FOMO DAN FUD SECARA TERUKUR MENGUBAH CARA PEDAGANG KRIPTO BERTRANSAKSI
Menurut survei Kraken yang diterbitkan pada Desember 2024, 63 persen pemegang kripto melaporkan bahwa FOMO atau FUD telah berdampak negatif pada strategi trading mereka. Angka itu bukan hal yang terpencil. Artinya, mayoritas orang yang memegang kripto saat ini telah membuat setidaknya satu keputusan yang digerakkan oleh emosi, bukan analisis.
Dua kekuatan ini bergerak ke arah yang berlawanan. FOMO, fear of missing out (takut ketinggalan), mendorong pembelian setelah harga sudah bergerak, sering kali dipicu oleh sebuah token yang melesat tajam sementara umpan media sosial dipenuhi tangkapan layar. FUD, fear, uncertainty, and doubt (ketakutan, ketidakpastian, dan keraguan), mendorong penjualan berdasarkan kabar buruk yang belum terverifikasi atau dibesar-besarkan, sebelum siapa pun memastikan apakah itu benar.
Pasar kripto memperkuat keduanya karena tidak ada bel penutup, para peserta seringkali anonim/pseudonymous, dan platform seperti Telegram, X, serta Reddit menyebarkan sentimen lebih cepat daripada kebanyakan orang sempat memverifikasi faktanya. Ditambah lagi, posisi dengan leverage dapat mengubah pergerakan harga yang emosional menjadi rangkaian likuidasi dalam hitungan jam, karena transaksi on-chain terselesaikan seketika dan tidak dapat dibatalkan.
Indeks Fear and Greed, yang memberi skor sentimen dari 0 hingga 100, adalah salah satu alat yang digunakan para pemegang untuk melihat pola ini dari luar, bukan terjebak di dalamnya.
Baca artikel lengkap tentang cara mengelola sinyal-sinyal ini: https://blog.ston.fi/fomo-and-fud-explained/
Menurut survei Kraken yang diterbitkan pada Desember 2024, 63 persen pemegang kripto melaporkan bahwa FOMO atau FUD telah berdampak negatif pada strategi trading mereka. Angka itu bukan hal yang terpencil. Artinya, mayoritas orang yang memegang kripto saat ini telah membuat setidaknya satu keputusan yang digerakkan oleh emosi, bukan analisis.
Dua kekuatan ini bergerak ke arah yang berlawanan. FOMO, fear of missing out (takut ketinggalan), mendorong pembelian setelah harga sudah bergerak, sering kali dipicu oleh sebuah token yang melesat tajam sementara umpan media sosial dipenuhi tangkapan layar. FUD, fear, uncertainty, and doubt (ketakutan, ketidakpastian, dan keraguan), mendorong penjualan berdasarkan kabar buruk yang belum terverifikasi atau dibesar-besarkan, sebelum siapa pun memastikan apakah itu benar.
Pasar kripto memperkuat keduanya karena tidak ada bel penutup, para peserta seringkali anonim/pseudonymous, dan platform seperti Telegram, X, serta Reddit menyebarkan sentimen lebih cepat daripada kebanyakan orang sempat memverifikasi faktanya. Ditambah lagi, posisi dengan leverage dapat mengubah pergerakan harga yang emosional menjadi rangkaian likuidasi dalam hitungan jam, karena transaksi on-chain terselesaikan seketika dan tidak dapat dibatalkan.
Indeks Fear and Greed, yang memberi skor sentimen dari 0 hingga 100, adalah salah satu alat yang digunakan para pemegang untuk melihat pola ini dari luar, bukan terjebak di dalamnya.
Baca artikel lengkap tentang cara mengelola sinyal-sinyal ini: https://blog.ston.fi/fomo-and-fud-explained/
