Standard Bank dilaporkan sedang terlibat dalam pembahasan untuk mengakuisisi saham di perusahaan fintech Nigeria OPay, menurut Bloomberg. Investasi potensial ini bertujuan untuk memposisikan bank secara menguntungkan sebelum rencana penawaran umum perdana (IPO) OPay di Amerika Serikat.
Sumber dari ChainCatcher mengindikasikan bahwa negosiasi masih berlangsung, dan belum ada kesepakatan final yang dicapai. Transaksi ini masih belum pasti karena kedua pihak terus mengeksplorasi syarat dan ketentuan untuk kemungkinan akuisisi saham, yang mencerminkan pentingnya strategis kesepakatan tersebut bagi kedua belah pihak.
Didirikan pada 2018, OPay telah berkembang pesat dan kini memiliki sekitar 50 juta pengguna di Nigeria serta pasar lainnya. Perusahaan ini mengalami pertumbuhan yang signifikan, dengan volume transaksinya yang dilaporkan meningkat dua kali lipat, yang menunjukkan pengaruhnya yang semakin meluas di bidang fintech.
Langkah yang diambil Standard Bank menandakan adanya minat yang lebih luas dari institusi keuangan tradisional untuk bermitra dengan atau berinvestasi pada pemain fintech yang sedang berkembang, terutama yang memiliki basis pengguna yang besar dan model bisnis yang inovatif. Hasil dari negosiasi tersebut dapat membawa dampak penting bagi lanskap fintech di Afrika dan seterusnya. #Fintech #OPay #Banking