Pencil Finance Wraps $1m On-Chain Lending Cycle For 6.6k Sea Students

Pencil Finance, startup infrastruktur pinjaman mahasiswa, mengatakan telah menyelesaikan satu siklus pinjaman sepenuhnya on-chain senilai $1 juta, yang membiayai peminjam pendidikan di Asia Tenggara dan membayar investor melalui arus kas yang tercatat dalam smart contract.

Dalam pengumuman Kamis yang dibagikan bersama Cointelegraph, Pencil menyebut tonggak tersebut sebagai siklus pinjaman mahasiswa pertamanya yang “sepenuhnya on-chain”—yakni ketika protokol menyalurkan $1 juta modal pemberi pinjaman di jaringan dan pembayaran kembali para peminjam mengalir kembali untuk mendanai pihak pemberi dana melalui distribusi hasil (yield) yang terstruktur.

Poin-poin penting

  • Pencil Finance menyelesaikan siklus pinjaman mahasiswa senilai $1 juta yang dicatat secara on-chain, menandai penerapan onchain pertamanya secara penuh untuk keperluan penggunaan ini.

  • Paket Juli 2025 didanai oleh Animoca Brands, Open Campus, dan New Campus, dengan imbal hasil tetap senior serta tranche junior variabel yang terkait dengan risiko first-loss.

  • Pinjaman tersebut mendukung sekitar 6.600 siswa di 118 sekolah dan universitas di Asia Tenggara, dengan sekitar 1.050 menerima pendanaan langsung.

  • Pencil mengatakan mayoritas peminjam adalah perempuan (50%) dan 93% berasal dari rumah tangga berpenghasilan rendah—menargetkan siswa yang kurang terlayani oleh skema pinjaman tradisional.

  • Pengumuman tersebut menyoroti meningkatnya minat pada aset riil yang ditokenisasi (RWA) untuk pemberian pinjaman, termasuk contoh di luar bidang pendidikan.

Bagaimana siklus pinjaman onchain pertama Pencil bekerja

Pencil Finance mengatakan protokol meluncurkan siklus pinjaman senilai $1 juta sebagai paket onchain yang berfungsi seperti pipa penyaluran dari pemberi pinjaman ke peminjam. Alih-alih menyimpan akuntansi pinjaman inti di luar rantai (off-chain), platform mencatat siklus tersebut di jaringan blockchain, tempat modal dideploy oleh pemberi pinjaman lalu dibayar kembali oleh peminjam untuk mendistribusikan imbal hasil kepada pendana.

Proyek ini membingkai hal tersebut sebagai bukti untuk transparansi dalam kredit: karena siklus pinjaman dijalankan dan dilacak di on-chain, investor dan peserta dapat mengikuti operasi protokol melalui transaksi yang tercatat, bukan hanya mengandalkan sepenuhnya saluran pelaporan tradisional.

Apa yang dicakup oleh struktur tranche

Menurut pengumuman tersebut, paket senilai $1 juta didanai pada Juli 2025 oleh Animoca Brands, Open Campus, dan New Campus. Pencil mengatakan pendanaan tersebut diorganisasikan menjadi dua tranche dengan profil risiko dan imbal hasil yang berbeda.

Tranche senior menawarkan imbal hasil tetap, sedangkan tranche junior membawa imbal hasil variabel dan menanggung risiko first-loss. Jenis struktur waterfall ini umum digunakan dalam pembiayaan tokenisasi dan pembiayaan terstruktur untuk mengalokasikan kerugian terlebih dahulu ke bagian modal yang paling berisiko, yang berpotensi meningkatkan profil risiko peserta senior—namun tetap mengekspos investor junior pada variasi kinerja.

Skala, kelayakan, dan siapa yang menerima dukungan

Pencil Finance mengatakan siklus pinjaman siswa berbasis onchain membiayai sekitar 6.600 siswa di 118 sekolah dan universitas di Asia Tenggara. Perusahaan itu mencatat bahwa sekitar 1.050 dari siswa tersebut menerima pendanaan langsung dalam siklus tersebut.

Terkait demografi peminjam, Pencil melaporkan bahwa 50% siswa yang dibiayai adalah perempuan dan 93% berasal dari rumah tangga berpenghasilan rendah. Perusahaan memposisikan angka-angka ini sebagai bukti bahwa program menjangkau pelamar yang sering terabaikan oleh lembaga pemberi pinjaman konvensional, di mana akses kredit dapat terhambat oleh persyaratan dokumentasi, riwayat kredit yang terbatas, atau hambatan geografis dan pendapatan.

Yang perlu diperhatikan, Pencil mengklaim proyek ini adalah siklus pinjaman “sepenuhnya onchain” pertama yang membiayai pinjaman siswa dengan pencatatan transparan di jaringan blockchain—penekanan yang penting karena pinjaman RWA yang ditokenisasi masih sering diperdebatkan sejauh mana transparansi dan auditabilitasnya dibandingkan dengan proses keuangan yang sudah mapan.

Mengapa pinjaman yang ditokenisasi makin mendapat perhatian

RWA yang ditokenisasi semakin digunakan untuk menerbitkan atau menjaminkan pinjaman, dan pengumuman Pencil sejalan dengan tren yang lebih luas untuk membawa lebih banyak siklus pemberian pinjaman ke onchain. Tonggak yang berfokus pada pendidikan ini juga bergema dengan bagaimana pasar lain bereksperimen dengan representasi onchain dari eksposur di dunia nyata.

Sebagai contoh, pemberitaan sebelumnya dari Cointelegraph menyebutkan bahwa pada bulan Juli, bursa saham B3 milik Brasil mengeluarkan pinjaman senilai 100.000 real Brasil (sekitar $19.600) yang dijaminkan oleh 10 sapi bertokenisasi. Dalam struktur tersebut, setiap sapi dikaitkan dengan token digital unik yang terhubung ke identitas digital terenkripsi, sementara smart collar bertenaga AI dari perusahaan teknologi pertanian Cowmed memantau kesehatan hewan.

Meskipun pinjaman pendidikan dan kredit berbasis aset pertanian pada dasarnya berbeda, kedua contoh ini mengarah pada tujuan yang sama: mengodekan bagian-bagian kunci dari risiko kredit dan pelaporan ke dalam sistem yang ditokenisasi untuk meningkatkan keterlacakan dan berpotensi mengurangi gesekan antara aset tradisional dan modal onchain.

Yang perlu diperhatikan berikutnya

Dengan Pencil Finance kini mengarah pada selesainya siklus pertama pinjaman siswa yang sepenuhnya onchain, pertanyaan berikutnya bagi pembaca dan calon peserta adalah apakah siklus-siklus berikutnya dapat mempertahankan kinerja pembayaran dalam skala besar serta bagaimana desain tranche berkembang saat lebih banyak peminjam—terutama kelompok yang kurang terlayani—masuk ke sistem.

Artikel ini awalnya diterbitkan sebagai Pencil Finance wraps $1M on-chain lending cycle for 6.6K SEA students on Crypto Breaking News – sumber tepercaya Anda untuk berita kripto, berita Bitcoin, dan pembaruan blockchain.