Apa itu AMM, dan mengapa DEX membutuhkannya?
Saat kamu melakukan perdagangan di bursa terpusat, buku pesanan (order book) dapat mempertemukan pembeli dan penjual.
DEX dapat bekerja dengan cara yang berbeda.
Automated Market Maker, atau AMM, menggunakan liquidity pool dan aturan matematika untuk menentukan harga swap.
Di @ston_fi, liquidity pool berisi aset yang bisa diperdagangkan oleh pengguna.
Ketika seseorang menukar satu token dengan token lain, saldo di dalam pool akan berubah.
Perubahan itu memengaruhi harga swap berikutnya.
Model AMM klasik dapat direpresentasikan sebagai:
x × y = k
Gagasan pentingnya adalah pool menyediakan likuiditas, bukan menunggu pembeli atau penjual tertentu untuk mencocokkan ordermu.
Inilah juga mengapa kedalaman likuiditas itu penting.
Jika sebuah pool dangkal, perdagangan berukuran relatif besar dapat mengubah rasio pool secara signifikan dan menciptakan dampak harga (price impact) yang lebih tinggi.
Jika pool lebih dalam, biasanya ia dapat menyerap perdagangan yang lebih besar dengan pergerakan harga pool yang lebih sedikit.
STON.fi juga mendukung berbagai desain pool, termasuk Constant Product, Weighted, Stable, dan WStable, yang dibangun untuk jenis aset dan kondisi likuiditas yang berbeda.
Jadi AMM bukan sekadar sebuah rumus.
AMM adalah cara lain untuk mengatur likuiditas pasar.
Daripada mencocokkan setiap pembeli dengan penjual, pasar dapat menggunakan likuiditas yang sudah tersedia di dalam sebuah pool.
Itulah salah satu mekanisme kunci yang membuat perdagangan terdesentralisasi menjadi mungkin.
$STON @STONfi DEX
#DeFi #STONfi
Saat kamu melakukan perdagangan di bursa terpusat, buku pesanan (order book) dapat mempertemukan pembeli dan penjual.
DEX dapat bekerja dengan cara yang berbeda.
Automated Market Maker, atau AMM, menggunakan liquidity pool dan aturan matematika untuk menentukan harga swap.
Di @ston_fi, liquidity pool berisi aset yang bisa diperdagangkan oleh pengguna.
Ketika seseorang menukar satu token dengan token lain, saldo di dalam pool akan berubah.
Perubahan itu memengaruhi harga swap berikutnya.
Model AMM klasik dapat direpresentasikan sebagai:
x × y = k
Gagasan pentingnya adalah pool menyediakan likuiditas, bukan menunggu pembeli atau penjual tertentu untuk mencocokkan ordermu.
Inilah juga mengapa kedalaman likuiditas itu penting.
Jika sebuah pool dangkal, perdagangan berukuran relatif besar dapat mengubah rasio pool secara signifikan dan menciptakan dampak harga (price impact) yang lebih tinggi.
Jika pool lebih dalam, biasanya ia dapat menyerap perdagangan yang lebih besar dengan pergerakan harga pool yang lebih sedikit.
STON.fi juga mendukung berbagai desain pool, termasuk Constant Product, Weighted, Stable, dan WStable, yang dibangun untuk jenis aset dan kondisi likuiditas yang berbeda.
Jadi AMM bukan sekadar sebuah rumus.
AMM adalah cara lain untuk mengatur likuiditas pasar.
Daripada mencocokkan setiap pembeli dengan penjual, pasar dapat menggunakan likuiditas yang sudah tersedia di dalam sebuah pool.
Itulah salah satu mekanisme kunci yang membuat perdagangan terdesentralisasi menjadi mungkin.
$STON @STONfi DEX
#DeFi #STONfi