Teman-teman di Binance Square, kabar besar baru saja dirilis: perusahaan media milik Trump, TMTG (DJT), baru saja mengumumkan laporan keuangan kuartal II tahun 2026, dan datanya benar-benar menyedihkan.

1. Rugi besar 2,38 miliar, pendapatan hanya cukup “untuk menutup celah”

TMTG pada kuartal ini mengalami rugi bersih hingga 2,38 miliar dolar AS, sementara pendapatannya justru hanya 1,7 juta dolar AS. Apa artinya ini? Rugi itu 140 kali lebih besar daripada pendapatan. Yang lebih ironis, penyebab utama dari kerugian besar kali ini ternyata adalah posisi mereka sebelumnya yang sudah mereka borong besar-besaran pada Bitcoin (BTC) dan Cronos (CRO) yang kini mengalami rugi nilai yang serius (floating loss).

Meskipun Trump terus mem-branding dirinya sebagai “presiden kripto” saat kampanye, di laporan keuangannya perusahaannya justru menyatakan dengan jelas: siap untuk meninggalkan bisnis kripto dan kembali fokus pada bisnis utama media sosial. Ternyata bahkan Trump pun tidak bisa menahan gejolak di dunia koin.

Untuk menutup lubang, CEO baru Kevin McGurn melancarkan jurus yang keras: Truth API. Secara sederhana, ini adalah menjual lebih dulu kepada lembaga perdagangan kuantitatif Wall Street dan perusahaan perdagangan frekuensi tinggi (HFT) konten yang dipublikasikan Trump di Truth Social—sebelum konten itu diposting ke publik.

• Harga: 60.000 hingga 100.000 dolar AS per bulan.

• Nilai jual: Mengambil momen sebelum para trader ritel biasa melihat kabar, sehingga institusi memperoleh “kutipan dari Trump” beberapa detik bahkan beberapa menit lebih cepat, lalu melakukan pemanenan keuntungan yang tepat sasaran di pasar.

Hal ini memicu kontroversi besar di kalangan komunitas kripto dan bursa saham AS. Para retail masih menunggu kabar dari sisi informasi, sementara institusi sudah masuk lebih dulu lewat API berbayar. Ini termasuk “perdagangan orang dalam yang legal” atau tidak?

3. Pedang Damocles yang menggantung di atas kepala: apakah BTC senilai 1,2 miliar dolar akan menghantam pasar dengan tekanan jual?

Bagi para trader seperti kami, yang paling kami khawatirkan adalah: apa yang akan dilakukan dengan aset Bitcoin senilai 1,2 miliar dolar yang mereka pegang? Meski di neraca perusahaan masih ada kas sebesar 400 juta dolar, mereka juga memiliki utang sebesar 1 miliar dolar yang jatuh tempo pada 2028, dan para kreditur tahun ini—tepatnya bulan November—punya hak untuk meminta pelunasan (redeem). Dengan pendapatan hanya 1,7 juta dolar, jika kreditur menagih dengan paksa, TMTG sangat mungkin terpaksa melepas kepemilikan Bitcoin yang ada.

Komentar dari Simnan:

Langkah “memotong kerugian” bisnis kripto yang dilakukan media Trump kali ini jelas menjadi pukulan berat bagi apa yang disebut “Trump Trade”. Di satu sisi terus menggaungkan dukungan untuk mata uang kripto, tetapi di sisi lain perusahaan mengalami kerugian besar karena spekulasi koin lalu melakukan pemangkasan bisnis. Ketidakkonsistenan “ucapan dan tindakan tidak sama” ini bisa membuat banyak investor institusional menilai ulang risiko.

#特朗普概念币 #特朗普立场 #BTC #TrumpCrypto #TRUMP

TRUMP
TRUMP
1.414
+0.42%