Sedikit demi sedikit, kita memilikinya—sesuatu yang pada awalnya tampak mustahil; sebuah pengingat bahwa kita bukan lagi orang-orang yang gila, melainkan realistis.
Bank mulai masuk ke pembayaran kripto
Perubahan sedang dipercepat: bank tidak lagi hanya berupaya melawan mata uang kripto. Kini mereka ingin menggunakan infrastruktur mereka untuk memindahkan uang di blockchain.
Pada 2026, beberapa sinyal sangat kuat:
* 37 bank Eropa bekerja sama dalam Qivalis untuk mengembangkan stablecoin dalam euro yang ditujukan bagi pembayaran dan settlement on-chain.
* 17 bank dari enam benua menyiapkan transaksi lintas negara menggunakan deposit tokenized melalui infrastruktur blockchain SWIFT.
* Bank-bank Amerika kini mengeksplorasi stablecoin mereka sendiri, terutama untuk pembayaran komersial.
* Mastercard juga mengembangkan penyelesaian transaksi dengan stablecoin yang teregulasi, termasuk 24/7 dan juga pada akhir pekan.
* Inggris bahkan ingin memberi Bank of England target spesifik untuk mendorong inovasi dalam pembayaran digital dan stablecoin.
- Artinya bagi kita
Pertempuran sesungguhnya mungkin tidak lagi:
Bank melawan Kripto
melainkan:
Bank + Blockchain + Stablecoins = infrastruktur baru pembayaran.
Bitcoin tetap terutama merupakan aset digital. Namun untuk pembayaran harian dan lintas negara, stablecoin dan deposit tokenized bisa menjadi jembatan antara sistem perbankan tradisional dan blockchain.
Dan bagi Afrika, ini sangat besar: transfer internasional yang lebih murah, pembayaran 24/7, dan interoperabilitas yang lebih baik dapat mengubah secara mendalam pembayaran lintas batas.
Pertanyaan: pada akhirnya, apakah bank akan menjadi pengguna blockchain terbesar?
$AMZNB $MSFTB $AAPLB
#Crypto #Blockchain #Stablecoins #Bitcoin #Web3 #DeFi #Payments #Banking #Tokenisation #Fintech #Africa #CryptoAfrica
Bank mulai masuk ke pembayaran kripto
Perubahan sedang dipercepat: bank tidak lagi hanya berupaya melawan mata uang kripto. Kini mereka ingin menggunakan infrastruktur mereka untuk memindahkan uang di blockchain.
Pada 2026, beberapa sinyal sangat kuat:
* 37 bank Eropa bekerja sama dalam Qivalis untuk mengembangkan stablecoin dalam euro yang ditujukan bagi pembayaran dan settlement on-chain.
* 17 bank dari enam benua menyiapkan transaksi lintas negara menggunakan deposit tokenized melalui infrastruktur blockchain SWIFT.
* Bank-bank Amerika kini mengeksplorasi stablecoin mereka sendiri, terutama untuk pembayaran komersial.
* Mastercard juga mengembangkan penyelesaian transaksi dengan stablecoin yang teregulasi, termasuk 24/7 dan juga pada akhir pekan.
* Inggris bahkan ingin memberi Bank of England target spesifik untuk mendorong inovasi dalam pembayaran digital dan stablecoin.
- Artinya bagi kita
Pertempuran sesungguhnya mungkin tidak lagi:
Bank melawan Kripto
melainkan:
Bank + Blockchain + Stablecoins = infrastruktur baru pembayaran.
Bitcoin tetap terutama merupakan aset digital. Namun untuk pembayaran harian dan lintas negara, stablecoin dan deposit tokenized bisa menjadi jembatan antara sistem perbankan tradisional dan blockchain.
Dan bagi Afrika, ini sangat besar: transfer internasional yang lebih murah, pembayaran 24/7, dan interoperabilitas yang lebih baik dapat mengubah secara mendalam pembayaran lintas batas.
Pertanyaan: pada akhirnya, apakah bank akan menjadi pengguna blockchain terbesar?
$AMZNB $MSFTB $AAPLB
#Crypto #Blockchain #Stablecoins #Bitcoin #Web3 #DeFi #Payments #Banking #Tokenisation #Fintech #Africa #CryptoAfrica
