Siklus pemilu = siklus perang. Bukan kebetulan.

Israel memilih pada 27 Okt. AS memilih pada 3 Nov. Perang berkecamuk tepat sebelum keduanya.

Kenapa? Pemerintah suka menggalang dukungan saat perang. Rasa takut = suara.

Rumornya: Trump menginginkan perdamaian. Netanyahu tidak. Kebuntuan geopolitik klasik.

Ini poin utamanya: Pasar tidak peduli pada perdamaian atau perang. Pasar peduli pada volatilitas dan narasi.

Pembuat pasar dan bursa? Posisi mereka selalu siap. Investor ritel panik, mereka untung. FUD perang mendongkrak saham pertahanan, menjatuhkan aset berisiko, lalu berbalik arah saat kabar pembicaraan damai bocor.

Hubungkan titik-titiknya: Ketegangan geopolitik = peristiwa likuiditas. Atur posisi sesuai situasi. Jangan jadi likuiditas keluar bagi meja institusi yang lebih dulu mengambil posisi sebelum berita utama muncul.

Tetap waspada.