AS Baru Saja Melarang Digital Dolar Miliknya Sendiri Selama Empat Tahun — Tanpa Satu Tanda Tangan Presiden pun

Satu bagian besar dari undang-undang keuangan AS baru saja menjadi undang-undang tanpa presiden menandatanganinya — dan di dalamnya terselip larangan selama empat tahun terhadap mata uang digital pemerintah.

Pada 11 Juli 2026, Undang-Undang ROAD ke Perumahan Abad ke-21 mulai berlaku secara otomatis berdasarkan Konstitusi AS, setelah Presiden Trump tidak menandatangani maupun memveto undang-undang tersebut dalam jangka waktu yang disyaratkan. Meskipun tujuan utama RUU ini adalah keterjangkauan perumahan, satu ketentuan memiliki implikasi besar bagi seluruh industri aset digital.

◆ Undang-undang ini melarang Federal Reserve untuk menerbitkan, membuat, atau mengedarkan mata uang digital bank sentral (CBDC) hingga 31 Desember 2030

◆ Larangan tersebut mencakup penerbitan langsung maupun segala tindakan yang dilakukan melalui perantara

◆ RUU tersebut lolos di Senat dengan 85-5 dan di Dewan Perwakilan dengan 358-32 — margin yang tahan veto di kedua kamar

◆ Trump secara terbuka menolak untuk menandatangani RUU tersebut sebagai protes atas langkah terpisah yang tidak terkait mengenai hak pemungutan suara, tetapi karena Kongres sedang bersidang, RUU itu otomatis menjadi undang-undang setelah 10 hari

◆ Tidak pernah ada proyek federal aktif untuk membangun CBDC AS — Federal Reserve hanya merilis makalah penelitian tentang topik tersebut pada tahun 2022

◆ Ketua baru The Fed, Kevin Warsh, secara terbuka menyebut CBDC sebagai "pilihan kebijakan yang buruk" selama proses konfirmasinya pada 2026

◆ Trump sebelumnya pernah memblokir konsep itu sekali melalui sebuah perintah eksekutif pada Januari 2025 — namun hal itu bisa dibatalkan oleh pemerintahan mendatang, sementara undang-undang baru ini tidak

◆ Larangan ini tidak memengaruhi stablecoin yang diterbitkan secara privat seperti USDC atau USDT — larangan ini hanya membatasi bank sentral itu sendiri

Industri kripto telah lama menentang gagasan tentang dolar digital yang diterbitkan pemerintah, dengan alasan hal itu dapat bersaing langsung dengan pasar stablecoin swasta dan menimbulkan kekhawatiran privasi data. Undang-undang baru ini memformalkan penolakan tersebut menjadi undang-undang federal permanen, bukan kebijakan yang berubah mengikuti setiap pemerintahan.

Ini juga menempatkan Amerika Serikat pada jalur yang secara jelas berbeda dari ekonomi besar lainnya. Tiongkok terus memperluas yuan digitalnya di berbagai kasus penggunaan ritel dan sektor publik, sementara Bank Sentral Eropa tengah mempersiapkan keputusan formal tentang euro digital.

Sementara itu, undang-undang CLARITY yang lebih luas — legislasi struktur pasar kripto yang sudah lama ditunggu industri — tetap terhambat tanpa momentum bipartisan yang sama seperti yang membawa RUU perumahan ini menjadi undang-undang.

Menurut Anda, memblokir dolar digital pemerintah memperkuat posisi stablecoin swasta, atau malah membuat AS tertinggal dalam persaingan mata uang digital global?

#CBDC #CryptoRegulation #DigitalDollar #Stablecoins #USPolicy