USD Melemah karena Pasar Menurunkan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed pada September
💵 Dolar AS tetap berada di bawah tekanan karena peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September turun menjadi sekitar 30–31%, dari sekitar 50–55% pada pekan lalu, sehingga mendorong DXY menuju level terendahnya sejak awal Juni.
📈 EUR/USD naik ke sekitar 1,1595–1,1614, level tertingginya dalam sekitar dua bulan, sementara AUD dan NZD masing-masing mencapai kira-kira 0,7105 dan 0,5910, keduanya mendekati level tertinggi dalam 10 minggu.
📊 Pergerakan ini terutama dipicu oleh data ekonomi AS yang lebih lemah dari perkiraan, yang ditunjukkan oleh penurunan 0,6% pada penjualan ritel bulan Juli, bersama tanda-tanda sebelumnya mereda tekanan pasar tenaga kerja dan inflasi.
⚖️ Pergeseran menuju ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga mendukung mata uang non-USD dan aset berisiko. Namun, harga minyak yang masih tinggi serta risiko geopolitik dapat memunculkan kembali kekhawatiran inflasi dan membatasi pelemahan dolar lebih lanjut.
#Forex $USDC $USDE $USDS
💵 Dolar AS tetap berada di bawah tekanan karena peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September turun menjadi sekitar 30–31%, dari sekitar 50–55% pada pekan lalu, sehingga mendorong DXY menuju level terendahnya sejak awal Juni.
📈 EUR/USD naik ke sekitar 1,1595–1,1614, level tertingginya dalam sekitar dua bulan, sementara AUD dan NZD masing-masing mencapai kira-kira 0,7105 dan 0,5910, keduanya mendekati level tertinggi dalam 10 minggu.
📊 Pergerakan ini terutama dipicu oleh data ekonomi AS yang lebih lemah dari perkiraan, yang ditunjukkan oleh penurunan 0,6% pada penjualan ritel bulan Juli, bersama tanda-tanda sebelumnya mereda tekanan pasar tenaga kerja dan inflasi.
⚖️ Pergeseran menuju ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga mendukung mata uang non-USD dan aset berisiko. Namun, harga minyak yang masih tinggi serta risiko geopolitik dapat memunculkan kembali kekhawatiran inflasi dan membatasi pelemahan dolar lebih lanjut.
#Forex $USDC $USDE $USDS
