Harga minyak kembali menembus 100 dolar, apakah BTC masih bisa bertahan di atas 78.000 dolar?
Sentimen risiko di pasar Asia hari ini jelas melandai: minyak mentah Brent kembali menembus 100 dolar, futures saham AS melemah, dan bursa saham Asia secara umum mengalami penurunan. Di saat yang sama, data transaksi terbaru ETF spot BTC AS menunjukkan sekitar 46,6 juta dolar arus keluar bersih, sehingga ritme arus masuk beruntun yang terjadi beberapa minggu terakhir mengalami jeda.
Hal ini menghadapkan Bitcoin pada sebuah pengujian yang sangat nyata: di satu sisi ada pembelian institusional yang didorong oleh ETF, di sisi lain tekanan makro setelah harga minyak dan imbal hasil (yield) terus didorong naik. Saat ini BTC masih berada di sekitar 78.000 dolar, yang berarti baik kubu bullish maupun bearish belum memperoleh keunggulan yang menentukan.
Berikut tiga level yang perlu diperhatikan:
Pertama, apakah 77.000—78.000 dolar bisa terus berfungsi sebagai penopang;
Kedua, ketika harga minyak terus naik, apakah dana ETF akan berpotensi berlanjut berubah menjadi negatif (arus keluar);
Ketiga, jika besok CPI cenderung panas (lebih tinggi dari perkiraan), apakah pasar akan lebih dulu memperkirakan jalur suku bunga yang lebih ketat.
Jika ETF kembali menjadi arus masuk bersih, guncangan harga minyak mungkin dapat diserap; jika arus dana terus keluar, maka 78.000 dolar bisa berubah dari penopang menjadi tekanan untuk reli.
Menurut Anda, sekarang BTC lebih dipengaruhi oleh dana ETF, atau lebih dipengaruhi oleh harga minyak dan suku bunga?
$BTC #比特币 #ETF #原油 #pasarMakro
Sentimen risiko di pasar Asia hari ini jelas melandai: minyak mentah Brent kembali menembus 100 dolar, futures saham AS melemah, dan bursa saham Asia secara umum mengalami penurunan. Di saat yang sama, data transaksi terbaru ETF spot BTC AS menunjukkan sekitar 46,6 juta dolar arus keluar bersih, sehingga ritme arus masuk beruntun yang terjadi beberapa minggu terakhir mengalami jeda.
Hal ini menghadapkan Bitcoin pada sebuah pengujian yang sangat nyata: di satu sisi ada pembelian institusional yang didorong oleh ETF, di sisi lain tekanan makro setelah harga minyak dan imbal hasil (yield) terus didorong naik. Saat ini BTC masih berada di sekitar 78.000 dolar, yang berarti baik kubu bullish maupun bearish belum memperoleh keunggulan yang menentukan.
Berikut tiga level yang perlu diperhatikan:
Pertama, apakah 77.000—78.000 dolar bisa terus berfungsi sebagai penopang;
Kedua, ketika harga minyak terus naik, apakah dana ETF akan berpotensi berlanjut berubah menjadi negatif (arus keluar);
Ketiga, jika besok CPI cenderung panas (lebih tinggi dari perkiraan), apakah pasar akan lebih dulu memperkirakan jalur suku bunga yang lebih ketat.
Jika ETF kembali menjadi arus masuk bersih, guncangan harga minyak mungkin dapat diserap; jika arus dana terus keluar, maka 78.000 dolar bisa berubah dari penopang menjadi tekanan untuk reli.
Menurut Anda, sekarang BTC lebih dipengaruhi oleh dana ETF, atau lebih dipengaruhi oleh harga minyak dan suku bunga?
$BTC #比特币 #ETF #原油 #pasarMakro