan bahwa AS tidak akan menyerang Iran sebelum pemilu paruh waktu pada November. Harga minyak tetap tinggi, dengan pasar memperhitungkan premi risiko yang besar.
Iran menggabungkan ancaman pembalasan regional dengan tuntutan agar sanksi dan tekanan Amerika diakhiri sepenuhnya. Di sisi lain, Netanyahu dan Donald
$TRUMP tetap menyuarakan penghapusan rezim, sementara Gedung Putih memberi isyarat bahwa tidak akan ada serangan sebelum pemilu paruh waktu. Selat Hormuz tetap menjadi pusat perselisihan dan pasar minyak terus berada dalam tekanan.
💭 Apakah ancaman Iran tentang “kehancuran” di seluruh Timur Tengah dan pernyataan Netanyahu mengenai penghapusan rezim menunjukkan bahwa perang akan segera kembali memanas, atau masih ada ruang bagi diplomasi untuk meredakan situasi hingga pemilu Amerika?
#iran #TRUMP #AlJazeera