Di dunia DeFi, apa pun bisa diperdagangkan. Token bisa diperdagangkan, hak tata kelola bisa diperdagangkan, daya komputasi bisa diperdagangkan, bahkan risiko itu sendiri pun sedang diperdagangkan. Namun ada satu hal yang tidak pernah dianggap sebagai aset yang bisa diperdagangkan—yaitu aturan itu sendiri.

Coba pikirkan baik-baik: ambang batas likuidasi sebuah brankas, persyaratan rasio jaminan, pembatasan terhadap pihak lawan—kebijakan-kebijakan ini selama bertahun-tahun selalu “ditulis mati” di dalam kontrak, seperti kanon hukum yang terukir di batu. Setiap protokol menulis aturannya sendiri, mengubahnya berarti harus pemungutan suara, dan pemungutan suara menunggu tujuh hari—tujuh hari itu cukup bagi pasar untuk berubah tiga kali.

Tapi bagaimana kalau aturan-aturan ini bisa dirangkai seperti LEGO, bisa digunakan ulang, bahkan bisa diperjualbelikan?

Di keuangan tradisional, ada standar industri yang sudah matang. Protokol Basel menetapkan bahwa rasio kecukupan modal inti bank tidak boleh kurang dari 4%—ini bukan angka yang diputuskan oleh masing-masing bank secara asal, melainkan patokan yang berlaku di industri. Ketentuan utama dari perjanjian International Swaps and Derivatives Association (ISDA) dipakai langsung oleh pasar derivatif global, tanpa ada pihak yang menyusun dari nol.

Namun di dunia DeFi, setiap protokol terus-menerus menciptakan ulang roda. Misalnya, Protokol A menetapkan garis likuidasi 150%, Protokol B 120%, dan Protokol C 180%. Dari mana asal angka-angka ini? Apakah dibuat asal tebak, berdasarkan perasaan, atau meniru kompetitor. Tidak ada satu pun parameter yang divalidasi melalui siklus pasar yang cukup panjang, dan tidak ada satu pun templat kebijakan yang bisa langsung digunakan ulang oleh pendatang baru—karena semua aturan tertanam dalam smart contract, sangat terikat (tercoupled) dengan logika bisnisnya.

Beta mainnet Newton sebenarnya membuka kemungkinan yang sama sekali baru—mengubah kebijakan menjadi infrastruktur dasar yang bisa diprogram, bisa dikomposisikan, dan bisa diperdagangkan.

Inti dari VaultKit SDK adalah membuat pengembang tidak perlu menulis sendiri logika kontrol risiko. Namun, lebih jauh lagi, ini berarti kebijakan itu sendiri dapat distandardisasi. Kebijakan rasio jaminan untuk sebuah RWA vault bisa langsung digunakan ulang oleh protokol pinjaman lain. Strategi kontrol risiko stablecoin yang sudah teruji pasar bisa dipanggil sekali klik oleh semua protokol yang ingin terhubung ke stablecoin. Kombinasi ambang likuidasi yang dioptimalkan untuk volatilitas pasar tertentu bisa dikemas menjadi templat kebijakan untuk dipasang.

Ini mirip dengan otorisasi model kontrol risiko di keuangan tradisional—bank membeli layanan model risiko dari Standard & Poor’s atau Moody’s. Tapi dibanding keuangan tradisional, mesin kebijakan Newton punya dua lapisan tambahan: pertama, verifiabilitas. Setiap keputusan kebijakan punya bukti di-chain, dan performa setiap strategi bisa ditelusuri kembali lewat data. Kebijakan yang bagus akan diakui pasar, sedangkan kebijakan yang buruk akan tersingkir. Kedua, komposabilitas. Templat kebijakan bisa dirangkai seperti LEGO. Sebuah vault bisa mengutip sekaligus kebijakan penyimpangan harga, kebijakan anti-peg stablecoin, kebijakan penyaringan sanksi, dan kebijakan penilaian risiko. Keempat modul yang independen itu digabung menjadi sistem kontrol risiko yang utuh, dan setiap modul bisa diupgrade sendiri-sendiri.

Magic Labs sudah terhubung dengan lebih dari 57 juta wallet dan lebih dari 200 ribu pengembang. Di antara 200 ribu orang itu, pasti ada yang memikirkan kombinasi kebijakan yang lebih cerdas. Ada yang mungkin jago membuat kontrol risiko untuk stablecoin, ada yang jago membuat strategi likuidasi untuk pasar yang volatilitasnya tinggi, ada pula yang fokus pada otomatisasi penyaringan kepatuhan. Kemampuan profesional seperti ini sebelumnya hanya bisa diwujudkan dalam bentuk protokol: membuat chain baru atau menulis serangkaian smart contract baru agar bisa menghasilkan uang. Sekarang, melalui Newton, sebuah strategi kontrol risiko yang cermat bisa langsung berubah menjadi templat kebijakan yang bisa disubscribe, dan digunakan oleh banyak brankas (vault) secara bersamaan.

$NEWT在里面就有了新的想象空间。政策模板的上架、订阅、使用,都可以通过$NEWT来计价和结算,政策创作者可以获得持续的收入分成,而不是像现在这样写完合约部署上去就跟自己没关系了。验证者质押$NEWT保证政策执行的网络安全,好政策吸引更多TVL,更多TVL带来更多手续费,更多手续费反馈给政策创作者和验证者,一个正向的飞轮就转起来了。

Saat aturan berubah menjadi sesuatu yang bisa dibeli-dijual, bisa dipakai ulang, dan bisa diiterasi, barulah DeFi benar-benar mulai punya standar industri. Seperti Uniswap yang menciptakan primitif likuiditas komposabel berupa AMM, Newton sedang menciptakan primitif kebijakan yang bisa dikomposisikan. Ke depan, membuat protokol DeFi kemungkinan besar tidak perlu lagi menulis kontrol risiko sendiri, sama seperti sekarang para pengembang tidak menulis database mereka sendiri. Mereka cukup memilih templat strategi yang sudah terverifikasi dari sebuah pasar kebijakan, menyambungkannya ke vault mereka, lalu mengatur parameternya—selesai.

Di sinilah letak menarik yang saya rasakan dari Beta mainnet Newton. Ini bukan membangun public chain baru, dan bukan membuat protokol baru. Yang dilakukannya adalah sesuatu yang sampai sekarang belum ada di industri DeFi—sebuah pasar yang membuat aturan itu sendiri bisa mengalir.

#Newt $NEWT @NewtonProtocol