𝗧𝗛𝗘 𝗡𝗘𝗫𝗧 𝗜𝗡𝗧𝗘𝗥𝗡𝗘𝗧 𝗠𝗜𝗚𝗛𝗧 𝗡𝗢𝗧 𝗡𝗘𝗘𝗗 𝗔 𝗕𝗜𝗚𝗚𝗘𝗥 𝗖𝗘𝗡𝗧𝗘𝗥

Bagaimana jika masa depan internet tidak berfokus pada membangun infrastruktur terpusat yang lebih besar, tetapi mengoordinasikan lebih banyak sumber daya yang sudah tersedia di seluruh jaringan?
Gagasan itu telah menjadi inti dari @BitTorrent_Official selama lebih dari dua dekade.
Alih-alih memiliki satu server yang menangani setiap permintaan, protokol BitTorrent memungkinkan rekan (peer) untuk saling bertukar potongan file secara langsung. Setiap peserta dapat menyumbangkan bandwidth dan sumber daya, sehingga membantu mendistribusikan beban kerja ke seluruh swarm.
𝗗𝗔𝗥𝗜 𝗣𝗘𝗘𝗥-𝗧𝗢-𝗣𝗘𝗘𝗥 𝗠𝗘𝗡𝗬𝗔𝗟𝗔𝗕𝗞𝗔𝗡 𝗜𝗡𝗙𝗥𝗔𝗦𝗧𝗥𝗨𝗞𝗧𝗨𝗥𝗔 𝗬𝗔𝗡𝗚 𝗧𝗘𝗥𝗗𝗜𝗦𝗧𝗥𝗜𝗕𝗨𝗦𝗜
Prinsip itu menjadi semakin menarik ketika internet membutuhkan lebih banyak sumber daya.
AI membutuhkan jumlah komputasi yang sangat besar.
Aplikasi Web3 membutuhkan penyimpanan.
Layanan yang padat data membutuhkan infrastruktur yang andal.
Dan di seluruh dunia, sudah ada banyak sekali kapasitas komputasi, penyimpanan, dan bandwidth yang tersebar di mesin dan jaringan individual.
Tantangannya adalah mengubah sumber daya yang tersebar itu menjadi infrastruktur yang bermanfaat.
𝗜𝗡𝗜 𝗔𝗗𝗔𝗟𝗔𝗛 𝗗𝗜 𝗠𝗔𝗡 𝗞𝗘 𝗦𝗜𝗦𝗧𝗘𝗠 𝗕𝗜𝗧𝗧𝗢𝗥𝗥𝗘𝗡𝗧 𝗜𝗡𝗜 𝗠𝗘𝗠𝗕𝗔𝗡𝗬𝗔𝗞 𝗜𝗡𝗧𝗘𝗥𝗡𝗘𝗧 𝗠𝗘𝗡𝗚𝗘𝗦𝗞𝗮𝗡 𝗜𝗡𝗧𝗘𝗥𝗘𝗡𝗧
BTFS memperluas pendekatan terdistribusi ke penyimpanan yang terdesentralisasi, menyediakan sistem peer-to-peer untuk menyimpan dan berbagi konten digital.
BTTInferGrid membawa ide terdistribusi yang serupa ke komputasi AI, menghubungkan sumber daya GPU independen dengan beban kerja inferensi AI, serta menggunakan validator dan mekanisme kriptoekonomi untuk membantu memverifikasi komputasi. ([BTT Infergrid][2])
Jadi gambaran besarnya kira-kira seperti ini:
➟ BitTorrent → transfer data terdistribusi
➟ BTFS → penyimpanan terdistribusi
➟ BTTInferGrid → komputasi AI terdistribusi
Teknologi yang berbeda, namun prinsip yang terkait:
𝗗𝗜𝗦𝗧𝗥𝗜𝗕𝗨𝗧𝗘 𝗧𝗛𝗘 𝗥𝗘𝗦𝗢𝗨𝗥𝗖𝗘𝗦.
𝗗𝗜𝗦𝗧𝗥𝗜𝗕𝗨𝗧𝗘 𝗧𝗛𝗘 𝗪𝗢𝗥𝗞.
𝗚𝗔𝗕𝗨𝗡𝗚𝗔𝗞𝗔𝗡 𝗝𝗔𝗥𝗜𝗡𝗚.
Itu tidak berarti infrastruktur terpusat hilang begitu saja.
Artinya, jaringan yang terdesentralisasi dapat menyediakan cara lain untuk mengoordinasikan sumber daya dan mengurangi ketergantungan pada satu penyedia infrastruktur.
Inovasi asli BitTorrent adalah menunjukkan bahwa jaringan global dapat mendistribusikan informasi dengan membuat para peserta menjadi bagian dari sistem pengantaran.
Saat ini, filosofi yang lebih luas yang sama sedang dieksplorasi di seluruh penyimpanan, komputasi, dan layanan terdesentralisasi lainnya.
Internet terus berkembang.
Tapi satu gagasan tetap sangat kuat:
𝗦𝗘𝗕𝗔𝗚𝗔𝗜 𝗚𝗔𝗠𝗕𝗔𝗥𝗔𝗡 𝗝𝗔𝗝𝗔 𝗧𝗔𝗡𝗚𝗚𝗔𝗣 𝗢𝗧𝗢𝗥𝗜𝗧𝗔𝗦 𝗗𝗔𝗥𝗜 𝗣𝗘𝗦𝗘𝗥𝗧𝗔 𝗕𝗔𝗚𝗜𝗔𝗡 𝗜𝗧𝗦 𝗣𝗔𝗥𝗧𝗜𝗖𝗜𝗣𝗔𝗡.
