🚨Eksklusif

Langkah Jenius dan Rahasia Anthropic

Perusahaan kecerdasan buatan Anthropic membeli dan menghancurkan jutaan buku fisik melalui sebuah proyek rahasia untuk melatih model bahasa Claude miliknya. Pengungkapan ini menjadi perhatian publik karena dokumen pengadilan dari kasus hak cipta Bartz v. Anthropic.

Secara internal, Anthropic menamai inisiatif ini sebagai Proyek Panama. Tujuan eksplisitnya adalah "memindai secara destruktif semua buku di dunia". Penggunaan nama sandi dilakukan karena mereka ingin merahasiakan dan menghindari pengawasan publik.

Perusahaan-perusahaan yang dikontrak oleh perusahaan teknologi itu melakukan "pemindaian destruktif". Mereka memakai mesin pemotong hidraulik untuk membelah punggung (tulang) buku. Setelah halaman-halamannya terlepas, mereka mendigitalisasikannya dengan cepat menggunakan pemindai berkapasitas tinggi, lalu mengirimkan sisa kertasnya ke perusahaan daur ulang.

Internet saat ini dipenuhi konten yang dihasilkan oleh AI, yang membuat model-model baru menurun kualitasnya jika dilatih dengannya (fenomena yang disebut "model collapse"). Buku-buku lama cetakan tradisional menawarkan tulisan manusia yang bersih, sudah diedit, serta kualitas struktural yang tinggi.

Strategi hukum: Anthropic sebelumnya sudah menghadapi gugatan bernilai miliaran dolar karena menggunakan salinan digital bajakan dari internet. Strategi mereka untuk membela diri berdasarkan doktrin "Penggunaan Wajar" (Fair Use) di AS adalah membeli buku fisik yang legal. Dengan mendigitalkan dan menghancurkan yang asli, mereka berargumen bahwa mereka tidak "menggandakan" pasar buku, melainkan hanya mengubah format produk yang sudah mereka bayar. Seorang hakim federal memvalidasi argumen teknis ini atas buku-buku yang dibeli.

$HOME $CVX $CRV