di pasar kontrak perpetual, penyedia likuiditas selalu menghadapi masalah inti: imbal hasil berasal dari aktivitas trading, tetapi risikonya juga berasal dari aktivitas trading

Dalam mode tradisional, banyak kolam likuiditas menggunakan desain berbagi likuiditas. Dana dikumpulkan ke dalam satu kolam besar untuk mendukung banyak pasar sekaligus. Keunggulannya adalah efisiensi modal yang lebih tinggi, tetapi masalahnya juga cukup jelas—jika suatu pasar mengalami pergerakan harga ekstrem, trader meraih keuntungan dalam skala besar, atau terjadi peristiwa risiko, penyedia likuiditas di seluruh kolam dapat ikut terdampak

@Hertzflow_xyz

cara pikir desainnya adalah memisahkan manajemen likuiditas menjadi dua mode berbeda, sehingga LP dapat memilih berdasarkan preferensi risiko mereka

Yang pertama adalah HzLP (HertzFlow Liquidity Pool)

HzLP dibangun untuk membentuk kolam likuiditas independen pada satu pasar saja. Untuk BTC/USD dan ETH/USD, masing-masing pasar memiliki kolam dananya sendiri

Setelah pengguna menyetor USDT, mereka akan menerima bagian (share) HzLP sesuai dengan pasar tersebut. Dana hanya digunakan untuk mendukung perdagangan di pasar itu, sementara sumber pendapatan terutama berasal dari biaya transaksi serta laba rugi dari trader di pasar tersebut

Nilai terbesar dari model ini terletak pada isolasi risiko

Jika pasar BTC mengalami volatilitas ekstrem, kolam likuiditas di pasar ETH tidak akan terpengaruh secara langsung. Bagi LP yang ingin terlibat lebih dalam pada suatu pasar tertentu dan melakukan konfigurasi berdasarkan logika pasar, HzLP menyediakan cara manajemen dana yang lebih terperinci

Yang kedua adalah HzV (HertzFlow Vault)

Jika HzLP adalah manajemen aktif, maka HzV lebih mirip lapisan alokasi aset otomatis

Setelah pengguna menyetor USDT, mereka akan mendapatkan token HzV. Vault akan secara otomatis mengalokasikan dana ke beberapa HzLP berdasarkan aktivitas perdagangan di berbagai pasar, tingkat pemanfaatan dana, dan performa biaya transaksi

Seluruh proses dilakukan secara otomatis oleh strategi, termasuk pemilihan pasar, penataan/pemindahan dana, dan rebalancing

Untuk LP yang tidak ingin memantau data dari berbagai pasar setiap hari, HzV menawarkan cara yang lebih sederhana: mendapatkan pendapatan likuiditas dari banyak pasar melalui satu pintu masuk

Dua model ini sebenarnya menandai adanya perubahan dalam manajemen likuiditas DeFi

Dulu LP lebih banyak fokus pada “menaruh dana untuk mendapatkan biaya transaksi”, tetapi seiring dengan berkembangnya skala pasar kontrak perpetual, yang sebenarnya lebih penting adalah efisiensi modal, pengendalian risiko, serta kemampuan pelaksanaan strategi

HzLP memberi LP profesional kendali yang lebih kuat agar mereka bisa membuat penilaian terhadap pasar; HzV menurunkan ambang partisipasi dengan strategi otomatis untuk membantu pengguna melakukan konfigurasi multi-pasar

Menurut saya, persaingan DEX perpetual di masa depan tidak hanya akan berhenti pada level pengalaman perdagangan; infrastruktur likuiditas adalah kunci penentu pertumbuhan jangka panjang

Cara membuat dana mengalir lebih efisien antarberbagai pasar sekaligus mengendalikan risiko pada satu pasar tertentu akan menjadi inti persaingan DeFi pada tahap berikutnya

HertzFlow mengeksplorasi pola manajemen likuiditas on-chain yang lebih fleksibel melalui dua mekanisme: HzLP dan HzV