Michael Saylor sekali lagi memicu spekulasi di seluruh pasar kripto. Ketua Eksekutif Strategy telah memberi isyarat bahwa perusahaan bisa mengumumkan pembelian Bitcoin lain dalam beberapa hari mendatang, meskipun masih ada kritik dari investor dan sentimen pasar yang berhati-hati.

Michael Saylor Memicu Spekulasi Pembelian Bitcoin Baru

Ketua Eksekutif Strategy, Michael Saylor, memposting pembaruan hari Minggu yang kini sudah terkenal di X—sebuah unggahan yang kini diharapkan oleh para investor kripto setiap minggu. Sekali lagi, ia membagikan bagan ikonik "Orange Dots" milik perusahaan, yang melacak setiap akuisisi Bitcoin yang telah dilakukan Strategy selama bertahun-tahun.

Kali ini, Saylor menyertakan bagan dengan pesan singkat:

"Kita akan butuh lebih banyak oranye."

Secara historis, posting serupa sering diikuti oleh pengumuman pembelian Bitcoin baru pada hari Senin. Akibatnya, banyak pihak di komunitas kripto percaya bahwa Strategy segera akan memperluas kepemilikan Bitcoin yang sudah memecahkan rekor.

Spekulasi tersebut muncul hanya beberapa hari setelah perusahaan mengungkap pembelian Bitcoin yang relatif sederhana senilai sekitar $35 juta. Pada saat yang sama, Strategy meningkatkan investasi dalam dolar AS mereka sekitar $300 juta, membiayai transaksi melalui penjualan saham MSTR senilai lebih dari $335 juta.

Penerbitan terus-menerus saham baru sekali lagi memicu kekhawatiran di kalangan investor tentang dilusi pemegang saham.

https://x.com/saylor/status/2071191288129433925

Analis Membahas Langkah Berikutnya Strategy

Di luar spekulasi seputar pembelian Bitcoin lainnya, investor juga dengan cermat memantau struktur permodalan Strategy yang lebih luas.

Kepala Riset dan CEO Grayscale, Zach Pandl, baru-baru ini berpendapat bahwa perusahaan menghadapi sejumlah keputusan penting terkait saham preferen mengambang rate-nya (STRC).

Menurut Pandl, salah satu opsi yang mungkin adalah menaikkan dividen STRC sebesar 50 basis poin. Namun, ia berpendapat bahwa langkah tersebut akan meningkatkan kewajiban dividen perusahaan sekitar $100 juta selama dua tahun ke depan, yang berpotensi membebani kepercayaan investor.

Sebaliknya, Pandl menyarankan bahwa menjual sekitar $3 miliar senilai Bitcoin dapat menutup hampir seluruh kewajiban kas Strategy selama dua tahun ke depan sekaligus memulihkan kepercayaan pasar.

Tidak semua orang setuju dengan pendekatan itu.

Peter Schiff, kritikus Bitcoin sejak lama, berpendapat bahwa Strategy tidak mampu menjual salah satu kepemilikan Bitcoin-nya karena hal tersebut akan memberikan tekanan turun yang signifikan pada harga Bitcoin. Ia juga memperingatkan bahwa sekalipun perusahaan hanya berhenti membeli Bitcoin, pasar bisa bereaksi secara negatif.

Strategy Tetap Menjadi Pemegang Bitcoin Korporat Terbesar di Dunia

Terlepas dari perdebatan yang terus berlangsung, Strategy tetap memegang gelar sebagai pemilik Bitcoin korporat yang diperdagangkan secara publik terbesar di dunia.

Perusahaan saat ini memiliki 847.363 BTC, menjadikannya—jauh—pemegang Bitcoin korporat terbesar di seluruh dunia.

Namun, Strategy juga menimbulkan kontroversi awal tahun ini setelah menjual 32 BTC pada Mei 2026. Transaksi tersebut mengejutkan banyak investor karena Michael Saylor sebelumnya telah menyatakan dalam beberapa kesempatan bahwa perusahaan tidak akan pernah menjual Bitcoin-nya.

Karena itu, pelaku pasar akan terus mengamati apakah pada hari Senin terjadi akuisisi Bitcoin besar lainnya—atau apakah pesan kriptik terbaru Saylor hanyalah dimaksudkan untuk membuat pasar tetap menebak-nebak.

#MichaelSaylor , #BTC , #bitcoin , #CryptoInvestment , #CryptoNews

Tetap selangkah lebih maju—ikuti profil kami dan tetap terinformasi tentang semua hal penting di dunia kripto.

Pernyataan penyangkalan:

Informasi dan opini yang disajikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi semata serta tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan atau investasi. Tidak ada apa pun di halaman ini yang merupakan rekomendasi untuk membeli atau menjual aset apa pun. Investasi kripto secara inheren berisiko dan dapat mengakibatkan kerugian finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuat keputusan investasi apa pun.