Apa yang Sebenarnya Dicek oleh Verifier Saat Ia Tidak Bisa Melihat Transaksinya

Dulu diasumsikan bahwa verifier di Dusk perlu melihat detail transaksi untuk memastikan transaksi tersebut sah.

Namun, itu tidak terjadi di Phoenix.

Verifier tidak pernah menerima pengirim, penerima, atau jumlahnya. Yang diterimanya justru adalah bukti PLONK — dan yang diperiksa adalah buktinya, bukan datanya.

Hmm.

Jadi, apa sebenarnya arti memeriksa sebuah bukti, jika tidak ada transaksi yang terlihat di bawahnya?

Saya sempat merenungkannya. Dokumentasi resmi Dusk menjelaskan PLONK secara spesifik sebagai sesuatu yang dirancang agar ukuran bukti kecil dan proses verifikasinya cepat, dengan pengkodean bahwa aturan-aturan tertentu telah dipenuhi: pengirim benar-benar memiliki apa yang mereka belanjakan, jumlahnya saling seimbang, dan tidak ada yang dibelanjakan dua kali. Verifier mengonfirmasi bahwa bukti tersebut benar — ia tidak pernah menyusun ulang apa yang sedang dibuktikan.

Jaminan yang lebih aneh daripada yang terdengar. Verifier tidak sedang mempercayai pengirim. Ia juga tidak mempercayai pihak ketiga. Ia hanya memastikan sebuah pernyataan matematis itu benar, tanpa pernah melihat apa yang membuatnya benar.

Tidak berarti itu pemeriksaan yang lebih lemah dari Dusk. Jika ada, penolakan untuk melihat mungkin justru menjadi tujuan utamanya — verifier tidak bisa ditipu oleh data yang bahkan tidak pernah diterimanya.

Hanya saja, perlu diperhatikan bahwa di sini kata "verifikasi" berarti sesuatu yang lebih sempit dan lebih aneh daripada makna sehari-hari memeriksa sesuatu.

Apakah sistem yang dibangun untuk memverifikasi tanpa melihat mendapatkan lebih banyak kepercayaan daripada sistem yang memverifikasi dengan melihat, ataukah ketertutupan itu membuatnya lebih sulit untuk memastikan kewajaran saat ada yang sebenarnya salah?

@Dusk_Foundation #dusk $DUSK
More trust
90%
Harder to check
10%
10 Voting • Voting ditutup