Metadata
Metadata adalah data yang memberikan informasi tentang data lain, dengan menjelaskan fitur, asal, atau strukturnya agar lebih mudah ditemukan dan digunakan.
Dalam komputasi sehari-hari, metadata ada di mana-mana. Misalnya, file foto dapat memuat metadata tentang tanggal pengambilan, model kamera, dan ukuran file, meskipun tidak ada satu pun yang terlihat pada gambar itu sendiri. Dalam kripto, metadata sering menjelaskan detail dari sebuah
transaksi atau properti dari sebuah token.
Pada sebuah
blockchain, catatan transaksi dapat mencakup metadata seperti tanda waktu, alamat yang terlibat, jumlah yang ditransfer, dan biaya yang dibayarkan. Informasi ini menjelaskan transaksi tanpa menjadi nilai yang ditransfer itu sendiri.
Metadata sangat penting, terutama untuk
non-fungible token (NFT). NFT yang disimpan di blockchain pada dasarnya adalah catatan kepemilikan. Metadata-lah yang memberi makna pada token tersebut: biasanya berisi nama, deskripsi, tautan gambar atau media, serta daftar properti yang mendefinisikan item tersebut. Tanpa metadata, NFT akan menunjukkan dompet yang memiliki token mana, tetapi tidak menunjukkan apa yang sebenarnya direpresentasikan oleh token tersebut.
Metadata NFT umumnya disimpan dengan salah satu dari dua cara. Metadata on-chain ditulis langsung ke dalam
smart contract, sehingga token bersifat mandiri dan tidak bergantung pada server eksternal. Pendekatan ini cenderung lebih tahan lama, tetapi juga lebih mahal karena penyimpanan data di blockchain dapat menimbulkan biaya besar.
Metadata off-chain disimpan di luar blockchain, lalu token hanya menyimpan sebuah tautan, yang sering disebut token URI, yang mengarah ke file tersebut. File ini dapat berada di server
tersentralisasi atau di jaringan penyimpanan terdesentralisasi seperti
IPFS. Penyimpanan off-chain lebih murah, tetapi metadata dapat menjadi tidak tersedia jika lokasi yang ditautkan menjadi offline. Inilah alasan mengapa pilihan penyimpanan dapat memengaruhi keandalan NFT dalam jangka panjang.
Memahami cara metadata disimpan dan disusun dapat membantu pengguna menilai apa yang benar-benar direpresentasikan oleh sebuah token dan seberapa besar kemungkinan detailnya tetap dapat diakses seiring waktu.