Pada Agustus 2025, STON.fi melaporkan tonggak yang mencolok: para penyedia likuiditasnya telah menghasilkan 62% dari semua biaya LP yang tercatat di seluruh TON pada tahun 2025, menurut Dune Analytics.

Sekilas, angka itu terdengar seperti ukuran dominasi likuiditas. Namun, biaya LP dan likuiditas tidaklah hal yang sama.

Sebuah protokol dapat menampung likuiditas dalam jumlah besar tanpa menghasilkan biaya yang signifikan jika para trader jarang menggunakannya. Sebaliknya, kumpulan yang lebih kecil dapat menghasilkan biaya yang besar jika memproses volume aktivitas perdagangan yang tinggi.

Jadi, apa sebenarnya arti angka 62% itu bagi STON.fi dan TON DeFi?

Jawabannya dimulai dengan memahami apa yang dimaksud dengan biaya LP.

❑ 62% Bukan Pangsa Likuiditas

Perbedaan pertama itu sederhana, tetapi penting.

62% biaya LP tidak berarti STON.fi mengendalikan 62% likuiditas TON.

Biaya LP dihasilkan saat trader menggunakan pool likuiditas. Ketika seseorang menukar satu token dengan token lain melalui AMM, perdagangan tersebut dikenakan biaya. Sebagian dari biaya itu diberikan kepada penyedia likuiditas yang memasok modal yang digunakan oleh pool.

Struktur biaya default STON.fi yang terdokumentasi adalah 0,3% per transaksi, dengan 0,2% untuk penyedia likuiditas dan 0,1% untuk protokol. Parameter biaya juga dapat dikonfigurasi pada tingkat pool.

Artinya, jumlah biaya yang dihasilkan sangat bergantung pada seberapa banyak trading yang benar-benar melewati likuiditas tersebut.

Sebuah pool berisi $10 juta yang memproses volume sangat sedikit bisa menghasilkan lebih sedikit biaya dibandingkan pool $2 juta yang dipakai oleh trader secara terus-menerus.

Inilah sebabnya statistik 62% lebih menarik sebagai ukuran aktivitas pembangkitan biaya dibandingkan sekadar ukuran modal yang didepositkan.

❑ Angka Itu Berasal dari Aktivitas Trading

Metodologi Dune yang menjadi dasar membantu menjelaskan apa yang sedang diukur.

Kueri Dune Yayasan TON yang diidentifikasi dalam penelitian menggabungkan data perdagangan TON DEX dengan informasi pool harian yang berisi parameter biaya LP. Secara konseptual, perhitungannya adalah:

Volume trading × tingkat biaya LP = biaya LP yang dihasilkan

Hasilnya kemudian diagregasi oleh DEX.

Hal ini penting karena menghubungkan statistik itu secara langsung dengan aktivitas trading on-chain yang nyata.

Jika sebuah pool memiliki biaya LP 0,2% dan memproses $1 juta dalam volume trading yang memenuhi syarat, maka aktivitas tersebut menghasilkan kira-kira $2.000 biaya LP sebelum mempertimbangkan konfigurasi pool yang tepat dan metodologi pencatatannya.

Poin pentingnya adalah likuiditas itu harus digunakan.

Modal yang diam di dalam sebuah pool adalah infrastruktur. Aktivitas tradinglah yang mengubah infrastruktur itu menjadi pembangkitan biaya.

❑ Apa yang Sebenarnya Dimaksud dengan Angka 62%

STON.fi memublikasikan angka 62% pada 7 Agustus 2025, menjelaskannya sebagai porsi dari semua biaya LP yang dihasilkan di TON pada 2025 menurut Dune Analytics.

Laporan ekosistem TON untuk Agustus 2025 juga mencatat milestone 62% yang sama.

Namun, ada perbedaan waktu yang penting.

Pengumuman dibuat pada bulan Agustus, sehingga angka tersebut merupakan pengukuran year-to-date 2025, bukan hasil lengkap untuk kalender tahun tersebut. Kueri Dune publik yang terkait dengan analisis dapat menghasilkan persentase yang berbeda ketika data 2025 selanjutnya disertakan.

Jadi, cara paling akurat untuk memahami statistiknya adalah:

Per periode yang diukur pada Agustus 2025, STON.fi menyumbang 62% dari biaya LP yang tercatat di seluruh ekosistem TON DEX.

❑ Mengapa Pembangkitan Biaya Lebih Penting daripada Likuiditas yang Menganggur

Likuiditas diperlukan untuk perdagangan terdesentralisasi, tetapi likuiditas saja tidak memberi tahu kita seberapa produktif modal tersebut.

Bayangkan dua DEX.

DEX A memiliki likuiditas $50 juta tetapi aktivitas tradingnya sangat sedikit.

DEX B memiliki likuiditas $20 juta dan volume trading yang jauh lebih besar.

Jika trader secara konsisten menggunakan pool milik DEX B, LP-nya dapat menghasilkan lebih banyak biaya, meskipun protokol tersebut memiliki total likuiditas yang lebih sedikit.

Ini menciptakan hubungan yang sederhana:

Likuiditas → kapasitas trading → volume yang dieksekusi → biaya LP

Karena itu, angka 62% memberi tahu kita bahwa proporsi yang sangat besar dari aktivitas pembangkitan biaya yang diukur di seluruh TON terjadi melalui likuiditas STON.fi.

❑ STON.fi Memiliki Likuiditas dan Aktivitas Trading yang Signifikan

Data ekosistem TON yang lebih luas memberi konteks yang berguna untuk milestone 62%.

Pada Mei 2025, laporan ekosistem TON mencatat TVL STON.fi sekitar $65 juta, yang mencerminkan kenaikan 30% dari bulan ke bulan (month-over-month).

Pada akhir 2025, laporan ekosistem mencatat STON.fi pada TVL $38,2 juta, volume bulanan $105 juta, lebih dari 5,6 juta pengguna kumulatif, dan lebih dari 29,7 juta swap kumulatif.

Angka-angka ini tidak boleh dianggap sebagai penjelasan untuk angka 62% itu sendiri. Angka-angka tersebut diukur pada titik waktu yang berbeda dan menggunakan metrik yang berbeda.

Namun bersama-sama, keduanya menunjukkan sesuatu yang penting: STON.fi beroperasi dengan basis likuiditas yang besar sekaligus memproses aktivitas trading yang signifikan.

Kombinasi itulah yang menghasilkan biaya LP.

❑ TON Bukan Pasar One-DEX

Bagian penting lain dari cerita ini adalah kompetisi.

STON.fi tidak menghasilkan biaya ini dalam ekosistem tanpa alternatif. TON memiliki beberapa DEX, termasuk DeDust dan TONCO, masing-masing dengan pool likuiditasnya sendiri, aktivitas trading, dan struktur biaya.

Data Dune untuk TON DEX menunjukkan STON.fi, DeDust, TONCO, dan protokol lain ikut berpartisipasi dalam ekosistem trading yang lebih luas yang sama.

Itu membuat angka 62% menjadi lebih bermakna.

Pertanyaannya bukan sekadar apakah STON.fi memiliki likuiditas.

Pertanyaannya adalah seberapa besar aktivitas pembangkitan biaya ekosistem yang sebenarnya diselesaikan melalui likuiditas tersebut dibandingkan alternatifnya.

Dan berdasarkan pengukuran Dune yang dilaporkan, STON.fi menyumbang porsi terbesar selama periode yang diukur.

❑ Tetapi Biaya Agregat yang Tinggi Tidak Berarti Setiap LP Menang

Ada satu perbedaan lain yang mudah terlewat.

Sebuah protokol yang menghasilkan 62% dari biaya LP ekosistem tidak berarti setiap LP di protokol itu mendapat pengembalian 62%, atau bahkan bahwa setiap LP STON.fi mendapat lebih banyak daripada LP di tempat lain.

Pendapatan LP individual bergantung pada pool spesifik dan porsi LP tersebut di dalam pool.

Misalkan sebuah pool menghasilkan $100.000 dalam biaya LP. Seorang LP yang menyediakan 1% dari pool tersebut tidak akan menerima seluruh $100.000. Bagian mereka akan bergantung pada kepemilikan proporsional mereka dan pencatatan (accounting) pool tersebut.

Ada sisi lain dari penyediaan likuiditas: pergerakan harga.

LP dapat mengalami kerugian impermanent loss ketika harga relatif aset yang didepositkan berubah. Oleh karena itu, total pembangkitan biaya (gross fee generation) dan pengembalian ekonomi akhir seorang LP bukanlah ukuran yang sama.

Statistik 62% tersebut menggambarkan pembangkitan biaya secara agregat di tingkat protokol/ekosistem, bukan profitabilitas setiap penyedia likuiditas individual.

❑ Di Mana Omniston Masuk dalam Gambaran

Infrastruktur STON.fi yang lebih luas juga mencakup Omniston, lapisan agregasi dan routing likuiditasnya.

Omniston dapat bersumber likuiditas dari banyak venue dan rute, termasuk pool STON.fi dan sumber likuiditas lain.

Perbedaan itu penting.

Omniston bukan hal yang sama dengan likuiditas AMM milik STON.fi.

Sebuah rute yang menggunakan pool DEX lain tidak otomatis menjadi volume LP STON.fi.

Metodologi Dune di balik perhitungan biaya LP didasarkan pada eksekusi perdagangan DEX dan parameter biaya yang terkait dengan pool yang terlibat. Oleh karena itu, hanya aktivitas trading yang benar-benar menghasilkan biaya untuk pool STON.fi yang berkontribusi pada total biaya LP STON.fi menurut metodologi tersebut.

Tidak ada cukup bukti historis untuk mengklaim bahwa Omniston itu sendiri menyebabkan milestone 62%, sehingga statistik tersebut harus berdiri sendiri.

❑ Sinyal yang Lebih Besar Adalah Likuiditas yang Dipakai

Cara paling berguna untuk menafsirkan milestone 62% bukanlah:

STON.fi memiliki 62% likuiditas TON.

Bukti tersebut tidak menetapkan bahwa.

Interpretasi yang lebih akurat adalah:

Selama periode 2025 yang diukur, likuiditas STON.fi menyumbang 62% dari biaya LP yang tercatat di seluruh ekosistem TON DEX.

Itu mengarah ke sesuatu yang lebih mendasar tentang bursa terdesentralisasi.

Likuiditas bernilai ketika ia berguna.

Bagi LP, likuiditas yang berguna adalah likuiditas yang benar-benar berinteraksi dengan trader. Setiap pertukaran (swap) yang memenuhi syarat menciptakan aktivitas pembangkitan biaya, dan aktivitas trading yang berkelanjutan dapat mengubah modal yang didepositkan menjadi sumber pendapatan biaya yang terus-menerus.

Inilah juga mengapa TVL saja bisa memberikan gambaran yang tidak lengkap tentang sebuah DEX.

TVL memberi tahu kita berapa banyak modal yang ada.

Biaya LP memberi tahu kita seberapa besar aktivitas yang menghasilkan biaya yang difasilitasi oleh likuiditas tersebut.

Kedua metrik itu penting, tetapi menjawab pertanyaan yang berbeda.

❑ Apa yang Sebenarnya Diberitahu Milestone 62% kepada Kita

Angka 62% tidak boleh dianggap sebagai bukti bahwa STON.fi otomatis merupakan DEX “terbaik” di TON.

Namun, ini tetap menyediakan snapshot yang dapat diukur tentang di mana sebagian besar pembangkitan biaya LP TON terjadi.

Dikombinasikan dengan infrastruktur likuiditas STON.fi yang terdokumentasi, aktivitas trading yang signifikan, dan basis pengguna yang besar, data menunjukkan sebuah DEX yang likuiditasnya digunakan dalam skala yang signifikan.

Dan itulah cerita yang lebih menarik di balik angka tersebut.

Likuiditas hanyalah titik awal. Aktivitas ekonomi yang sesungguhnya dimulai ketika trader menggunakannya.

Jika Anda ingin menelusuri pool likuiditas di balik ekosistem trading STON.fi, Anda bisa mulai langsung dari: https://ston.fi

#TON $TON $STON #defi