Kapitalisasi pasar stablecoin turun menjadi sekitar ~$308,3B pada Juli, turun sekitar 1% dari Juni. Yang lebih penting, periode Mei–Juli mencatat total arus keluar bersih kumulatif sekitar $13,3B, menandai periode arus keluar berkelanjutan terpanjang sejak 2022.
🔍 Rincian Utama
▪️ Likuiditas Pasar
Pasokan stablecoin tetap terperangkap di kisaran $300B–$320B selama 10 bulan berturut-turut. Ini menunjukkan bahwa modal baru yang masuk ke ekosistem kripto masih relatif terbatas.
▪️ Penggunaan USDT Makin Meningkat
USDT mencapai rekor 861,4M transaksi on-chain pada Juli, naik 11,4% MoM. Ini menunjukkan aktivitas transaksi yang kuat meskipun terjadi kontraksi keseluruhan pada kapitalisasi pasar stablecoin.
▪️ USDC Mendominasi Nilai Transfer
USDC memproses sekitar $36T dalam volume transfer on-chain, dibandingkan dengan USDT sebesar $14T — sekitar 2,6× lebih tinggi.
▪️ Pembayaran Stablecoin Sedang Meluas
Isi ulang kartu pembayaran stablecoin melampaui $1B untuk pertama kalinya, mencapai sekitar $1,084B, naik 15,9% MoM.
Volume pengisian USDC melonjak 46%, sedangkan USDT naik 7%, menunjukkan momentum yang sangat kuat untuk USDC dalam aplikasi pembayaran.
▪️ Modal vs. Utilitas
Sinyal yang paling menarik adalah perbedaan (divergence): pasokan stablecoin menurun, sementara aktivitas transaksi dan pembayaran meningkat.
Ini menunjukkan bahwa lingkungan saat ini mungkin lebih tentang pemanfaatan likuiditas stablecoin yang sudah ada daripada ekspansi modal yang agresif.
📊 Apa Artinya untuk Kripto
Penurunan kapitalisasi pasar stablecoin dapat mengindikasikan berkurangnya daya beli yang tersedia dan berpotensi membuat likuiditas aset spekulatif menjadi lebih lemah.
Namun, meningkatnya volume transaksi dan adopsi pembayaran menunjukkan bahwa stablecoin semakin terintegrasi ke dalam infrastruktur keuangan dan pembayaran.
Bagi para trader, metrik kunci yang perlu diawasi adalah apakah kapitalisasi pasar stablecoin pada akhirnya menembus batas $320B. Perluasan pasokan stablecoin yang berkelanjutan bisa menjadi konfirmasi penting bahwa likuiditas baru kembali masuk ke pasar kripto.
Intinya:
Likuiditas stablecoin saat ini sedang menyusut, tetapi kegunaan stablecoin sedang berkembang. Pertanyaan besar berikutnya adalah apakah arus masuk modal dapat menyusul adopsi.
