Dolar Beragam karena PPI AS Datar Meredupkan Prospek Kenaikan Suku Bunga The Fed September

NEW YORK — Dolar AS diperdagangkan beragam pada hari Kamis setelah data inflasi produsen yang lebih rendah dari perkiraan membuat investor mengurangi ekspektasi bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada pertemuan bulan September.

Indeks Harga Produsen (PPI) AS tidak berubah pada bulan Juli, dibandingkan perkiraan ekonom yang mengarah pada kenaikan 0,2%. Pembacaan tersebut mengikuti penurunan yang direvisi sebesar 0,1% pada Juni dan terjadi setelah data inflasi konsumen menunjukkan tekanan harga yang relatif terbatas selama Juli.

Usai data tersebut, futures dana The Fed menunjukkan probabilitas kenaikan suku bunga pada bulan September sekitar 35%, turun dari 40% sehari sebelumnya dan 55% seminggu lalu.

Indeks Dolar AS hampir tidak berubah di sekitar 99,96, setelah sempat turun ke 99,80 usai rilis PPI. Euro naik tipis ke sekitar $1,1528, sementara pound sterling turun ke sekitar $1,3481.

Yen Melemah Menuju ¥160

Yen Jepang tetap mendapat tekanan, melemah ke sekitar ¥159,48 per dolar. Mata uang tersebut telah kehilangan sebagian dari kenaikan yang dihasilkan dari intervensi gabungan AS-Jepang bulan lalu.

Investor semakin fokus pada apakah Bank of Japan akan menaikkan suku bunga pada pertemuan bulan September. Tanpa pengetatan moneter yang lebih kuat atau panduan yang lebih hawkish, para trader mungkin akan terus menguji pelemahan yen menuju level ¥160 yang secara psikologis penting.

Minyak dan Risiko Inflasi Tetap Menjadi Faktor Kunci

Meskipun pembacaan inflasi AS lebih rendah, pasar tetap berhati-hati karena harga minyak dan ketegangan geopolitik dapat memunculkan kembali tekanan inflasi. Gangguan terkait Selat Hormuz dan kekhawatan baru atas infrastruktur energi Timur Tengah terus membuat pasar energi tetap volatil.

Sementara itu, klaim pengangguran AS meningkat secara moderat, yang mengindikasikan pasar tenaga kerja tetap relatif stabil meski ada pelemahan pekerjaan yang terjadi belakangan ini.

Kini perhatian beralih ke data penjualan ritel AS, yang bisa menjadi sinyal besar berikutnya mengenai kekuatan ekonomi dan memengaruhi ekspektasi atas keputusan The Fed pada bulan September.

Untuk pasar mata uang, prospeknya tetap sangat sensitif terhadap data inflasi yang masuk, ekspektasi kebijakan The Fed, serta langkah berikutnya dari Bank of Japan.

#USD #Forex #FederalReserveNews #PPI #JPY