Ekspektasi regulasi AS menggeser titik sasaran dari “segera pemungutan suara” menjadi “setidaknya menunggu sampai September”, yang dampaknya terhadap $XRP lebih langsung dibanding terhadap pasar luas.

CoinDesk pada halaman pasar edisi pagi 10 Agustus menulis bahwa sebelum meninggalkan Washington, Senat belum memproses Clarity Act; XRP pun melemah sekitar 5,5% secara mingguan, menjadi yang terlemah di antara koin utama. Di halaman yang sama, bagian rentang harga menunjukkan pergerakan intrahari XRP sekitar -1,97%, sedangkan $SOL sekitar +0,62%—ini mengindikasikan dana tidak keluar secara asal dari altcoin, melainkan sedang melakukan penilaian ulang terhadap beta regulasi.

Dari sisi resmi, jadwal Senat AS untuk tahun 2026 mencantumkan 10 Agustus–11 September sebagai State Work Period; Congress.gov menunjukkan bahwa H.R.3633 sudah lolos di Dewan Perwakilan Rakyat, tetapi masih tertahan di Komite Perbankan Senat. Artinya, narasi “kejelasan aturan” masih berlangsung, hanya saja nilai waktunya diperpanjang.

Kondisi yang cenderung positif: setelah rapat kembali pada September, agenda dipertegas lagi, dan XRP berhenti jatuh relatif terhadap SOL dan ETH. Netral: terus bergerak menyamping menunggu teks rancangan undang-undang. Lemah: pemungutan suara kembali ditunda atau rumusan dari otoritas regulasi berulang kali berubah. Pertanyaan sesungguhnya adalah: pasar akan lebih dulu memperdagangkan kepastian kebijakan, atau lebih dulu memperdagangkan diskon likuiditas selama masa penantian?

Hanya untuk referensi informasi, bukan merupakan nasihat investasi.