77K di bawahnya menumpuk puluhan juta order long. Bukan trader ritel, tapi banyak order leverage yang dipaksa berkumpul pada rentang harga yang sama.
Masalah dari struktur ini adalah: begitu arah berbalik, harga tidak perlu turun terlalu dalam—hanya perlu sedikit saja untuk memicu rangkaian likuidasi berantai.
Minggu lalu kita sudah merasakan enaknya memeras order short. Sekarang gilirannya order long. Ini adalah mekanisme keseimbangan alami pasar, bukan soal bullish atau bearish.
Posisi yang benar-benar layak untuk dibeli adalah setelah semua leverage sudah dilikuidasi—bukan saat semua orang masih berpesta.
80K memang ada tekanan jualnya, tapi menurutku setelah posisi ini berkali-kali diuji, justru tidak terlalu menakutkan lagi.
Setiap kali sampai ke area ini, selalu ada order jual yang muncul, tapi harga tidak benar-benar turun banyak, artinya kekuatan yang siap membeli di bawahnya terus ada.
Yang benar-benar penting bukan seberapa tebal tembok jualnya, melainkan apakah bisa menahan saat harga turun. Kalau setiap kali jatuh ke 75K bisa langsung memantul lagi, maka tekanan jual itu hanyalah harimau kertas.
Jujur saja, 81K saat ini dan 60K beberapa minggu lalu memang logikanya tidak sama.
Pada 60K, semua orang menunggu dasar yang lebih dalam. Alasannya adalah kondisi makro belum jelas dan risiko geopolitik belum terselesaikan. Kekhawatiran ini masuk akal; bukan berarti salah hanya karena seseorang bersikap tidak optimistis.
Sekarang, 81K didorong naik meskipun semua sentimen negatif itu ada—konflik AS-Iran, serta ekspektasi kenaikan suku bunga. Bukan karena pasar membaik, tetapi karena uangnya makin banyak.
Jadi, bagi mereka yang tidak membeli saat 60K, belum tentu karena keyakinannya kurang; bisa jadi mereka melihatnya untuk jangka waktu yang lebih panjang.
Ada juga yang menunggu kepastian, bukan sekadar soal tinggi-rendahnya harga. Saat 60K, tingkat kepastiannya tidak tinggi; dan saat 81K pun belum tentu juga lebih tinggi.
850 miliar menguap, BTC jatuh kembali ke 77K, ETH menembus 2400. Ini lagi-lagi urusan kecil AS-Iran—setiap kali selalu naskah yang sama.
Tapi kali ini berbeda: emas dan BTC sama-sama turun. Narasi aset keras sedang dipermalukan; pasar yang diperjualbelikan adalah ekspektasi inflasi, bukan pelarian (hedging).
Begitu harga minyak naik, suku bunga tidak bisa turun. Itulah hal yang sebenarnya BTC takuti.
Golden cross memang benar-benar akan datang, saya tidak menyangkal ini adalah sinyal yang valid dalam sejarah. Tapi ada satu detail yang banyak orang tidak sebut—dalam sejarah, posisi kemunculan golden cross sebagian besar terjadi setelah harga sudah memantul cukup jauh dari titik terendah. Kali ini juga sama: BTC naik dari 62K ke 81K, dan golden cross baru muncul belakangan. Sinyalnya memang nyata, tetapi titik beli terbaik mungkin sudah terlewat. Saya lebih cenderung menunggu pullback untuk konfirmasi sebelum bertindak, tidak mengejar golden cross itu sendiri.
Ada terobosan yang benar, dan pihak bearish juga punya alasan. Tapi saya tidak sepessimis itu.
Tiga kali belum tembus itu memang benar, namun itu tidak berarti harus langsung jebol sampai 48K. Di tengah masih ada area konsolidasi/penyangga, jadi tidak jatuh mulus tanpa hambatan.
Saya cenderung untuk dulu melihat pergerakan di sekitar 64K. Kalau sudah sampai di sana, baru bicarakan soal langkah berikutnya.