Jaringan Binance (BNB Chain) meraih pencapaian baru setelah melampaui Tron TRON untuk menjadi jaringan blockchain terbesar berdasarkan jumlah dompet yang menyimpan stablecoin (mata uang kripto stabil).
Berdasarkan data “Token Terminal”, jumlah alamat dompet yang memegang mata uang kripto stabil (stablecoin) di jaringan Binance meningkat hingga sekitar 79,3 juta alamat, melampaui Tron yang memiliki sekitar 76,1 juta alamat.
Kenaikan ini muncul setelah jumlah pemegang stablecoin di jaringan Binance melonjak dari sekitar 42 juta alamat pada akhir 2024 menjadi sekitar 80 juta saat ini, naik sekitar 54,5%. Sementara itu, Tron mengalami pertumbuhan dengan laju yang lebih lambat, yang memungkinkan jaringan Binance merebut posisi teratas.
Jumlah pemegang stablecoin dianggap sebagai salah satu indikator terpenting untuk melihat pemanfaatan nyata jaringan, mengingat stablecoin ini banyak digunakan dalam pembayaran, platform perdagangan, serta aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi).
Dalam peringkat global, Ethereum menempati posisi ketiga dengan sekitar 26 juta pemegang stablecoin, diikuti “Celo” dengan 24,5 juta, lalu “Polygon” dengan 21,7 juta.
Namun, meski capaian ini, momentum tersebut tidak sepenuhnya tercermin pada harga koin BNB, yang saat ini diperdagangkan di sekitar 586 dolar
Secara teknis, koin ini telah memulihkan rata-rata pergerakan 20 dan 50 hari, namun menghadapi resistensi utama di level 602 dolar, yaitu level rata-rata pergerakan 100 hari.
Analis menilai bahwa tembusnya level penghalang ini dapat membuka jalan untuk menargetkan rata-rata pergerakan 200 hari yang berada di sekitar 647 dolar, terutama dengan membaiknya indikator Relative Strength Index (RSI) hingga di atas 53, meskipun volume perdagangan masih berada pada level yang relatif rendah.
#SpaceXMarketCapTops$1.613TPassingMeta
#SKHynixToInvest19.1TWonInM17Plant