Binance Square

三月—March

• Market Analyst || • Crypto and Global Economic News Provide || •Sharing My Personal Opinion and Not Financial Advice || Let's Learn and Grow Up Together 🤜🤛
Ouvert au trading
Trade fréquemment
4.8 an(s)
2.4K+ Suivis
28.0K+ Abonnés
13.0K+ J’aime
518 Partagé(s)
Publications
Portefeuille
·
--
2
2
king Gulfam
·
--
#pixel
The evolution of Web3 gaming is becoming real with @Pixels leading through its stacked ecosystem. By connecting gameplay, ownership, and rewards, $PIXEL is no longer just a token—it’s part of a living economy where player behavior shapes value. This layered design creates stronger retention, deeper strategy, and real interoperability across systems. #pixel
$PIXEL
{future}(PIXELUSDT)

{future}(BNBUSDT)
$TON
{future}(TONUSDT)
Claim your rewards 👈🎁🎁🎁🎁🎁
👉 Like, Follow me, and Share 📌
2
2
richard凯飞
·
--
愿你心态稳如均线,走势顺如主升浪,坚守有回报,出手即红利✨#Strategy增持比特币 $SOL
·
--
Baissier
Komunitas Pixels Itu Penuh Sama Orang yang Sibuk Bikin Konten. Tapi Hampir Nggak Ada yang Beneran Ngawal Ekosistemnya. Ada hal yang bikin gue gelisah setiap kali buka feed komunitas Pixels. Bukan karena sepi. Justru sebaliknya. Ramai banget. Tapi ramai yang salah. Yang gue lihat setiap hari: thread harga, prediksi pump, konten "cara farming cepet," sama postingan yang isinya screenshot profit. Semua berlomba jadi yang paling bullish. Semua berlomba dapat engagement. Dan hampir nggak ada yang duduk sebentar buat nanya pertanyaan yang lebih penting dari "kapan naik?" Ini masalah yang lebih besar dari yang kelihatan di permukaan. Di ekosistem Web3 gaming, tanda bahaya terbesar dari sebuah kreator adalah feed. didominasi konten sponsored dan hype tanpa substansi. CoinGape Dan kalau lu jujur scroll komunitas Pixels sekarang, itu yang lu temukan. Narrator dimana-mana. Builder hampir nggak ada. Orang yang mau push feedback teknis atau ekonomi serius ke tim? Bisa dihitung jari. Gue ngerti kenapa ini terjadi. Konten bullish itu dapat engagement. Engagement itu dapat reach. Reach itu dapat follower. Siklusnya logis secara insentif. Tapi efek sampingnya berbahaya: tim @pixels jadi nggak punya tekanan eksternal yang sehat. Komunitas yang cuma validation machine itu bukan aset, itu liabilitas jangka panjang. Buktinya ada di angka. Pixels sempat tembus 1 juta DAU di Mei 2024, tapi kemudian turun dan stabil di sekitar 725 ribu. CoinMarketCap turun tuh wajar. Tapi yang nggak wajar adalah hampir nggak ada analisis serius dari komunitas soal kenapa itu terjadi dan apa yang harus dibenerin. Yang ada? Postingan "hodl kuat" dan "ini cuma koreksi sehat." Kalau komunitas nggak mau jujur ke dirinya sendiri, siapa yang mau jujur ke tim? Gue nggak bilang semua konten harus negatif. Gue bilang komunitas yang sehat itu punya keseimbangan: ada yang build, ada yang analisis, ada yang kritik dengan data, dan ada yang push tim untuk lebih transparan. #pixel $PIXEL {spot}(PIXELUSDT)
Komunitas Pixels Itu Penuh Sama Orang yang Sibuk Bikin Konten. Tapi Hampir Nggak Ada yang Beneran Ngawal Ekosistemnya.
Ada hal yang bikin gue gelisah setiap kali buka feed komunitas Pixels. Bukan karena sepi. Justru sebaliknya. Ramai banget. Tapi ramai yang salah.

Yang gue lihat setiap hari: thread harga, prediksi pump, konten "cara farming cepet," sama postingan yang isinya screenshot profit. Semua berlomba jadi yang paling bullish. Semua berlomba dapat engagement. Dan hampir nggak ada yang duduk sebentar buat nanya pertanyaan yang lebih penting dari "kapan naik?"

Ini masalah yang lebih besar dari yang kelihatan di permukaan.

Di ekosistem Web3 gaming, tanda bahaya terbesar dari sebuah kreator adalah feed. didominasi konten sponsored dan hype tanpa substansi. CoinGape Dan kalau lu jujur scroll komunitas Pixels sekarang, itu yang lu temukan. Narrator dimana-mana. Builder hampir nggak ada. Orang yang mau push feedback teknis atau ekonomi serius ke tim? Bisa dihitung jari.

Gue ngerti kenapa ini terjadi. Konten bullish itu dapat engagement. Engagement itu dapat reach. Reach itu dapat follower. Siklusnya logis secara insentif. Tapi efek sampingnya berbahaya: tim @Pixels jadi nggak punya tekanan eksternal yang sehat. Komunitas yang cuma validation machine itu bukan aset, itu liabilitas jangka panjang.

Buktinya ada di angka. Pixels sempat tembus 1 juta DAU di Mei 2024, tapi kemudian turun dan stabil di sekitar 725 ribu. CoinMarketCap turun tuh wajar. Tapi yang nggak wajar adalah hampir nggak ada analisis serius dari komunitas soal kenapa itu terjadi dan apa yang harus dibenerin. Yang ada? Postingan "hodl kuat" dan "ini cuma koreksi sehat." Kalau komunitas nggak mau jujur ke dirinya sendiri, siapa yang mau jujur ke tim?

Gue nggak bilang semua konten harus negatif. Gue bilang komunitas yang sehat itu punya keseimbangan: ada yang build, ada yang analisis, ada yang kritik dengan data, dan ada yang push tim untuk lebih transparan.
#pixel
$PIXEL
Ini Yang Bakal Gue lakuin Kalo Jadi Dev Game Gede Kaya $PIXELAda hal yang bikin gue nggak nyaman setiap kali ngeliat Pixels tumbuh makin gede. Bukan soal gameplay-nya. Bukan soal tokenomics-nya. Tapi soal sesuatu yang harusnya jadi fondasi paling pertama dibenerin sebelum semua yang lain. Publish Audit Publik. Sekarang. Bukan Besok. Kalau gue jadi dev $PIXEL hal pertama yang gue lakuin besok pagi adalah hubungi CertiK, Hacken, atau Trail of Bits. Minta laporan auditnya dipublish penuh. Bukan rating doang. Laporannya. Kontrak $PIXEL dibangun di atas OpenZeppelin standar ERC-20 yang clean. Kontraknya simpel. Audit buat token standar bisa selesai dengan biaya $8.000 sampai $20.000. PixelPlex Buat proyek yang listing di Binance dan punya ratusan ribu user aktif, angka itu recehan. Jadi kalau laporan auditnya belum dipublish sampai sekarang, gue mau tau alasannya apa. Dan gue nggak akan nerima jawaban "nanti. Bug Bounty Program-nya Harus Keluar dari Halaman Tersembunyi. Pixels punya bug bounty program dengan reward sampai $100.000 untuk isu severe. Program ini udah ada sejak Maret 2024. SNS Insider Tapi hampir nggak ada player yang tau. Kalau gue jadi dev @pixels program ini gue pin di semua channel resmi. gue masukin ke onboarding screen player baru. dan gue bikin dashboard publik yang nunjukkin berapa bug udah dilaporkan dan berapa yang udah dibayar. Transparansi kayak gitu bukan cuma soal keamanan. Soal sinyal ke komunitas bahwa tim serius. Di 2023 lebih dari $65 juta dibayarkan lewat bug bounty di seluruh ekosistem blockchain. Tickeron Proyek besar paham bahwa bayar bounty jauh lebih murah daripada kena hack.. Bridge Antara Ethereum dan Ronin Itu Titik Paling Rentan. Dan Gue Belum Lihat Dokumentasinya. PIXEL exis di dua jaringan sekaligus: Ethereum dan Ronin. Artinya ada bridge yang nyambungin keduanya. Dan bridge itu adalah attack surface yang paling sering dieksploitasi di Web3. Di 2024, access control vulnerabilities menyumbang 75% dari semua kasus hack crypto dengan total kerugian lebih dari $2.9 miliar. Kalau gue jadi dev, dokumentasi teknis bridge itu gue publish lengkap, arsitekturnya transparan, dan audit-nya bisa diakses siapapun. Bukan karena ada yang minta. Tapi karena ekosistem dengan 1.5 juta transaksi on-chain per hari nggak boleh punya blind spot di titik paling kritisnya. Ini bukan kritik kosong. Pixels punya fondasi yang lebih solid dari 90% game Web3 lain. Ekosistemnya aktif. Tokenomicsnya terstruktur. dan infrastruktur Ronin-nya terbukti scalable. Tapi semua itu bisa runtuh dalam satu malam kalau lapisan keamanan teknisnya nggak dibenerin sekarang. Gue masih ngikutin Pixels. Tapi kalau gue yang pegang kendalinya, tiga hal itu yang gue selesaikan sebelum ngeluarin fitur baru apapun. Visi gede butuh fondasi yang nggak bisa dipertanyakan. #pixel {spot}(PIXELUSDT)

Ini Yang Bakal Gue lakuin Kalo Jadi Dev Game Gede Kaya $PIXEL

Ada hal yang bikin gue nggak nyaman setiap kali ngeliat Pixels tumbuh makin gede. Bukan soal gameplay-nya. Bukan soal tokenomics-nya. Tapi soal sesuatu yang harusnya jadi fondasi paling pertama dibenerin sebelum semua yang lain.
Publish Audit Publik. Sekarang. Bukan Besok.
Kalau gue jadi dev $PIXEL hal pertama yang gue lakuin besok pagi adalah hubungi CertiK, Hacken, atau Trail of Bits. Minta laporan auditnya dipublish penuh. Bukan rating doang. Laporannya. Kontrak $PIXEL dibangun di atas OpenZeppelin standar ERC-20 yang clean. Kontraknya simpel. Audit buat token standar bisa selesai dengan biaya $8.000 sampai $20.000. PixelPlex Buat proyek yang listing di Binance dan punya ratusan ribu user aktif, angka itu recehan. Jadi kalau laporan auditnya belum dipublish sampai sekarang, gue mau tau alasannya apa. Dan gue nggak akan nerima jawaban "nanti.
Bug Bounty Program-nya Harus Keluar dari Halaman Tersembunyi. Pixels punya bug bounty program dengan reward sampai $100.000 untuk isu severe. Program ini udah ada sejak Maret 2024. SNS Insider Tapi hampir nggak ada player yang tau.
Kalau gue jadi dev @Pixels program ini gue pin di semua channel resmi. gue masukin ke onboarding screen player baru. dan gue bikin dashboard publik yang nunjukkin berapa bug udah dilaporkan dan berapa yang udah dibayar. Transparansi kayak gitu bukan cuma soal keamanan. Soal sinyal ke komunitas bahwa tim serius. Di 2023 lebih dari $65 juta dibayarkan lewat bug bounty di seluruh ekosistem blockchain. Tickeron Proyek besar paham bahwa bayar bounty jauh lebih murah daripada kena hack..
Bridge Antara Ethereum dan Ronin Itu Titik Paling Rentan. Dan Gue Belum Lihat Dokumentasinya.
PIXEL exis di dua jaringan sekaligus: Ethereum dan Ronin. Artinya ada bridge yang nyambungin keduanya. Dan bridge itu adalah attack surface yang paling sering dieksploitasi di Web3. Di 2024, access control vulnerabilities menyumbang 75% dari semua kasus hack crypto dengan total kerugian lebih dari $2.9 miliar. Kalau gue jadi dev, dokumentasi teknis bridge itu gue publish lengkap, arsitekturnya transparan, dan audit-nya bisa diakses siapapun. Bukan karena ada yang minta. Tapi karena ekosistem dengan 1.5 juta transaksi on-chain per hari nggak boleh punya blind spot di titik paling kritisnya.
Ini bukan kritik kosong. Pixels punya fondasi yang lebih solid dari 90% game Web3 lain. Ekosistemnya aktif. Tokenomicsnya terstruktur. dan infrastruktur Ronin-nya terbukti scalable. Tapi semua itu bisa runtuh dalam satu malam kalau lapisan keamanan teknisnya nggak dibenerin sekarang. Gue masih ngikutin Pixels. Tapi kalau gue yang pegang kendalinya, tiga hal itu yang gue selesaikan sebelum ngeluarin fitur baru apapun.
Visi gede butuh fondasi yang nggak bisa dipertanyakan.
#pixel
·
--
Haussier
Ada hal yang ngeganjel di otak gue soal PIXEL. Bukan soal harganya. Bukan soal unlock schedulenya. Tapi soal sesuatu yng jauh lebih fundamental. Waktu gue buka kode kontrak $PIXEL di Etherscan dan Ronin Explorer, kontraknya dibangun di atas OpenZeppelin standar ERC-20. Fungsinya simpel: transfer, approve, burn. Name dan symbol dikunci sekali saat konstruksi, bersifat immutable. Nggak ada fungsi mint tambahan. Untuk token kontraknya sendiri, strukturnya clean. Tapi ini yang bikin gue gulang guling. Di dunia smart contract ada dua pilihan fundamental: immutable atau proxy. Immutable artinya kode yang udah di-deploy nggak bisa diubah siapapun. Proxy artinya ada mekanisme upgrade, tim bisa push perubahan logika kapan aja. Proxy fleksibel buat perbaikan, tapi buka pintu risiko yang jarang dibahas. Resikonya nyata. Pike Finance kena dua kali hack berdekatan di April 2024. Pertama $300 ribu hilang karena logic bug. Waktu tim upgrade kontrak buat nambal bug itu, perubahan storage layout-nya justru buka celah baru. Attacker kedua masuk dan drain $1.6 juta tambahan. Niat baik, hasil buruk. Di 2024, access control vulnerabilities nyumbang 75% dari semua kasus hack crypto dengan total kerugian lebih dari $2.9 miliar. Ini kasus yang menurut gue serius. Dari kode yang bisa gue baca, token kontrak @pixels tuh terlihat immutable secara struktur dasar. Kabar baik. Tapi gue nggak bisa verifikasi apakah staking contract, vesting contract, atau bridge antara Ethereum dan Ronin nya juga sama amannya. Dan justru di situ letak blind spot-nya karena token contract yang aman bukan berarti seluruh ekosistem aman. Gue nggak bilang $PIXEL proxy yang berbahaya. Gue bilang gue nggak bisa verifikasi itu karena audit publiknya nggak ada. Dan ketidakmampuan gue buat verifikasi itu sendiri udah jadi masalah. Di Web3, kepercayaan tanpa verifikasi bukan trust. Itu harap-harap cemas. #pixel @pixels $PIXEL
Ada hal yang ngeganjel di otak gue soal PIXEL. Bukan soal harganya. Bukan soal unlock schedulenya. Tapi soal sesuatu yng jauh lebih fundamental.

Waktu gue buka kode kontrak $PIXEL di Etherscan dan Ronin Explorer, kontraknya dibangun di atas OpenZeppelin standar ERC-20. Fungsinya simpel: transfer, approve, burn. Name dan symbol dikunci sekali saat konstruksi, bersifat immutable. Nggak ada fungsi mint tambahan. Untuk token kontraknya sendiri, strukturnya clean.

Tapi ini yang bikin gue gulang guling.

Di dunia smart contract ada dua pilihan fundamental: immutable atau proxy.

Immutable artinya kode yang udah di-deploy nggak bisa diubah siapapun. Proxy artinya ada mekanisme upgrade, tim bisa push perubahan logika kapan aja. Proxy fleksibel buat perbaikan, tapi buka pintu risiko yang jarang dibahas.

Resikonya nyata. Pike Finance kena dua kali hack berdekatan di April 2024. Pertama $300 ribu hilang karena logic bug. Waktu tim upgrade kontrak buat nambal bug itu, perubahan storage layout-nya justru buka celah baru. Attacker kedua masuk dan drain $1.6 juta tambahan. Niat baik, hasil buruk. Di 2024, access control vulnerabilities nyumbang 75% dari semua kasus hack crypto dengan total kerugian lebih dari $2.9 miliar. Ini kasus yang menurut gue serius.

Dari kode yang bisa gue baca, token kontrak @Pixels tuh terlihat immutable secara struktur dasar. Kabar baik. Tapi gue nggak bisa verifikasi apakah staking contract, vesting contract, atau bridge antara Ethereum dan Ronin nya juga sama amannya. Dan justru di situ letak blind spot-nya karena token contract yang aman bukan berarti seluruh ekosistem aman.

Gue nggak bilang $PIXEL proxy yang berbahaya. Gue bilang gue nggak bisa verifikasi itu karena audit publiknya nggak ada. Dan ketidakmampuan gue buat verifikasi itu sendiri udah jadi masalah. Di Web3, kepercayaan tanpa verifikasi bukan trust. Itu harap-harap cemas.

#pixel @Pixels $PIXEL
Governance Token $PIXEL Itu Bukan Sekadar Hak Suara. Kebanyakan Orang Belum Sadar Itu.Ada hal yang sebenernya jarang banget dibahas serius di komunitas Web3 gaming. Padahal makin lama makin ngeganjel di otak gue. Orang-orang pada ribut soal harga token pixel naik turun. Pada debat soal kapan bull run balik lagi. Tapi hampir nggak ada yang duduk sebentar buat nanya: sebenernya governance token itu ngasih lu apa yang nggak bisa dikasih saham biasa? Gue mau jawab itu. Dan jawabannya mungkin bikin lu mikir ulang cara lu ngeliat aset digital. Gue kasih lu Konteks Utamanya Dulu Kalau lu punya saham di perusahaan, lu punya hak voting di RUPS. Kedengarannya keren. Tapi kenyataannya? RAPAT setahun sekali. Agenda ditentuin manajemen. Keputusan udah mateng sebelum lu dateng. Suara lu, kalau lu bukan institusi gede, basically cuma FORMALITAS.. Pixels nantinya ngasih lu suara langsung di treasury komunitas, on-chain, tercatat permanen, dan eksekusinya otomatis lewat smart contract kalau proposal lolos. Bukan setahun sekali. Bukan lewat perantara. Dan ini bukan cuma Pixels. Market cap gaming token Web3 secara keseluruhan udah mencapai $31.8 miliar di akhir 2024, tumbuh 60.5% dalam setahun. Yang bikin gue makin tertarik justru ini: potensi governance @pixels belum kesentuh maksimal. Treasury komunitas belum aktif penuh. Proposal on-chain belum jalan. Tapi bayangin kalau udah. Holder token voting soal arah pengembangan game, alokasi reward, partnership baru. Bukan nunggu pengumuman dari tim. Tapi ikut nentuin arahnya langsung. Pemegang saham EA nggak bisa voting soal fitur FIFA berikutnya. Pemegang @pixels , secara teori, bisa. Investor saham tradisional yang baru kenalan sama model ini biasanya reaksinya sama: "Tunggu, jadi keputusan beneran dijalanin otomatis tanpa perlu persetujuan manajemen?" Ya. Dan itu bukan bug. Itu fiturnya. Yang Belum Dipakai Maksimal Ini bagian yang bikin gue lebih penasaran dari sekedar harga. $PIXEL sekarang punya utility yang nyata. VIP, guild, NFT minting, crafting. Tapi governance-nya? Masih dalam pengembangan. Treasury komunitas belum aktif penuh. Proposal on-chain belum jalan. Artinya, potensi terbesarnya belum kesentuh. Bayangin kalau treasury komunitas Pixels udah aktif. Holder $PIXEL voting soal arah pengembangan game. alokasi reward. bahkan partnership baru. Bukan nunggu pengumuman dari tim. Tapi ikut nentuin arahnya langsung. Di sinilah saham biasa nggak bisa nyaingin. Pemegang saham Apple nggak bisa voting soal fitur iPhone berikutnya. Pemegang pixel secara teori? Bisa. Bayangin lu beli saham restoran. Lu dapet dividen kalau untung. Tapi menu, harga, ekspansi, semuanya tetep keputusan chef dan investor gede. Lu cuma nonton. Sekarang bayangin lu punya governance token restoran itu. Lu nggak cuma dapet bagian keuntungan. Lu ikut voting menu baru. Lu bisa propose buka cabang baru. Dan kalau mayoritas setuju, eksekusinya jalan otomatis tanpa perlu tunggu rapat direksi. Itu bedanya. Bukan cuma soal nilai finansial. Tapi soal siapa yang pegang kendali arah. Tapi Gue Juga Nggak Mau Naif Governance token bukan tanpa risiko. Kalau distribusi tokennya nggak merata, whale bisa dominasi semua voting. Kalau partisipasi komunitas rendah, governance cuma jadi ilusi desentralisasi. Dan kalau tim masih pegang kontrol mayoritas, bedanya sama perusahaan biasa jadi tipis banget. Circulating supply baru 52% dari total. Sisanya unlock sampai 2029. Artinya distribusi kekuatan voting itu masih akan terus bergeser. Siapa yang akumulasi sekarang, mereka yang punya suara lebih gede nanti waktu governance penuh aktif. Gue bukan nge FUD. Gue ngasih matematika. Yang Bikin Gue Tetap Ngikutin. Bukan harganya. Bukan ATH-nya yang pernah di $1.02. Tapi karena kalau governance $PIXEL jalan penuh dan distribusinya sehat, ini bisa jadi contoh pertama game Web3 yang beneran dijalanin komunitasnya. Bukan dijalanin tim yang kebetulan punya token terbanyak. Dan kalau itu kejadian, investor saham tradisional yang masih nganggep governance token itu "mainan crypto" bakal kaget sendiri. Mereka nggak tau yang mereka lewatin. #pixel @pixels

Governance Token $PIXEL Itu Bukan Sekadar Hak Suara. Kebanyakan Orang Belum Sadar Itu.

Ada hal yang sebenernya jarang banget dibahas serius di komunitas Web3 gaming. Padahal makin lama makin ngeganjel di otak gue.
Orang-orang pada ribut soal harga token pixel naik turun. Pada debat soal kapan bull run balik lagi. Tapi hampir nggak ada yang duduk sebentar buat nanya: sebenernya governance token itu ngasih lu apa yang nggak bisa dikasih saham biasa?
Gue mau jawab itu. Dan jawabannya mungkin bikin lu mikir ulang cara lu ngeliat aset digital.
Gue kasih lu Konteks Utamanya Dulu
Kalau lu punya saham di perusahaan, lu punya hak voting di RUPS. Kedengarannya keren. Tapi kenyataannya? RAPAT setahun sekali. Agenda ditentuin manajemen. Keputusan udah mateng sebelum lu dateng. Suara lu, kalau lu bukan institusi gede, basically cuma FORMALITAS..
Pixels nantinya ngasih lu suara langsung di treasury komunitas, on-chain, tercatat permanen, dan eksekusinya otomatis lewat smart contract kalau proposal lolos. Bukan setahun sekali. Bukan lewat perantara. Dan ini bukan cuma Pixels. Market cap gaming token Web3 secara keseluruhan udah mencapai $31.8 miliar di akhir 2024, tumbuh 60.5% dalam setahun.
Yang bikin gue makin tertarik justru ini: potensi governance @Pixels belum kesentuh maksimal. Treasury komunitas belum aktif penuh. Proposal on-chain belum jalan. Tapi bayangin kalau udah. Holder token voting soal arah pengembangan game, alokasi reward, partnership baru. Bukan nunggu pengumuman dari tim. Tapi ikut nentuin arahnya langsung. Pemegang saham EA nggak bisa voting soal fitur FIFA berikutnya. Pemegang @Pixels , secara teori, bisa.
Investor saham tradisional yang baru kenalan sama model ini biasanya reaksinya sama: "Tunggu, jadi keputusan beneran dijalanin otomatis tanpa perlu persetujuan manajemen?"
Ya. Dan itu bukan bug. Itu fiturnya.
Yang Belum Dipakai Maksimal
Ini bagian yang bikin gue lebih penasaran dari sekedar harga.
$PIXEL sekarang punya utility yang nyata. VIP, guild, NFT minting, crafting. Tapi governance-nya? Masih dalam pengembangan. Treasury komunitas belum aktif penuh. Proposal on-chain belum jalan.
Artinya, potensi terbesarnya belum kesentuh.
Bayangin kalau treasury komunitas Pixels udah aktif. Holder $PIXEL voting soal arah pengembangan game. alokasi reward. bahkan partnership baru. Bukan nunggu pengumuman dari tim. Tapi ikut nentuin arahnya langsung.
Di sinilah saham biasa nggak bisa nyaingin. Pemegang saham Apple nggak bisa voting soal fitur iPhone berikutnya. Pemegang pixel secara teori? Bisa.
Bayangin lu beli saham restoran. Lu dapet dividen kalau untung. Tapi menu, harga, ekspansi, semuanya tetep keputusan chef dan investor gede. Lu cuma nonton.
Sekarang bayangin lu punya governance token restoran itu. Lu nggak cuma dapet bagian keuntungan. Lu ikut voting menu baru. Lu bisa propose buka cabang baru. Dan kalau mayoritas setuju, eksekusinya jalan otomatis tanpa perlu tunggu rapat direksi.
Itu bedanya. Bukan cuma soal nilai finansial. Tapi soal siapa yang pegang kendali arah.
Tapi Gue Juga Nggak Mau Naif
Governance token bukan tanpa risiko. Kalau distribusi tokennya nggak merata, whale bisa dominasi semua voting. Kalau partisipasi komunitas rendah, governance cuma jadi ilusi desentralisasi. Dan kalau tim masih pegang kontrol mayoritas, bedanya sama perusahaan biasa jadi tipis banget.
Circulating supply baru 52% dari total. Sisanya unlock sampai 2029. Artinya distribusi kekuatan voting itu masih akan terus bergeser. Siapa yang akumulasi sekarang, mereka yang punya suara lebih gede nanti waktu governance penuh aktif.
Gue bukan nge FUD. Gue ngasih matematika.
Yang Bikin Gue Tetap Ngikutin. Bukan harganya. Bukan ATH-nya yang pernah di $1.02. Tapi karena kalau governance $PIXEL jalan penuh dan distribusinya sehat, ini bisa jadi contoh pertama game Web3 yang beneran dijalanin komunitasnya. Bukan dijalanin tim yang kebetulan punya token terbanyak. Dan kalau itu kejadian, investor saham tradisional yang masih nganggep governance token itu "mainan crypto" bakal kaget sendiri. Mereka nggak tau yang mereka lewatin.
#pixel @pixels
2
2
Votre contenu coté a été supprimé
Kami mengundang Anda untuk bergabung dalam sesi AMA (Ask Me Anything) bersama tim PinPet & Vela, yang akan membahas inovasi terbaru dalam ekosistem Solana, khususnya terkait protokol DeFi dengan pendekatan yield dan manajemen risiko (hedging). 📅 Tanggal: 27 April ⏰ Waktu: 13.00 waktu Beijing/ 12.00 WIB 📍 Platform: Binance Square (Live Room @Square-Creator-461318f96fe7 ) 🎁 Selama sesi berlangsung, akan tersedia giveaway senilai $1000 VELA bagi peserta yang berpartisipasi. Ayo gess datanggg!! Magic word? Vela $SIREN | $RAVE | $RIVER #GIVEAWAY🎁 | #GiveawayAlert | #AirdropAlerts
Kami mengundang Anda untuk bergabung dalam sesi AMA (Ask Me Anything) bersama tim PinPet & Vela, yang akan membahas inovasi terbaru dalam ekosistem Solana, khususnya terkait protokol DeFi dengan pendekatan yield dan manajemen risiko (hedging).
📅 Tanggal: 27 April
⏰ Waktu: 13.00 waktu Beijing/ 12.00 WIB
📍 Platform: Binance Square (Live Room @大丽7613 )
🎁 Selama sesi berlangsung, akan tersedia giveaway senilai $1000 VELA bagi peserta yang berpartisipasi.

Ayo gess datanggg!!

Magic word? Vela

$SIREN | $RAVE | $RIVER

#GIVEAWAY🎁 | #GiveawayAlert | #AirdropAlerts
Article
Audit $PIXEL: Satu Laporan Gak Cukup. Bug Bounty-nya Ada. Tapi Siapa Yang Tau?Ada hal yang makin ngeganjel di kepala gue setelah artikel audit sebelumnya. Waktu itukan nanya kenapa laporan audit publik $PIXEL susah diakses. Tapi ternyata ada pertanyaan yang lebih dalam dari itu. Dan lebih jarang ditanyain. Bukan cuma soal ada atau gak ada audit. Tapi soal audit yang mana, kapan, dan buat kontrak yang mana. Ini yang bikin aku mulai garuk-garuk kepala lebih keras dari sebelumnya. Kontrak Bisa Di-upgrade. Dan Itu Masalah Gede. Gue cek langsung struktur kontrak Etherscan. Pakai OpenZeppelin. Itu bagus. Tapi OpenZeppelin sendiri nyediain dua jenis kontrak. Ada yang immutable dan ada yng upgradeable. Sekitar 35 sampai 40 persen smart contract yang di-deploy di 2025 pakai proxy atau upgradeable pattern. Dan risikonya simpel: siapapun yang kontrol upgrade function, dia yang kontrol kontraknya. Artinya kalau @pixels bisa upgradeable pattern. Dan ini yang belum bisa gue verifikasi dengan pasti karena gak ada dokumentasi publik yang jelas. Maka satu laporan audit itu cuma valid buat versi kontrak yang diaudit waktu itu. Upgrade berikutnya? Kontrak baru. Risiko baru. Dan butuh audit baru. Kode asli bisa lolos semua audit dengan sempurna. Dan tetep gak relevan begitu upgrade function dijalankan. Aku ulang ya: lolos audit sempurna. Tapi tetep gak relevan kalau ada upgrade yang jahat. {spot}(PIXELUSDT) Ini bukan sekadar teori. Di Agustus 2024, AllianceBlock upgrade salah satu staking contract-nya. Dalam proses itu developer bikin kesalahan kritis. Upgrade-nya nyetel ulang initialized boolean jadi false. Artinya kontrak ngerasa belum pernah diinisialisasi. Attacker bisa panggil fungsi initializer untuk kedua kalinya. Mereka bisa ngubah reward token, staking token, dan reward rate sesuka hati. Bukan hack yang canggih. Bukan zero-day yang rumit. Cuma satu upgrade yang gak dicek dengan bener. Pas Desember 2025,. Unleash Protocol kehilangan sekitar $3,9 juta setelah attacker exploit governance multisig buat paksa unauthorized contract upgrade. Di Januari 2026, exploit serupa di Arbitrum drain $1,5 juta. Dari dua proyek sekaligus. Hal ini yang paling bikin gue gak nyaman: di 2025, kelemahan akses kontrol. Kategori yang include upgrade authorization. Nyumbang $953 juta dalam kerugian terdokumentasi. Tapi Ada Yang gue Gak Sangka-Sangka. Waktu research lebih dalam. Gue nemuin sesuatu yang bikin artikel ini jadi lebih kompleks dari yang aku rencanain. Pixels ternyata punya bug bounty program. Reward-nya bisa sampai $100.000 untuk isu yang extraordinarily severe. Bounty-nya bervariasi berdasarkan severity dan impact. Ada. Terdokumentasi. Di halaman resmi mereka. Tapi kenapa hampir gak ada yang tau soal ini? Aku udah ngikutin Pixels cukup lama. Gue baca postnya. Gue baca X-nya. Gue dengerin AMA-nya. Tapi baru sekarang gue nemuin bug bounty program ini. Dan itu pun lewat nyari sendiri. bukan karena mereka komunikasiin ke komunitas. Dua Masalah Yang Berbeda Tapi Nyambung. Ini yang bikin aku mikir lebih jauh. Bug bounty dan audit itu dua hal berbeda tapi saling melengkapi. Audit itu snapshot. Tim independen ngecek kontrak di satu titik waktu. Kalau ada upgrade setelahnya, audit itu expired. Bug bounty itu ongoing. Siapapun yang nemuin celah kapanpun bisa lapor dan dapet reward. Ini defense yang lebih kontinyu. Pixels punya yang kedua. Tapi gak aktif dikomunikasiin. Dan yang pertama. Laporan audit publik yang bisa diverifikasi. Masih jadi pertanyaan yang sama dari artikel aku sebelumnya. Yang gue Harapin Sekarang Lebih Spesifik. Bukan cuma "publish audit report." Tapi tiga hal konkret: Pertama klarifikasi publik soal apakah $PIXEL pakai upgradeable proxy pattern atau immutable contract. Ini satu kalimat yang bisa dijawab besok.Kedua kalau kontraknya upgradeable. Komitmen publik buat audit setiap upgrade besar sebelum dieksekusi. Bukan sesudah.Ketiga komunikasiin bug bounty program-nya ke komunitas secara aktif. Program yang ada tapi gak diketahui komunitas itu sama aja gak ada fungsinya. Pixels udah lebih jauh dari banyak proyek Web3 gaming lain soal transparansi ekonomi. RORS dipublish. Staking data on-chain. Tokenomics terdokumentasi. Tapi di layer keamanan teknis. Masih ada gap yang aku yakin bisa diisi tanpa butuh waktu lama. Itu yang gue harapin dari Chapter 3 ke depan. #pixel @pixels {spot}(RONINUSDT)

Audit $PIXEL: Satu Laporan Gak Cukup. Bug Bounty-nya Ada. Tapi Siapa Yang Tau?

Ada hal yang makin ngeganjel di kepala gue setelah artikel audit sebelumnya. Waktu itukan nanya kenapa laporan audit publik $PIXEL susah diakses. Tapi ternyata ada pertanyaan yang lebih dalam dari itu. Dan lebih jarang ditanyain.
Bukan cuma soal ada atau gak ada audit. Tapi soal audit yang mana, kapan, dan buat kontrak yang mana. Ini yang bikin aku mulai garuk-garuk kepala lebih keras dari sebelumnya.
Kontrak Bisa Di-upgrade. Dan Itu Masalah Gede.
Gue cek langsung struktur kontrak Etherscan. Pakai OpenZeppelin. Itu bagus. Tapi OpenZeppelin sendiri nyediain dua jenis kontrak. Ada yang immutable dan ada yng upgradeable.
Sekitar 35 sampai 40 persen smart contract yang di-deploy di 2025 pakai proxy atau upgradeable pattern. Dan risikonya simpel: siapapun yang kontrol upgrade function, dia yang kontrol kontraknya.
Artinya kalau @Pixels bisa upgradeable pattern. Dan ini yang belum bisa gue verifikasi dengan pasti karena gak ada dokumentasi publik yang jelas. Maka satu laporan audit itu cuma valid buat versi kontrak yang diaudit waktu itu.
Upgrade berikutnya? Kontrak baru. Risiko baru. Dan butuh audit baru. Kode asli bisa lolos semua audit dengan sempurna. Dan tetep gak relevan begitu upgrade function dijalankan. Aku ulang ya: lolos audit sempurna. Tapi tetep gak relevan kalau ada upgrade yang jahat.
Ini bukan sekadar teori. Di Agustus 2024, AllianceBlock upgrade salah satu staking contract-nya. Dalam proses itu developer bikin kesalahan kritis. Upgrade-nya nyetel ulang initialized boolean jadi false. Artinya kontrak ngerasa belum pernah diinisialisasi. Attacker bisa panggil fungsi initializer untuk kedua kalinya. Mereka bisa ngubah reward token, staking token, dan reward rate sesuka hati.
Bukan hack yang canggih. Bukan zero-day yang rumit. Cuma satu upgrade yang gak dicek dengan bener. Pas Desember 2025,. Unleash Protocol kehilangan sekitar $3,9 juta setelah attacker exploit governance multisig buat paksa unauthorized contract upgrade. Di Januari 2026, exploit serupa di Arbitrum drain $1,5 juta. Dari dua proyek sekaligus.

Hal ini yang paling bikin gue gak nyaman: di 2025, kelemahan akses kontrol. Kategori yang include upgrade authorization. Nyumbang $953 juta dalam kerugian terdokumentasi.
Tapi Ada Yang gue Gak Sangka-Sangka.
Waktu research lebih dalam. Gue nemuin sesuatu yang bikin artikel ini jadi lebih kompleks dari yang aku rencanain. Pixels ternyata punya bug bounty program. Reward-nya bisa sampai $100.000 untuk isu yang extraordinarily severe. Bounty-nya bervariasi berdasarkan severity dan impact.
Ada. Terdokumentasi. Di halaman resmi mereka. Tapi kenapa hampir gak ada yang tau soal ini? Aku udah ngikutin Pixels cukup lama. Gue baca postnya. Gue baca X-nya. Gue dengerin AMA-nya. Tapi baru sekarang gue nemuin bug bounty program ini. Dan itu pun lewat nyari sendiri. bukan karena mereka komunikasiin ke komunitas.
Dua Masalah Yang Berbeda Tapi Nyambung. Ini yang bikin aku mikir lebih jauh. Bug bounty dan audit itu dua hal berbeda tapi saling melengkapi. Audit itu snapshot. Tim independen ngecek kontrak di satu titik waktu. Kalau ada upgrade setelahnya, audit itu expired. Bug bounty itu ongoing. Siapapun yang nemuin celah kapanpun bisa lapor dan dapet reward. Ini defense yang lebih kontinyu.
Pixels punya yang kedua. Tapi gak aktif dikomunikasiin. Dan yang pertama. Laporan audit publik yang bisa diverifikasi. Masih jadi pertanyaan yang sama dari artikel aku sebelumnya.
Yang gue Harapin Sekarang Lebih Spesifik.
Bukan cuma "publish audit report." Tapi tiga hal konkret:
Pertama klarifikasi publik soal apakah $PIXEL pakai upgradeable proxy pattern atau immutable contract. Ini satu kalimat yang bisa dijawab besok.Kedua kalau kontraknya upgradeable. Komitmen publik buat audit setiap upgrade besar sebelum dieksekusi. Bukan sesudah.Ketiga komunikasiin bug bounty program-nya ke komunitas secara aktif. Program yang ada tapi gak diketahui komunitas itu sama aja gak ada fungsinya.
Pixels udah lebih jauh dari banyak proyek Web3 gaming lain soal transparansi ekonomi. RORS dipublish. Staking data on-chain. Tokenomics terdokumentasi. Tapi di layer keamanan teknis. Masih ada gap yang aku yakin bisa diisi tanpa butuh waktu lama. Itu yang gue harapin dari Chapter 3 ke depan.
#pixel @Pixels
·
--
Haussier
Komunitas Pixels Itu Target Empuk. Dan Ini Udah Terbukti. Ini bukan soal tokennya. Bukan soal audit. Tapi soal sesuatu yang lebih dekat. Lebih berbahaya buat player biasa. Komunitasnya sendiri udah jadi medan perang. Hal yang jarang banget orang mau akui soal $PIXEL . Maret 2024. Akun founder Pixels, Luke Barwikowski, kena hack. Ronin langsung peringatin publik: jangan interact sama akunnya sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. Gak ada surprise mint. airdrop. atau token claim dari @pixels . Bukan akun player biasa yang kena. Akun foundernya. Kalau orang yang paling dalam ekosistem ini pun bisa jadi korban kamu pikir player biasa kayague lebih aman? Ini bukan insiden tunggal yang bisa dianggap kebetulan. Di 2024, phishing jadi attack vector nomor satu di seluruh industri crypto. nyumbang lebih dari $1,05 miliar kerugian dari 296 insiden. Dan targetnya bukan cuma whale atau developer. Scammer nyasar ke tempat player ngerasa paling aman. komunitas resmi game. Mereka ambil alih akun moderator lama, post link "claim airdrop," dan player yang udah percaya langsung klik. tanpa pikir panjang. Familiar? Harusnya. Karena ini taktik yang sama yang udah makan korban di komunitas Pixels berkali-kali. Aku gak bilang tim @pixels gak ngapa-ngapain. Sebelum TGE $PIXEL , Luke sendiri turun tangan warning player. launch gak akan dadakan. minimal ada tiga hari notice sebelumnya. Ini langkah yang bagus. Tapi warning satu kali sebelum event besar beda jauh sama sistem perlindungan yang berjalan terus-menerus. Bug bounty program Pixels ada. Reward sampai $100.000 untuk isu severe. Tapi program ini hampir gak dikomunikasiin ke komunitas. Player yang nemuin scam atau celah sebagian besar gak tau harus lapor ke mana. Gap-nya jelas. Ekosistemnya makin gede. Player barunya makin banyak. Dan player baru itu yang paling rentan. belum tau mana announcement resmi, mana yang palsu. Pixels butuh lebih dari warning dadakan sebelum event besar. Gue rasa butuh edukasi keamanan yang jalan terus. Butuh mekanisme report yang jelas dan dikomunikasiin aktif. #pixel @pixels $PIXEL
Komunitas Pixels Itu Target Empuk. Dan Ini Udah Terbukti.
Ini bukan soal tokennya. Bukan soal audit. Tapi soal sesuatu yang lebih dekat. Lebih berbahaya buat player biasa. Komunitasnya sendiri udah jadi medan perang. Hal yang jarang banget orang mau akui soal $PIXEL .

Maret 2024. Akun founder Pixels, Luke Barwikowski, kena hack. Ronin langsung peringatin publik: jangan interact sama akunnya sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. Gak ada surprise mint. airdrop. atau token claim dari @Pixels . Bukan akun player biasa yang kena. Akun foundernya. Kalau orang yang paling dalam ekosistem ini pun bisa jadi korban kamu pikir player biasa kayague lebih aman?

Ini bukan insiden tunggal yang bisa dianggap kebetulan. Di 2024, phishing jadi attack vector nomor satu di seluruh industri crypto. nyumbang lebih dari $1,05 miliar kerugian dari 296 insiden. Dan targetnya bukan cuma whale atau developer. Scammer nyasar ke tempat player ngerasa paling aman. komunitas resmi game. Mereka ambil alih akun moderator lama, post link "claim airdrop," dan player yang udah percaya langsung klik. tanpa pikir panjang.
Familiar? Harusnya. Karena ini taktik yang sama yang udah makan korban di komunitas Pixels berkali-kali.

Aku gak bilang tim @Pixels gak ngapa-ngapain. Sebelum TGE $PIXEL , Luke sendiri turun tangan warning player. launch gak akan dadakan. minimal ada tiga hari notice sebelumnya. Ini langkah yang bagus. Tapi warning satu kali sebelum event besar beda jauh sama sistem perlindungan yang berjalan terus-menerus.

Bug bounty program Pixels ada. Reward sampai $100.000 untuk isu severe. Tapi program ini hampir gak dikomunikasiin ke komunitas. Player yang nemuin scam atau celah sebagian besar gak tau harus lapor ke mana.

Gap-nya jelas. Ekosistemnya makin gede. Player barunya makin banyak. Dan player baru itu yang paling rentan. belum tau mana announcement resmi, mana yang palsu.
Pixels butuh lebih dari warning dadakan sebelum event besar. Gue rasa butuh edukasi keamanan yang jalan terus. Butuh mekanisme report yang jelas dan dikomunikasiin aktif.
#pixel @Pixels $PIXEL
·
--
Haussier
Ada satu hal yang bener-bener ngeganjel di otak gue tiap kali liat chart $PIXEL . Bukan soal harga yang lagi merah. Bukan soal drama bot yang kaga abis abis. Tapi soal fundamental. Hampir ga pernah ada yang berani angkat ke Binance Square. Angka yang Kelihatannya Transparan (Tapi Enggak). 12,5% dari total supply $PIXEL itu ada di tangan tim @pixels . Kalau dihitung itu sekitar 625 juta token. Jadwal unlock-nya emang info publik. bertahap sampe 2029. Lu bisa cek sendiri di whitepaper. Tapi, ini pertanyaan besarnya: Setelah token itu unlock kita bisa tau ga mereka udah jual berapa? Jawabannya: Kagak. Ini gila sih. Kita dijanjiin transparansi on-chain. tapi buat urusan aset paling krusial?? kita malah disuruh percaya doang. Kaga berlaku di dunia investasi. Apalagi crypto. Setelah unlock emang diliatin? Ga ada. Laporan on-chain wajib? Nihil. Ga ada mekanisme otomatis yang ngasih tau komunitas. Founding team atau core dev bisa udah lepas sebagian posisi mereka. Token unlock emang bisa dicek. Pergerakan setelah unlock? itu masuk ke wallet pribadi. Dan dari situ? Semuanya jadi gelap. Di crypto, wallet itu identitas. Kalau tim beneran transparan harusnya alamat wallet tim @pixels itu dipajang. didepan muka komunitas. Kalau pergerakannya kaga bisa dilacak ya apa bedanya ama shadow banking??? Bukan nuduh. Gue nanya aja. Intuisi Gue ga bilang tim Pixels udah jualan. Bisa jadi mereka hold semua karena saking percayanya ama proyek ini. Masalahnya, gue, lu, semua ga bisa verifikasi itu. Circulating supply$PIXEL skarang sekitar 771 juta. dari total 5 miliar. FDV-nya ada di kisaran $48 juta. Artinya? Masih ada miliaran token yng nunggu giliran keluar. sebagian gede ditangan tim, advisor, ama investor private. Semuanya bakal masuk ke wallet yang kga bisa kita lacak secara real-time. Ini kontradiksi yang aneh banget. Lu jualan narasi "transparansi on-chain" sebagai selling point, tapi buat urusan insider?? lu malah pake mode incognito. Ini namanya standar ganda yang bikin investor waras jadi was-was. Siapa coba yang mau percaya?? Gue ogah.. #pixel @pixels
Ada satu hal yang bener-bener ngeganjel di otak gue tiap kali liat chart $PIXEL .

Bukan soal harga yang lagi merah. Bukan soal drama bot yang kaga abis abis. Tapi soal fundamental. Hampir ga pernah ada yang berani angkat ke Binance Square.

Angka yang Kelihatannya Transparan (Tapi Enggak). 12,5% dari total supply $PIXEL itu ada di tangan tim @Pixels . Kalau dihitung itu sekitar 625 juta token. Jadwal unlock-nya emang info publik. bertahap sampe 2029. Lu bisa cek sendiri di whitepaper. Tapi, ini pertanyaan besarnya: Setelah token itu unlock kita bisa tau ga mereka udah jual berapa? Jawabannya: Kagak.

Ini gila sih. Kita dijanjiin transparansi on-chain. tapi buat urusan aset paling krusial?? kita malah disuruh percaya doang. Kaga berlaku di dunia investasi. Apalagi crypto. Setelah unlock emang diliatin? Ga ada. Laporan on-chain wajib? Nihil. Ga ada mekanisme otomatis yang ngasih tau komunitas. Founding team atau core dev bisa udah lepas sebagian posisi mereka.

Token unlock emang bisa dicek. Pergerakan setelah unlock? itu masuk ke wallet pribadi. Dan dari situ? Semuanya jadi gelap.

Di crypto, wallet itu identitas. Kalau tim beneran transparan harusnya alamat wallet tim @Pixels itu dipajang. didepan muka komunitas. Kalau pergerakannya kaga bisa dilacak ya apa bedanya ama shadow banking??? Bukan nuduh. Gue nanya aja. Intuisi Gue ga bilang tim Pixels udah jualan. Bisa jadi mereka hold semua karena saking percayanya ama proyek ini.

Masalahnya, gue, lu, semua ga bisa verifikasi itu. Circulating supply$PIXEL skarang sekitar 771 juta. dari total 5 miliar. FDV-nya ada di kisaran $48 juta. Artinya? Masih ada miliaran token yng nunggu giliran keluar. sebagian gede ditangan tim, advisor, ama investor private. Semuanya bakal masuk ke wallet yang kga bisa kita lacak secara real-time. Ini kontradiksi yang aneh banget.

Lu jualan narasi "transparansi on-chain" sebagai selling point, tapi buat urusan insider?? lu malah pake mode incognito. Ini namanya standar ganda yang bikin investor waras jadi was-was. Siapa coba yang mau percaya?? Gue ogah..
#pixel @Pixels
Article
Update $PIXEL Mau Ampe Berapa Chapter?? Ini System Mau Dikemanain??Chapter System Pixels Itu Keren. Tapi Ada Yang Gue Ga Bisa Diem. Ada hal yang sebenernya jarang banget dibahas orang soal $PIXEL . Bukan soal harga token. Bukan soal bot. Bukan soal audit. Bukan juga soal NFT yng bisa dihatch. Ini soal sesuatu yang lebih subtle tapi dampaknya gede banget buat player yang udah invest waktu, tenaga, bahkan duit ke dalam game ini. Namanya chapter system. Dan ini yang bikin gue mulai ngalor ngidul. gUE kasih Konteks Dulu. Pixels update mingguan. Setiap chapter bisa ngerubah fundamental gameplay. progression, ekonomi, mechanics, semua bisa berubah dalam satu update. Kedengarannya bagus. Game yang aktif berkembang, siapa yang ga mau??? Tapi masalahnya tuh ada di sini. Di Chapter 2 PIXELS ngerombak total sistem skill. Granger, Aviculture, Slugger, Petcare, sama Fishing. Skill-skill yang udah di-grind player berbulan-bulan. Tiba-tiba digabung dan direorganisasi ke kategori baru. Skill yang lo grind berminggu-minggu. Jam yang lo habiskan farming XP. Strategi yang lo bangun dari awal. Direorganisasi. Tanpa minta pendapat lo dulu. Ini Bukan Sekedar Soal Update. Gue ngerti game perlu evolve. Gue ngerti developer harus bisa bikin keputusan cepat. Tapi ada bedanya antara update yang nambahin sesuatu ama update yang ngerubah fundamental. Sesuatu yang udah lo invest ke dalamnya. Di transisi ke Chapter 2, Pixels bahkan ngehapus kemampuan player buat jual item ke NPC. Langsung. Salah satu cara earn coins yang udah jadi kebiasaan ribuan player. dipotong gitu aja., Dan ini bukan pertama kalinya. Misalnya Gini. Bayangin lo kerja di kantor. Lo udah tiga tahun bangun keahlian di satu bidang. Lo bagus di sana. Tiba-tiba managemen bilang: "Mulai besok, divisi lo digabung sama divisi lain, skill lo direorganisasi, dan cara kerja lo selama ini diubah." Tanpa konsultasi. Tanpa voting. Tanpa timeline yang dikasih ke lo dari awal. Persis yang terjadi ke player Pixels setiap kali chapter baru drop. Yang Bikin Gue Makin Penasaran. Di FAQ resmi @pixels sendiri, mereka bilang chapter itu didesain jalan sekitar 3-4 bulan masing-masing. Tiga sampai empat bulan. Artinya setiap 3-4 bulan, fundamental game ini bisa berubah signifikan. Skill yang lo maxed bisa direorganisasi. Cara earn yang gue andalkan bisa dihapus. Ekonomi yang udah pahami bisa dirombak. Dan gue sebagai player? Dikasih tau setelah keputusannya dibikin. Bukan sebelum. Fair-nya Gue Kasih Juga. Gue ga bilang Pixels jahat soal ini. Di AMA Mei 2025, tim Pixels bilang Chapter 3 didesain pake pendekatan yang lebih komprehensif. mereka nyempetin waktu lebih lama buat refine seluruh experience sebelum dirilis, bukan buru-buru. Itu sinyal bagus. Tujuan jangka panjang Pixels emang mau kasih player lebih banyak suara. Suara dalam arah game lewat desentralisasi bertahap. Tapi "bertahap" itu artinya belum sekarang. Sampai mekanisme governance yang beneran ada. player tetap dalam posisi yang sama: terima keputusan, atau keluar. Yang Gue Mau Tanyain ke Tim @pixels cuma satu. Satu pertanyaan sederhana: Kalau ekosistem ini beneran player-owned dan player-driven kenapa keputusan yang ngerubah fundamental progression dan ekonomi masih dibuat sepihak? City Hall ada. Voting mechanism ada. Tapi seberapa banyak keputusan chapter beneran lewat sana? Gue bukan nyuruh Pixels berhenti update. Justru sebaliknya. Update yang aktif itu salah satu kekuatan terbesar mereka. Tapi player yang udah invest waktu dan duit ke ekosistem ini berhak punya suara sebelum keputusan besar dibikin. Bukan sesudah. Itu aja yang gue harapin dari Chapter 3 ke depan. #pixel @pixels $PIXEL {spot}(PIXELUSDT)

Update $PIXEL Mau Ampe Berapa Chapter?? Ini System Mau Dikemanain??

Chapter System Pixels Itu Keren. Tapi Ada Yang Gue Ga Bisa Diem.
Ada hal yang sebenernya jarang banget dibahas orang soal $PIXEL .
Bukan soal harga token. Bukan soal bot. Bukan soal audit. Bukan juga soal NFT yng bisa dihatch.
Ini soal sesuatu yang lebih subtle tapi dampaknya gede banget buat player yang udah invest waktu, tenaga, bahkan duit ke dalam game ini.
Namanya chapter system. Dan ini yang bikin gue mulai ngalor ngidul.
gUE kasih Konteks Dulu.
Pixels update mingguan. Setiap chapter bisa ngerubah fundamental gameplay. progression, ekonomi, mechanics, semua bisa berubah dalam satu update.
Kedengarannya bagus. Game yang aktif berkembang, siapa yang ga mau???
Tapi masalahnya tuh ada di sini.
Di Chapter 2 PIXELS ngerombak total sistem skill. Granger, Aviculture, Slugger, Petcare, sama Fishing. Skill-skill yang udah di-grind player berbulan-bulan. Tiba-tiba digabung dan direorganisasi ke kategori baru.
Skill yang lo grind berminggu-minggu.
Jam yang lo habiskan farming XP.
Strategi yang lo bangun dari awal. Direorganisasi. Tanpa minta pendapat lo dulu.
Ini Bukan Sekedar Soal Update.
Gue ngerti game perlu evolve. Gue ngerti developer harus bisa bikin keputusan cepat.
Tapi ada bedanya antara update yang nambahin sesuatu ama update yang ngerubah fundamental. Sesuatu yang udah lo invest ke dalamnya.
Di transisi ke Chapter 2, Pixels bahkan ngehapus kemampuan player buat jual item ke NPC. Langsung. Salah satu cara earn coins yang udah jadi kebiasaan ribuan player. dipotong gitu aja.,
Dan ini bukan pertama kalinya.
Misalnya Gini. Bayangin lo kerja di kantor. Lo udah tiga tahun bangun keahlian di satu bidang. Lo bagus di sana. Tiba-tiba managemen bilang: "Mulai besok, divisi lo digabung sama divisi lain, skill lo direorganisasi, dan cara kerja lo selama ini diubah."
Tanpa konsultasi. Tanpa voting. Tanpa timeline yang dikasih ke lo dari awal.
Persis yang terjadi ke player Pixels setiap kali chapter baru drop.
Yang Bikin Gue Makin Penasaran. Di FAQ resmi @Pixels sendiri, mereka bilang chapter itu didesain jalan sekitar 3-4 bulan masing-masing. Tiga sampai empat bulan. Artinya setiap 3-4 bulan, fundamental game ini bisa berubah signifikan. Skill yang lo maxed bisa direorganisasi. Cara earn yang gue andalkan bisa dihapus. Ekonomi yang udah pahami bisa dirombak. Dan gue sebagai player? Dikasih tau setelah keputusannya dibikin. Bukan sebelum.
Fair-nya Gue Kasih Juga. Gue ga bilang Pixels jahat soal ini.
Di AMA Mei 2025, tim Pixels bilang Chapter 3 didesain pake pendekatan yang lebih komprehensif. mereka nyempetin waktu lebih lama buat refine seluruh experience sebelum dirilis, bukan buru-buru. Itu sinyal bagus.
Tujuan jangka panjang Pixels emang mau kasih player lebih banyak suara. Suara dalam arah game lewat desentralisasi bertahap. Tapi "bertahap" itu artinya belum sekarang.
Sampai mekanisme governance yang beneran ada. player tetap dalam posisi yang sama: terima keputusan, atau keluar.
Yang Gue Mau Tanyain ke Tim @Pixels cuma satu. Satu pertanyaan sederhana: Kalau ekosistem ini beneran player-owned dan player-driven kenapa keputusan yang ngerubah fundamental progression dan ekonomi masih dibuat sepihak?
City Hall ada. Voting mechanism ada. Tapi seberapa banyak keputusan chapter beneran lewat sana?
Gue bukan nyuruh Pixels berhenti update. Justru sebaliknya. Update yang aktif itu salah satu kekuatan terbesar mereka.
Tapi player yang udah invest waktu dan duit ke ekosistem ini berhak punya suara sebelum keputusan besar dibikin. Bukan sesudah.
Itu aja yang gue harapin dari Chapter 3 ke depan.
#pixel @Pixels $PIXEL
·
--
Haussier
Awalnya gue skeptis parah. Tiap kali denger kata "AI" di crypto bawaannya pen pensi aja. Biasanya cuma jargon kosong buat pompa harga. Apalagi di game Web3. paling ujung-ujungnya notif spam kaga jelas. Quest ampas. Gue pikir Pixels juga bakal kejebak di lubang yang sama: burnout player dan ekonomi yang pelan-pelan mampus gara-gara bot. Tapi pas gue bedah soal Stacked, pandangan gue berubah 180 derajat. Ini bukan sekadar "update". Ini cara Pixels buat bikin lu "kecanduan" dengan cara yang elegan. Rahasianya? Data perilaku. Selama 4 tahun, tim Pixels udah kenyang makan asam garam shipping ratusan update ke jutaan user. Semua kegagalan mereka soal bot, farming, dan targeting ampas dikompres jadi engine Stacked ini. Kenapa bisa bikin nagih? Karena Stacked itu "personal". Dia nggak nembak reward sembarangan. Engine AI-nya ngintip habit lu. Dia tau kapan lu lagi bosen, kapan lu lagi semangat, dan kapan lu butuh "dorongan" kecil. Pas lu dapet reward di momen yang tepat, dopamine lu meledak. Lu ngerasa game ini "ngerti" lu. Itulah kenapa konversi player veteran yang tadinya "mati" bisa naik sampe 178%. Gila kaga? Di sini angka RORS (Return on Reward Spend) jadi kuncinya. Di game lain, dev buang-buap reward ke bot. bakar duit. Di Pixels pake Stacked. RORS-nya tembus 131%. Artinya, tiap $1 yang mereka kasih sebagai reward, baliknya jauh lebih gede dalam bentuk aktivitas dan loyalitas player. Reward bukan lagi beban ekonomi, tapi investasi yang tajam banget sasarannya. Gue yang tadinya pesimis jadi optimis banget karena satu hal: Stacked bikin demand $PIXEL jadi asli. Iya asli. Organik. Luke misahin tim game (buat fun) ama tim platform (buat data science). makin banyak game atau apps (bahkan e-commerce) pake Stacked, makin kuat fundamental $PIXEL lewat sistem staking dan ekosistemnya. Ini bukan lagi soal tanam padi pixelated doang, bro. Ini soal infrastruktur behavioral incentive paling canggih di Web3. #pixel @pixels
Awalnya gue skeptis parah. Tiap kali denger kata "AI" di crypto bawaannya pen pensi aja. Biasanya cuma jargon kosong buat pompa harga. Apalagi di game Web3. paling ujung-ujungnya notif spam kaga jelas. Quest ampas. Gue pikir Pixels juga bakal kejebak di lubang yang sama: burnout player dan ekonomi yang pelan-pelan mampus gara-gara bot.

Tapi pas gue bedah soal Stacked, pandangan gue berubah 180 derajat.

Ini bukan sekadar "update". Ini cara Pixels buat bikin lu "kecanduan" dengan cara yang elegan.

Rahasianya? Data perilaku. Selama 4 tahun, tim Pixels udah kenyang makan asam garam shipping ratusan update ke jutaan user. Semua kegagalan mereka soal bot, farming, dan targeting ampas dikompres jadi engine Stacked ini.

Kenapa bisa bikin nagih? Karena Stacked itu "personal". Dia nggak nembak reward sembarangan. Engine AI-nya ngintip habit lu. Dia tau kapan lu lagi bosen, kapan lu lagi semangat, dan kapan lu butuh "dorongan" kecil. Pas lu dapet reward di momen yang tepat, dopamine lu meledak. Lu ngerasa game ini "ngerti" lu. Itulah kenapa konversi player veteran yang tadinya "mati" bisa naik sampe 178%. Gila kaga?

Di sini angka RORS (Return on Reward Spend) jadi kuncinya. Di game lain, dev buang-buap reward ke bot. bakar duit. Di Pixels pake Stacked. RORS-nya tembus 131%. Artinya, tiap $1 yang mereka kasih sebagai reward, baliknya jauh lebih gede dalam bentuk aktivitas dan loyalitas player. Reward bukan lagi beban ekonomi, tapi investasi yang tajam banget sasarannya.

Gue yang tadinya pesimis jadi optimis banget karena satu hal: Stacked bikin demand $PIXEL jadi asli. Iya asli. Organik. Luke misahin tim game (buat fun) ama tim platform (buat data science). makin banyak game atau apps (bahkan e-commerce) pake Stacked, makin kuat fundamental $PIXEL lewat sistem staking dan ekosistemnya.

Ini bukan lagi soal tanam padi pixelated doang, bro. Ini soal infrastruktur behavioral incentive paling canggih di Web3.
#pixel @Pixels
Article
Pixels Lagi Masak Sesuatu yang "Gila". Namanya: Stacked. Ini Review Jujur Gue Soal MerekaGue mau kasih tau satu hal. Pixels itu bukan lagi sekadar game nanem. Buat Potion. Atau buat pet ucul doang. Mereka lagi berubah jadi raksasa infrastruktur. Pernah denger Stacked? Kalau belum,mending lu dengerin ini baik-baik. Ini bukan update recehan yak. Reward yang "Personal", Bukan Notif Spam Bayangin lu lagi main game. Tiba-tiba dapet reward. Tapi bukan reward generik yang dikasih ke semua orang lewat notif blast yang nyampah. Ini personal banget. Kayak emang dibikin khusus buat lu doang. Pas gue lagi butuh. Pas lu lagi aktif. Nah, itu kerjanya Stacked. Stacked itu engine AI yang tugasnya ngintipin semua gerak-gerik lu sebagai player. Dia nyimpen data perilaku lu, terus "nembak" reward di momen yang paling pas. Bukan nebak-nebak.Bukan pake feeling dev.AI-nya yang mutusin lewat data. Empat Tahun Trial & Error Stacked ini bukan barang baru yang mendadak muncul kemarin sore. Empat tahun, bro. Empat tahun tim @pixels jatuh bangun shipping ratusan update ke jutaan player. Semua ilmu mahal soal cara basmi bot, nanganin quest farming, sampe targeting kampanye yang ampas. Mereka kompres jadi satu produk: Stacked. Mereka udah ngerasain pahit manisnya hancurin ekonomi game. Baru sekarang mereka berani jual teknologinya ke luar. Menurut gue ini bukan soal trial lagi. Udah survival ini genrenya! Datanya Nggak Bohong: Konversi Naik 178%! Hasilnya gimana??? Asli, gila banget. Tim @pixels nyoba target player veteran yang udah nggak spending lebih dari 30 hari (ibaratnya akun mati). Mereka pake Stacked buat kasih penawaran personal. Hasilnya? Konversi naik 178%. * Hari aktif (active days) naik 129%. * Return on Reward Spend (RORS) tembus 131%. Ingat, 178 persen itu bukan dari narik orang baru, tapi dari ngebangkitin "zombie player" yang udah lama ninggalin game. Kalo gini gue bisa nyoba buat percaya ekonomi dan ekosistemnya. Bisa jadi ini game yang bikin masa depan anak-anak gen alpha cerah. Terus, Apa Hubungannya ama $PIXEL? Nah, ini bagian yang paling lu tunggu. $PIXEL masuk di mana??? Kepake buat ngapa?? Jangka panjang, $PIXEL bakal makin staking-centric. Stacked dan game-game lain udah mulai nongol di sistem staking mereka. Bahkan, support USDC buat staking reward udah live. Artinya? Stacked nggak berdiri sendirian. Dia nyambung ke staking. Nyambung ke token. Nyambung ke seluruh ekosistem. Makin banyak game lain yang pake Stacked?? > makin kenceng demand organik ke token pixelnya. Gue ngerasa Ini bukan hype kosong. ini utility nyata. Cara Pikir yang Beda Luke (Founder Pixels) bilang sendiri: Tim game fokus bikin game yang seru (fun). Tim platform fokus ke optimasi reward dan data science. Dua hal ini dipisah. Dan menurut gue, ini langkah yang jenius banget. Mereka nggak mau campur aduk antara kreativitas game ama itung-itungan data yang rumit. Lebih dari Sekadar Game Yang paling bikin bulu ramang gue merinding? Stacked punya potensi dipake di luar gaming. E-commerce, aplikasi fitness, sampe platform edukasi. Di mana pun ada sistem insentif, di situ Stacked bisa masuk. Pixels nggak lagi cuma jualan game pixelated. Mereka lagi jualan infrastrukturnya. Dan token PIXEL? Dia ada tepat di jantung semua itu. Nah pertnyaan soal infrastrukturnya kepake apa ngga tar ya tinggal waktu yang menjawab. ya nggak??? #pixel $PIXEL #gaming {spot}(PIXELUSDT)

Pixels Lagi Masak Sesuatu yang "Gila". Namanya: Stacked. Ini Review Jujur Gue Soal Mereka

Gue mau kasih tau satu hal. Pixels itu bukan lagi sekadar game nanem. Buat Potion. Atau buat pet ucul doang. Mereka lagi berubah jadi raksasa infrastruktur.
Pernah denger Stacked?
Kalau belum,mending lu dengerin ini baik-baik. Ini bukan update recehan yak.
Reward yang "Personal", Bukan Notif Spam
Bayangin lu lagi main game. Tiba-tiba dapet reward. Tapi bukan reward generik yang dikasih ke semua orang lewat notif blast yang nyampah.
Ini personal banget. Kayak emang dibikin khusus buat lu doang. Pas gue lagi butuh. Pas lu lagi aktif. Nah, itu kerjanya Stacked.
Stacked itu engine AI yang tugasnya ngintipin semua gerak-gerik lu sebagai player. Dia nyimpen data perilaku lu, terus "nembak" reward di momen yang paling pas.
Bukan nebak-nebak.Bukan pake feeling dev.AI-nya yang mutusin lewat data.
Empat Tahun Trial & Error
Stacked ini bukan barang baru yang mendadak muncul kemarin sore.
Empat tahun, bro. Empat tahun tim @Pixels jatuh bangun shipping ratusan update ke jutaan player. Semua ilmu mahal soal cara basmi bot, nanganin quest farming, sampe targeting kampanye yang ampas. Mereka kompres jadi satu produk: Stacked.
Mereka udah ngerasain pahit manisnya hancurin ekonomi game. Baru sekarang mereka berani jual teknologinya ke luar. Menurut gue ini bukan soal trial lagi. Udah survival ini genrenya!
Datanya Nggak Bohong: Konversi Naik 178%!
Hasilnya gimana??? Asli, gila banget.
Tim @Pixels nyoba target player veteran yang udah nggak spending lebih dari 30 hari (ibaratnya akun mati). Mereka pake Stacked buat kasih penawaran personal.
Hasilnya?
Konversi naik 178%. * Hari aktif (active days) naik 129%. * Return on Reward Spend (RORS) tembus 131%.
Ingat, 178 persen itu bukan dari narik orang baru, tapi dari ngebangkitin "zombie player" yang udah lama ninggalin game. Kalo gini gue bisa nyoba buat percaya ekonomi dan ekosistemnya. Bisa jadi ini game yang bikin masa depan anak-anak gen alpha cerah.
Terus, Apa Hubungannya ama $PIXEL ?
Nah, ini bagian yang paling lu tunggu. $PIXEL masuk di mana??? Kepake buat ngapa??
Jangka panjang, $PIXEL bakal makin staking-centric. Stacked dan game-game lain udah mulai nongol di sistem staking mereka. Bahkan, support USDC buat staking reward udah live.
Artinya? Stacked nggak berdiri sendirian.
Dia nyambung ke staking.
Nyambung ke token.
Nyambung ke seluruh ekosistem.
Makin banyak game lain yang pake Stacked?? > makin kenceng demand organik ke token pixelnya. Gue ngerasa Ini bukan hype kosong. ini utility nyata.
Cara Pikir yang Beda
Luke (Founder Pixels) bilang sendiri: Tim game fokus bikin game yang seru (fun). Tim platform fokus ke optimasi reward dan data science.
Dua hal ini dipisah. Dan menurut gue, ini langkah yang jenius banget. Mereka nggak mau campur aduk antara kreativitas game ama itung-itungan data yang rumit.
Lebih dari Sekadar Game
Yang paling bikin bulu ramang gue merinding?
Stacked punya potensi dipake di luar gaming. E-commerce, aplikasi fitness, sampe platform edukasi. Di mana pun ada sistem insentif, di situ Stacked bisa masuk.
Pixels nggak lagi cuma jualan game pixelated. Mereka lagi jualan infrastrukturnya. Dan token PIXEL? Dia ada tepat di jantung semua itu.
Nah pertnyaan soal infrastrukturnya kepake apa ngga tar ya tinggal waktu yang menjawab. ya nggak???
#pixel $PIXEL #gaming
·
--
Haussier
Pixels Bisa Jadi Venue Konser. Serius. Orang2 taunya pixels tuh game farming. Nanem wortel. Panen gandum. Grinding resource. Tapi pas September 2024 kemaren sesuatu yg gede terjadi. Pixels ngadain pernikahan in-game pertama di Web3!! Dua player, CloudwhiteNFT dan Axielau, nikah beneran. asli coy. disiarin live buat keluarga di Wisconsin ama Kolombia yang ga bisa hadir langsung. Yang dateng? 3.789 orang beli jas.. 1.865 orang beli gaun pengantin. Ribuan orang. Dateng ke satu event. Di dalam game farming. Itu bukan fitur. Itu proof of concept. Pixels punya infrastruktur yang lebih menarik dari game web3 lain buat hal kya gini. Kenapa?? Karena di Pixels, player bisa bangun, kustomisasi lahan, ama bikin space yang bisa dikunjungi player lain. Landowner bisa buka tanahnya jadi venue. Space land. Salah satu dari tiga jenis tanah yg udh pernah gue bahas. Secara konseptual udah punya estetika yang pas buat jadi stage futuristik. Dan yang paling penting: ekonominya udah ada. Cak Bayangin ini. Ada artis atau label musik mau ngadain konser virtual. Mereka sewa atau beli NFT land di Pixels. Mereka build venue-nya pakai UGC. Ada lebih dari 1.300 item UGC udah approved di ekosistem Pixels. Mereka jual tiket masuk pakai $PIXEL . Mereka jual merchandise eksklusif yang cuma bisa dipake in-game. Semua transaksinya on-chain. Semua kepemilikannya verifiable. Dan landowner dapet cut dari setiap aktivitas di tanahnya. Bukan cuma konser. Yang bikin gue yakin ini bukan sekadar khayalan: Pixels udah punya komunitas yang dateng buat event sosial. bukan cuma buat cuan. Mereka dateng nikahan orang lain. Mereka beli baju pengantin padahal ga kenal mempelainya. Ini yg namanya komunitas yang engaged secara emosional. Dan komunitas kayak gitu yang bikin konser virtual bisa work. Pertanyaannya bukan lagi bisa ga Pixels jadi venue konser. Pertanyaannya: kapan, dan siapa yang bakal jadi yang pertama? Kalo gue tar nikah bareng @Square-Creator-f67a616f3275c di @pixels lu pada mau datang kaga??? Jangan Lupa kasih angpao yak boleh kok pakai $PIXEL angpaonya😂🤭' #pixel #pixels
Pixels Bisa Jadi Venue Konser. Serius.

Orang2 taunya pixels tuh game farming. Nanem wortel. Panen gandum. Grinding resource. Tapi pas September 2024 kemaren sesuatu yg gede terjadi.

Pixels ngadain pernikahan in-game pertama di Web3!! Dua player, CloudwhiteNFT dan Axielau, nikah beneran. asli coy. disiarin live buat keluarga di Wisconsin ama Kolombia yang ga bisa hadir langsung. Yang dateng? 3.789 orang beli jas.. 1.865 orang beli gaun pengantin. Ribuan orang. Dateng ke satu event. Di dalam game farming. Itu bukan fitur. Itu proof of concept.

Pixels punya infrastruktur yang lebih menarik dari game web3 lain buat hal kya gini.

Kenapa?? Karena di Pixels, player bisa bangun, kustomisasi lahan, ama bikin space yang bisa dikunjungi player lain.

Landowner bisa buka tanahnya jadi venue. Space land. Salah satu dari tiga jenis tanah yg udh pernah gue bahas. Secara konseptual udah punya estetika yang pas buat jadi stage futuristik. Dan yang paling penting: ekonominya udah ada.

Cak Bayangin ini. Ada artis atau label musik mau ngadain konser virtual. Mereka sewa atau beli NFT land di Pixels. Mereka build venue-nya pakai UGC. Ada lebih dari 1.300 item UGC udah approved di ekosistem Pixels. Mereka jual tiket masuk pakai $PIXEL . Mereka jual merchandise eksklusif yang cuma bisa dipake in-game. Semua transaksinya on-chain. Semua kepemilikannya verifiable. Dan landowner dapet cut dari setiap aktivitas di tanahnya. Bukan cuma konser.

Yang bikin gue yakin ini bukan sekadar khayalan: Pixels udah punya komunitas yang dateng buat event sosial. bukan cuma buat cuan. Mereka dateng nikahan orang lain.

Mereka beli baju pengantin padahal ga kenal mempelainya. Ini yg namanya komunitas yang engaged secara emosional. Dan komunitas kayak gitu yang bikin konser virtual bisa work.

Pertanyaannya bukan lagi bisa ga Pixels jadi venue konser.
Pertanyaannya: kapan, dan siapa yang bakal jadi yang pertama?

Kalo gue tar nikah bareng @mimamau di @Pixels lu pada mau datang kaga???

Jangan Lupa kasih angpao yak boleh kok pakai $PIXEL angpaonya😂🤭'

#pixel #pixels
Connectez-vous pour découvrir d’autres contenus
Rejoignez la communauté mondiale des adeptes de cryptomonnaies sur Binance Square
⚡️ Suviez les dernières informations importantes sur les cryptomonnaies.
💬 Jugé digne de confiance par la plus grande plateforme d’échange de cryptomonnaies au monde.
👍 Découvrez les connaissances que partagent les créateurs vérifiés.
Adresse e-mail/Nº de téléphone
Plan du site
Préférences en matière de cookies
CGU de la plateforme