CEO Intel Tan Lip-Bu mengatakan kekurangan memori akan semakin memburuk. Menurut Sina Finance, ia juga menyebut bahwa pasokan listrik dan teknologi pendinginan akan menjadi tantangan utama di pasar semikonduktor.

Dalam sebuah forum infrastruktur AI di Santa Clara, California, pada tanggal 15, Tan mengatakan kekurangan memori merupakan salah satu masalah industri yang ingin ia dorong para pendiri startup untuk masuk ke infrastruktur AI agar bisa menyelesaikannya. Ia mengatakan kapasitas memori sangat terbatas, banyak proyek tertunda karena tidak dapat memperoleh memori yang cukup, dan harga memori naik hingga lima hingga tujuh kali. Ia menambahkan bahwa sulit mendapatkan pasokan memori untuk ponsel dan laptop kelas menengah serta kelas bawah.

Tan juga mengatakan bahwa daya dan pendinginan adalah masalah yang sulit. Dia mengatakan konsumsi daya rendah pada beberapa aplikasi membuat desain arsitektur chip dan teknologi interkoneksi menjadi sangat penting, serta bahwa Intel sedang berinvestasi dalam teknologi pendingin udara, pendingin cair, dan pendingin mikrofluida.

Dia mengatakan Intel akan terus melanjutkan kerja sama dengan Nvidia dan bahwa perusahaan tidak bisa melakukan semuanya sendiri, tetapi harus fokus pada bidang yang mereka kuasai dan bekerja sama dengan perusahaan lain yang memiliki keunggulan.