Penjualan Bitcoin pertama kali yang dilakukan Strategy menarik respons yang terukur dari institusi-institusi besar. Grayscale dan Bernstein memandang langkah tersebut sebagai upaya mengurangi risiko, bukan sebagai sinyal bearish, meskipun spot ETF mencatat arus masuk segar.
Poin-Poin Penting
Grayscale mengatakan penjualan tersebut mengurangi risiko ekor (tail risk) Bitcoin.
ETF Bitcoin meraih arus masuk sebesar $265,69 juta pada 6 Juli.
Bernstein mempertahankan target akhir tahun sebesar $150.000.
JPMorgan tetap menjadi suara yang skeptis.
Strategy mengonfirmasi pada Senin, 6 Juli, bahwa perusahaan menjual 3.588 BTC senilai sekitar $216 juta pada pekan sebelumnya—penjualan pertama dalam sejarah akumulasi lima tahun perusahaan. Transaksi tersebut dijalankan di bawah program monetisasi bitcoin yang diperkenalkan dewan perusahaan pada akhir Juni, yang memungkinkan penjualan untuk mendanai dividen saham preferen dan memperkuat cadangan kas. Setelah penjualan, Strategy memiliki 843.775 BTC dan cadangan kas sebesar $2,55 miliar, cukup untuk menutup sekitar 17 bulan kewajiban dividen.
Grayscale Mengubah Bingkai Penjualan sebagai Hal Positif
Reaksi institusional yang paling rinci datang dari Grayscale. Dalam catatan hari Senin, Kepala Riset Zach Pandl berpendapat bahwa penjualan itu dapat memulihkan kepercayaan pada struktur pembiayaan Strategy dan membantu Bitcoin menemukan titik dasar yang lebih tahan lama. Alasan yang ia berikan membalik pembacaan intuitif: selama bertahun-tahun ketakutan pasar adalah bahwa Strategy suatu hari mungkin dipaksa melakukan likuidasi saat kondisi melemah, dan penjualan yang transparan serta terencana menghilangkan ketidakpastian yang persis seperti itu.
Grayscale Research percaya penjualan Bitcoin @Strategy $BTC pekan lalu dapat mengurangi risiko pembiayaan dan mendukung stabilitas harga Bitcoin.
Penjualan baru-baru ini senilai ~216 juta dolar meningkatkan cadangan dolar untuk menutupi ~17 bulan pembayaran dividen. Pemantulan di $STRC menunjukkan investor merespons… pic.twitter.com/pEPUJAEYjD
— Grayscale (@Grayscale) 6 Juli 2026
Pandl mencatat bahwa neraca keuangan tidak pernah menjadi masalah—sekitar $52 miliar dalam Bitcoin dibanding sekitar $7 miliar utang dan kurang dari $2 miliar kewajiban dividen tahunan. Ia menunjuk adanya pemantulan di STRC, saham preferen pilihan Strategy, sebagai bukti bahwa investor kini lebih percaya pada instrumen tersebut. Dalam penilaiannya, mengonversi sebagian fraksi cadangan menjadi kas mengurangi risiko jangka panjang, bukan menambahnya.
Tidak Semua Orang Sepakat
Pandangan institusional tidaklah seragam. Analis JPMorgan mengambil posisi yang berlawanan, dengan berargumen bahwa Strategy yang kini bisa membeli sekaligus menjual Bitcoin memperkenalkan risiko dua arah yang dapat dihindari ke pasar dengan meningkatkan ketidakpastian. Bank tersebut menyarankan Strategy menaikkan ekuitas dan membangun cadangan kas untuk menutupi 24 hingga 36 bulan dividen, bukan 17 bulan saat ini, sehingga mengurangi kebutuhan untuk penjualan di masa depan. Perbedaan ini sebenarnya soal mana yang lebih penting bagi stabilitas pasar: prediktabilitas atau berkurangnya frekuensi penjualan.
Bernstein dan Konteks Siklus
Bernstein menambahkan perspektif siklus yang lebih panjang. Analis Gautam Chhugani mencatat bahwa penurunan Bitcoin yang kurang lebih 54% dari puncak Oktober 2025 di dekat $125.000 tetap jauh lebih dangkal dibanding drawdown 75% hingga 90% yang terjadi menjelang akhir siklus-siklus sebelumnya. Firma riset riset Wall Street itu mempertahankan target Bitcoin akhir tahun sebesar $150.000 dan mengatakan pihaknya akan terus memantau "tanda-tanda kehidupan" dalam arus modal.
Arus yang Mendukung Sikap Tenang
Data dana mendukung nada yang terukur, bukan menyangkalnya. ETF spot Bitcoin AS mencatat arus masuk bersih sebesar $265,69 juta pada 6 Juli, menurut SoSoValue, pada hari yang sama ketika penjualan tersebut dikonfirmasi. Uang institusional bergerak masuk ke Bitcoin pada sesi persis yang sama saat pasar mencerna penjualan pertama yang pernah terjadi dari pemegang terbesarnya—rangkaian yang sulit didamaikan dengan kekhawatiran institusional yang benar-benar nyata.
Garis besar yang menghubungkan Grayscale, Bernstein, dan meja ETF adalah bahwa tidak ada yang menganggap penjualan itu sebagai peristiwa distribusi. Pembacaan tersebut mendapat dukungan: transparansi, ukuran yang kecil, tujuan yang dinyatakan, dan itu juga tercermin dalam pergerakan harga—Bitcoin diperdagangkan dekat $63.300 pada saat tulisan ini dibuat, di atas level sebelum pengumuman. JPMorgan memberikan perspektif yang diperlukan: kemampuan baru Strategy untuk bisa membeli sekaligus menjual menciptakan dinamika yang berbeda dibanding akumulasi satu arah selama lima tahun terakhir. Dampak jangka panjang terhadap risiko pasar masih harus dilihat dan akan bergantung pada transaksi-transaksi di masa depan. Untuk saat ini, konsensus institusional condong pada sikap tenang, dan arus pada hari berita itu benar-benar menempatkan uang nyata di belakang sikap tersebut.
