Saya pernah berpikir seorang Finance L1 yang ingin memiliki kemampuan-kemampuan khusus pasti harus menerima harga: developer harus meninggalkan stack EVM yang sudah familiar.
Saat mempelajari cara membangun di @Dusk , saya terus berpikir bahwa untuk menyentuh hal-hal yang khas dari sebuah Finance L1, saya harus membiasakan diri dengan stack yang berbeda. Tetapi semakin saya membaca, semakin saya merasa ini familiar: Solidity, Vyper, dan berbagai tooling EVM yang sudah saya kenal semuanya ada di DuskEVM. Saya bahkan sempat bertanya dalam hati: jadi, bagian pembeda Dusk itu ada di mana?
Saya lanjut membaca dan menemukan DuskVM. Rust/WASM, berjalan langsung di L1. Pada saat itu, saya kembali berpikir: untuk mendalami bagian native dari Dusk, pada akhirnya tetap harus belajar stack lain.
Saat itulah saya sadar, mungkin selama ini saya menyamakan specialization dengan harus belajar dari nol.
Tidak harus begitu.
Saya bisa mulai dari hal-hal yang sudah saya kuasai, dan saat aplikasi membutuhkan native execution, privacy, atau zero-knowledge di level L1, masih ada jalur lain.
Pada saat itu juga, saya mulai memandang privacy EVM + native dengan cara yang berbeda.
EVM mempertahankan bagian yang sudah saya pahami. Specialization menambah pilihan bagi saya ketika aplikasi perlu masuk lebih dalam ke L1.
Mungkin saja sebuah Finance L1 tidak perlu membuat developer membayar harga lewat UX hanya supaya menjadi lebih terspesialisasi.
@Dusk #dusk $DUSK
Saat mempelajari cara membangun di @Dusk , saya terus berpikir bahwa untuk menyentuh hal-hal yang khas dari sebuah Finance L1, saya harus membiasakan diri dengan stack yang berbeda. Tetapi semakin saya membaca, semakin saya merasa ini familiar: Solidity, Vyper, dan berbagai tooling EVM yang sudah saya kenal semuanya ada di DuskEVM. Saya bahkan sempat bertanya dalam hati: jadi, bagian pembeda Dusk itu ada di mana?
Saya lanjut membaca dan menemukan DuskVM. Rust/WASM, berjalan langsung di L1. Pada saat itu, saya kembali berpikir: untuk mendalami bagian native dari Dusk, pada akhirnya tetap harus belajar stack lain.
Saat itulah saya sadar, mungkin selama ini saya menyamakan specialization dengan harus belajar dari nol.
Tidak harus begitu.
Saya bisa mulai dari hal-hal yang sudah saya kuasai, dan saat aplikasi membutuhkan native execution, privacy, atau zero-knowledge di level L1, masih ada jalur lain.
Pada saat itu juga, saya mulai memandang privacy EVM + native dengan cara yang berbeda.
EVM mempertahankan bagian yang sudah saya pahami. Specialization menambah pilihan bagi saya ketika aplikasi perlu masuk lebih dalam ke L1.
Mungkin saja sebuah Finance L1 tidak perlu membuat developer membayar harga lewat UX hanya supaya menjadi lebih terspesialisasi.
@Dusk #dusk $DUSK
