"Tekanan Jual Investor Jangka Panjang Berakhir, Bitcoin Senilai Rp134 T Telah Diborong."
Investor jangka panjang atau long-term holder Bitcoin mulai menunjukan fase akumulasi atau pembelian. Tercatat, ada 91.507 BTC bernilai US$8.050.405.190 atau sekitar Rp134,9 triliun yang telah diborong dalam 5 hari terakhir, menurut data CheckOnChain. Peristiwa ini mencerminkan tekanan penjualan para pelaku pasar jangka panjang Bitcoin mulai berakhir dan mengakhiri catatan panjang penjualan. Diketahui, penjualan besar-besaran para investor jangka panjang terjadi sejak 10 November lalu. Kala itu, Bitcoin mulai mengalami penurunan panjang hingga saat ini usai mencapai titik tertingginya sebesar US$126 ribu. Sebagai informasi, sepanjang tahun 2025 para whale telah membuang sekitar 161 ribu Bitcoin bernilai hampir US$15 miliar atau Rp251,3 triliun. Hal ini membuat pasar crypto mengalami koreksi cukup panjang selama dua kuartal terakhir.
"Il Valore del Rial Crolla, CEO di Bitwise: Bitcoin Può Essere un Protettore dei Risparmi dei Cittadini Iraniani."
Le proteste si sono diffuse a Teheran dopo che il valore della valuta rial iraniano è sceso al punto più basso, erodendo continuamente i risparmi della popolazione. Il CEO di Bitwise, Hunter Horsley, ha valutato che questa situazione evidenzia l'importanza di Bitcoin come protezione del valore contro una cattiva gestione economica. “Bitcoin offre un nuovo modo per le persone di proteggere il valore della propria ricchezza mentre la valuta locale continua a deprezzarsi,” ha dichiarato. Horsley ha affermato che la crisi valutaria a causa di politiche fiscali sbagliate non è una novità, e Bitcoin offre un'alternativa affinché i beni non collassino. Nel 2025, il rial ha registrato una perdita di oltre il 40% del potere d'acquisto rispetto al dollaro USA.
"Holder Ethereum-XRP Harus Gigit Jari Sepanjang Tahun Akibat Merugi."
Tak hanya holder Bitcoin yang alami kerugian sepanjang tahun 2025 ini, lantaran masih ada pemegang Ethereum dan XRP yang gagal mendapatkan keuntungan tahunan akibat penurunan signifikan. Adapun Ethereum merugi 12,4% dalam setahun terakhir diharga saat ini US$2.900, sementara XRP di 13,1% di harga US$1.86, menurut CoinMarketCap, Selasa (30/12). Lebih lanjut, penurunan Ethereum saat ini terjadi akibat arus keluar (outflow) ETF pekan lalu tembus US$59,5 juta di tengah tekanan beli dan terkikisnya kepercayaan institusional. Kuatnya arus keluar ETF Ethereum terjadi sejak pertengahan Oktober, di mana sekitar US$1,6 miliar dana investor beralih ke ETF XRP atau pun Solana. $BTC $ETH $SOL
Cryptografis | Digadang-gadang Jadi Emas Digital, Bitcoin Malah Loyo Tahun Ini.
Tahun ini menjadi tahun yang mengejutkan bagi investor Bitcoin. Pasalnya, aset yang digadang-gadang sebagai emas digital tersebut malah anjlok 7% selama setahun terakhir dibandingkan aset-aset lainnya. Tak hanya itu, perak juga mengejutkan pasar dengan muncul sebagai top gainer tahun ini. Aset tradisional tersebut telah naik 174%, mengalahkan emas yang merupakan aset dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia. Kenaikan ini juga merupakan tren naik terpanjang sejak 1980, yang menjadikannya sebagai aset paling berharga ketiga di dunia, mengalahkan perusahaan teknologi Apple. Pemicu utamanya adalah rencana pembatasan ekspor China mulai Januari 2026, tekanan pengiriman fisik di Asia, serta permintaan industri yang stabil dan terus tumbuh dari sektor panel surya, elektronik, dan kendaraan listrik. Selama sekitar lima tahun, produksi tambang perak global tidak mampu memenuhi permintaan, sehingga kekurangannya ditutup oleh cadangan di atas permukaan bumi yang kini semakin menipis. #XAUT #BTC #BTC走势分析