Ada suatu masa, aku hampir menyerah untuk trading.
Itu setelah enam bulan berturut-turut mengalami kerugian.
Aku ingat hari itu aku duduk di depan komputer, melihat angka-angka di akun,
dan dalam hati berpikir, “Mungkin pasar ini memang tidak cocok untukku.”
Lalu aku melakukan satu hal:
meninjau satu per satu dengan teliti semua transaksi selama enam bulan itu.
Aku menemukan 80% kerugian berasal dari satu masalah yang sama—
aku melakukan entry “berdasarkan perasaan” saat tidak ada sinyal.
Bukan karena pasarnya tidak cocok denganku, melainkan karena metodelah yang keliru.
Kegiatan evaluasi ulang saat itu menjadi titik balik dalam perjalanan tradingku.
Setiap kali mengalami kekalahan beruntun, pasar sebenarnya sedang memberi tahu kamu: “Ada sesuatu yang perlu kamu perbaiki.”
Kapan terakhir kali kamu melakukan evaluasi ulang dengan serius?
#交易故事 #真实分享 #成长
$BTC $XAUT $HYPE
Itu setelah enam bulan berturut-turut mengalami kerugian.
Aku ingat hari itu aku duduk di depan komputer, melihat angka-angka di akun,
dan dalam hati berpikir, “Mungkin pasar ini memang tidak cocok untukku.”
Lalu aku melakukan satu hal:
meninjau satu per satu dengan teliti semua transaksi selama enam bulan itu.
Aku menemukan 80% kerugian berasal dari satu masalah yang sama—
aku melakukan entry “berdasarkan perasaan” saat tidak ada sinyal.
Bukan karena pasarnya tidak cocok denganku, melainkan karena metodelah yang keliru.
Kegiatan evaluasi ulang saat itu menjadi titik balik dalam perjalanan tradingku.
Setiap kali mengalami kekalahan beruntun, pasar sebenarnya sedang memberi tahu kamu: “Ada sesuatu yang perlu kamu perbaiki.”
Kapan terakhir kali kamu melakukan evaluasi ulang dengan serius?
#交易故事 #真实分享 #成长
$BTC $XAUT $HYPE