Saya menemukan di TermMax sebuah mekanisme yang membuat saya melihat konsep liquidity dari sudut pandang yang berbeda.
Two-Way Range Order memungkinkan satu partisipan memasang dua kurva penetapan harga sekaligus.
Yang pertama menentukan pada tingkat apa ia bersedia meminjamkan asetnya.
Yang kedua — pada tingkat apa ia bersedia meminjam aset itu sendiri.
Di antara dua kurva ini terbentuk spread.
Artinya, partisipan tersebut pada dasarnya tidak hanya menciptakan satu sisi pasar, tetapi sebuah fixed-rate market dua arah yang kecil di dalam satu konstruksi.
Yang saya sukai di sini adalah perubahan peran liquidity provider.
Ia tidak hanya menunggu seseorang datang untuk meminjam asetnya. Ia sekaligus menetapkan syarat untuk kedua arah pergerakan modal.
Dan ini sudah merupakan model yang sama sekali berbeda:
borrow rate → spread → lending rate
Semakin saya melihat arsitektur TermMax, semakin jelas bahwa Range Order bukan sekadar cara untuk menempatkan liquidity.
Ini adalah cara untuk menetapkan model penetapan harga kredit milik sendiri.
@TermMax #TermMax
Two-Way Range Order memungkinkan satu partisipan memasang dua kurva penetapan harga sekaligus.
Yang pertama menentukan pada tingkat apa ia bersedia meminjamkan asetnya.
Yang kedua — pada tingkat apa ia bersedia meminjam aset itu sendiri.
Di antara dua kurva ini terbentuk spread.
Artinya, partisipan tersebut pada dasarnya tidak hanya menciptakan satu sisi pasar, tetapi sebuah fixed-rate market dua arah yang kecil di dalam satu konstruksi.
Yang saya sukai di sini adalah perubahan peran liquidity provider.
Ia tidak hanya menunggu seseorang datang untuk meminjam asetnya. Ia sekaligus menetapkan syarat untuk kedua arah pergerakan modal.
Dan ini sudah merupakan model yang sama sekali berbeda:
borrow rate → spread → lending rate
Semakin saya melihat arsitektur TermMax, semakin jelas bahwa Range Order bukan sekadar cara untuk menempatkan liquidity.
Ini adalah cara untuk menetapkan model penetapan harga kredit milik sendiri.
@TermMax #TermMax
