Permintaan institusional untuk kripto terus meningkat, tetapi ketegangan global dan kekhawatiran suku bunga membuat pasar tetap waspada. ETF Bitcoin spot AS menarik sekitar $2,4 miliar antara 21 hingga 25 September, dengan arus masuk mingguan terkuat sejak Oktober 2025. Hal itu mendorong total aset ETF menjadi sekitar $111 miliar dan membuat arus bersih bersih tahun 2026 kembali positif.
ETF Ethereum juga mengalami minggu yang kuat. Mereka mencatat sekitar $689,9 juta arus masuk bersih, membalikkan arus keluar dari minggu sebelumnya. Total arus masuk bersih kini berada di kisaran $13,94 miliar, menunjukkan bahwa investor besar tidak hanya berfokus pada Bitcoin.
Mengapa harga masih terus turun? Bitcoin turun dari level $84.000 dan kini diperdagangkan di dekat $83.000. Dua tekanan utama menjadi penyebabnya:
Risiko geopolitik, karena Presiden AS Trump belum menutup kemungkinan tindakan lanjutan terhadap Iran, yang mendorong harga minyak dan menekan aset berisiko.
Kekhawatiran terhadap suku bunga, karena pasar prediksi memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed sekitar 64-65% pada bulan Oktober, sementara imbal hasil obligasi Treasury 10 tahun telah bergerak di atas 5%.
Leverage juga ikut berperan. Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin dan Ethereum mengalami likuidasi sekitar $83,9 juta, dan sebagian besar berasal dari posisi long.
Yang perlu diperhatikan minggu ini:
Laporan inflasi PCE AS pada 30 September, yang menjadi katalis utama bagi ekspektasi suku bunga.
Keputusan SEC terkait standar pencatatan opsi ETF kripto, yang kini ditunda hingga 11 November.
Uji upgrade Ethereum “Glamsterdam” di jaringan Sepolia, yang dijadwalkan pada 6 Oktober.
Level penting: Analis memantau support di sekitar $83.000 untuk Bitcoin dan $2.650 untuk Ethereum.
Pernyataan: Artikel ini hanya untuk informasi dan bukan nasihat keuangan. Kripto sangat fluktuatif, jadi selalu lakukan riset Anda sendiri.
#Bitcoin #BitcoinETF #Ethereum #BeritaKripto #BinanceSquare #TheFed #Kripto #Trading

