10:17. AM. BANK SAYA MENUNJUKKAN +18.450.000 VND. SAYA HAMPIR MELEPASKAN ORDER P2P YANG SALAH.
Saya sedang menjual USDT dan ada dua order Binance P2P yang terbuka hampir bersamaan.
Satu senilai 18.450.000 VND.
Yang lainnya 18.500.000 VND.
Pada pukul 10:17, aplikasi perbankan saya menampilkan:
+18.450.000 VND
Hampir pada saat yang sama, salah satu pembeli mengirim pesan kepada saya:
“Pembayaran sudah diterima, kan? Silakan lepas.”
Saya membuka aplikasi bank. Nominalnya ada di sana. Tepat 18.450.000.
Jari saya hampir menekan tombol rilis.
Lalu saya melihat nama pengirimnya.
Namanya tidak cocok.
Di situlah sesuatu yang sangat sederhana langsung “klik” untuk saya:
“Uang sudah masuk?” dan “Pembayaran ini milik order yang mana?” itu bukan pertanyaan yang sama.
Kalau saya hanya mengecek nominalnya, saya bisa saja menyelesaikan order yang salah, sementara order yang benar-benar sudah dibayar tetap terbuka.
Jadi saya kembali menelusuri setiap Order ID dan mengecek lagi pembeli, detail pembayaran, serta chat order.
Di sinilah escrow memberi saya sesuatu yang lebih berharga daripada kecepatan: waktu untuk memverifikasi sebelum kripto dipindahkan.
Dengan banyak order yang berjalan, sekarang saya mengecek tiga hal sekaligus:
nominal yang benar + orang yang benar + order yang benar.
Kalau ada yang tidak cocok, saya tidak menebak. Saya simpan catatan bank, Order ID, dan percakapan, lalu gunakan Appeal atau Binance Support kalau saya perlu bantuan untuk menyelesaikannya.
Dulu saya mengira pengecekan terakhir itu cukup:
“Uangnya sudah masuk?”
Sekarang saya menanyakan satu hal lagi:
“18.450.000 VND ini sudah masuk — tapi order yang sebenarnya sedang dibayar yang mana?”
#binancep2pantoan @Binance Vietnam
Saya sedang menjual USDT dan ada dua order Binance P2P yang terbuka hampir bersamaan.
Satu senilai 18.450.000 VND.
Yang lainnya 18.500.000 VND.
Pada pukul 10:17, aplikasi perbankan saya menampilkan:
+18.450.000 VND
Hampir pada saat yang sama, salah satu pembeli mengirim pesan kepada saya:
“Pembayaran sudah diterima, kan? Silakan lepas.”
Saya membuka aplikasi bank. Nominalnya ada di sana. Tepat 18.450.000.
Jari saya hampir menekan tombol rilis.
Lalu saya melihat nama pengirimnya.
Namanya tidak cocok.
Di situlah sesuatu yang sangat sederhana langsung “klik” untuk saya:
“Uang sudah masuk?” dan “Pembayaran ini milik order yang mana?” itu bukan pertanyaan yang sama.
Kalau saya hanya mengecek nominalnya, saya bisa saja menyelesaikan order yang salah, sementara order yang benar-benar sudah dibayar tetap terbuka.
Jadi saya kembali menelusuri setiap Order ID dan mengecek lagi pembeli, detail pembayaran, serta chat order.
Di sinilah escrow memberi saya sesuatu yang lebih berharga daripada kecepatan: waktu untuk memverifikasi sebelum kripto dipindahkan.
Dengan banyak order yang berjalan, sekarang saya mengecek tiga hal sekaligus:
nominal yang benar + orang yang benar + order yang benar.
Kalau ada yang tidak cocok, saya tidak menebak. Saya simpan catatan bank, Order ID, dan percakapan, lalu gunakan Appeal atau Binance Support kalau saya perlu bantuan untuk menyelesaikannya.
Dulu saya mengira pengecekan terakhir itu cukup:
“Uangnya sudah masuk?”
Sekarang saya menanyakan satu hal lagi:
“18.450.000 VND ini sudah masuk — tapi order yang sebenarnya sedang dibayar yang mana?”
#binancep2pantoan @Binance Vietnam