Mari terus membangun, terus belajar, dan tumbuh lebih kuat bersama. 🧧🎉
Bahkan di tengah awan tergelap, revolusi kripto terus bersinar terang. 🌝
Percayai prosesnya, tetap disiplin, dan fokus pada tujuan jangka panjang. Kita semua ada di jalan berliku ini bersama-sama, membentuk masa depan keuangan.💯👀
Tunjukkan sedikit cinta pada postingan ini jika kamu tetap kuat hari ini. ❤️
Apa Sebenarnya yang Dilihat The Fed dari CPI di Balik Angka Utama
Setiap rilis CPI memicu lonjakan perdagangan emosional di beberapa menit pertama — bagian itu hampir selalu hanya kebisingan.
Saya memegang kombinasi emas dan posisi kripto yang kecil melalui rilis ini sebagai lindung nilai, apa pun yang terjadi, dan saya akan menambah kembali ukurannya setelah situasi mulai reda dan arah pasar menjadi lebih jelas.
Perkiraan yang berada di angka 3,4%, tetap tidak berubah dari bulan lalu, tentu akan menjadi kelegaan jika angka itu bertahan. Jika komponen inti (core) justru melesat meski sedikit, menurut saya tangan The Fed akan dipaksa.
Karena itulah saya tidak langsung bersikap bullish atau bearish secara membabi buta sebelum rilis.
Sebuah posting pemantik diskusi menanyakan apakah respons BTC terhadap CPI malam ini akan bergerak seperti biasanya sesuai ekspektasi The Fed, atau apakah ia akan terlepas/decouple dengan cara yang terkadang terjadi belakangan ini.
Saya tidak berusaha memprediksi setiap candle hari ini. Saya ingin melihat datanya terlebih dahulu, lalu menyimak bagaimana pasar merespons.
$BNB: Rally ke Baad koreksi — langkah selanjutnya ke arah mana? 👀📊
BNB menunjukkan momentum kuat di awal September dan bergerak hingga $780+, namun kini terlihat tekanan jual yang cukup jelas di pasar. Setelah penurunan baru-baru ini, area $700 kini menjadi level penting bagi para trader. Untuk saat ini, penting untuk memantau volume + konfirmasi dukungan secara saksama. 🔥
1️⃣ **Follow MAHI BNB** ✅ 2️⃣ **Like & Comment “BTC”** ✅ 3️⃣ **Repost Post Ini** 🔄✅ 4️⃣ **Pantau Terus untuk Gift Berikutnya 🎁🧧** ✅
Apakah pertemuan kebijakan The Fed minggu ini akan menaikkan suku bunga seperti yang diharapkan? Wall Street ramai memperbincangkan: apakah ini akan mengakhiri pasar saham bull AS?
Setelah rilis laporan CPI AS pada Jumat lalu yang melampaui ekspektasi, para pelaku pasar umumnya memperkirakan The Fed akan memulai siklus kenaikan suku bunga pada pertemuan minggu ini—ini juga merupakan kenaikan suku bunga pertama dalam lebih dari tiga tahun.
Secara historis, beberapa putaran kenaikan suku bunga memberikan acuan bagi kondisi pasar saat ini. Dari pengalaman masa lalu (tentu saja sejarah tidak bisa menjamin masa depan), saham AS kemungkinan akan melemah lebih dulu, lalu kemudian pulih.
Dalam enam siklus kenaikan suku bunga sejak 1994, dalam empat bulan pertama setelah dimulainya kenaikan suku bunga, imbal hasil rata-rata indeks S&P 500 adalah negatif.
Artinya, begitu “sepatu bot” kenaikan suku bunga The Fed mendarat, pasar saham AS diperkirakan akan menunjukkan kondisi yang lemah hingga awal tahun depan.
Hingga penutupan Jumat lalu, indeks acuan pasar saham AS S&P 500 mencatat kenaikan hampir 12% sepanjang tahun ini. Laba perusahaan yang kuat serta ekonomi yang cukup tangguh menjadi penopang utama bagi para pelaku bullish saham.
Jika diperpanjang dalam jangka waktu lebih panjang, performa indeks S&P 500 cenderung membaik secara bertahap: pada 12 bulan setelah dimulainya siklus kenaikan suku bunga, imbal hasil rata-rata mendekati 7%, sedangkan median sekitar 11% (menggunakan statistik median, sehingga dapat menghilangkan gangguan ekstrem akibat lonjakan lebih dari 40% pada indeks setelah kenaikan suku bunga dimulai pada Maret 1997).
Jika pada Rabu minggu ini The Fed melakukan kenaikan suku bunga, ini akan menjadi kenaikan pertama sejak Juli 2023—saat The Fed menaikkan suku bunga ke kisaran 5,25% hingga 5,50%.
Saat ini, suku bunga dana federal AS berada pada level 3,50% hingga 3,75%. Berdasarkan alat FedWatch dari Chicago Mercantile Exchange (CME Group), trader futures saat ini menilai probabilitas kenaikan suku bunga 25 basis poin pada minggu ini mencapai 86%.
Salah satu faktor positif di pasar adalah bahwa belanja besar oleh raksasa layanan cloud berskala sangat besar di bidang AI masih mendorong pertumbuhan laba yang lebih tinggi dari ekspektasi. Perkiraan pertumbuhan laba saham komponen S&P 500 untuk tahun 2027 diperkirakan akan mencapai dua digit. Jika prospek belanja AI tetap tidak berubah, hal itu cukup untuk mengimbangi penurunan sentimen yang disebabkan oleh kenaikan suku bunga.
Faktor positif lainnya bagi pasar saham adalah meskipun inflasi masih terasa “lengket”, nampaknya inflasi mulai melambat. Tingkat inflasi turun dari puncak 4,2% pada bulan Mei. Ini seharusnya memungkinkan The Fed mengambil langkah yang lebih bertahap, dan data menunjukkan bahwa ritme kenaikan suku bunga sangat penting bagi kinerja pasar saham: ritme yang lebih lambat memberi investor lebih banyak waktu untuk mencerna perubahan kebijakan! $BZ
Namun jika resistensi terus bertahan, bersabar lebih baik daripada memaksa sebuah transaksi.
Catatan: Ini adalah skenario berbasis chart, bukan panggilan yang dijamin. Hindari leverage yang berlebihan, dan jangan masuk hanya karena harga menyentuh zona entry.