Urusan di Selat Hormuz sudah membesar.

Trump secara langsung menyatakan ingin mengumumkan jalur minyak global ini sebagai "wilayah Amerika Serikat"; pihak Iran pun bersikap sangat keras, mengatakan bahwa apakah selat itu dibuka atau ditutup hanya mereka yang berhak memutuskan. Sekarang, setiap hari hanya ada dua kapal yang bisa melintas, harga minyak sudah melonjak, dan ketegangan geopolitik ini dalam waktu dekat diperkirakan belum akan mereda.

Bagi pasar kripto, kondisi makro seperti ini justru cukup menarik. Ketegangan geopolitik biasanya akan meningkatkan kebutuhan akan aset safe haven, dan narasi $BTC sebagai "emas digital" akan kembali digulirkan untuk diperdagangkan. Namun tekanan inflasi (kenaikan harga minyak) bisa membuat aset berisiko seperti $ETH tertekan; dana mungkin akan bergerak bolak-balik antara mencari perlindungan dan mengejar imbal hasil.

Yang terpenting sekarang adalah melihat apakah konflik ini akan meningkat sampai tingkat yang tidak terkendali. Jika berubah menjadi perang menguras dalam jangka panjang, pasar kripto mungkin masuk ke fase konsolidasi/sideways. Jika ada pereda tak terduga, itu bisa menjadi peluang rebound yang bagus.

Cukup pantau berita saja. Di situasi seperti ini jangan kejar harga (FOMO) dan jangan panik—biarkan semuanya berkembang.

NFA DYOR
#Crypto #Bitcoin #Ethereum #Hormuz #Macro