Sudah habis saja, bahkan tidak tahu kenapa bisa rugi. Mengecek seluruh riwayat transaksi, semuanya adalah order impulsif karena emosi sesaat—order ikut-ikutan. Setiap transaksi menunjukkan satu masalah: kamu benar-benar tidak tahu sedang melakukan apa. Waktu itu, kemampuan yang ada cuma satu: sebelum masuk, pasang stop loss dulu. Hitung juga, rugi maksimal berapa yang masih bisa diterima. Begitu sudah saatnya, langsung keluar—tanpa ragu-ragu. Belakangan baru sadar, hal yang paling mematikan dalam trading adalah rugi yang tidak jelas alasannya. Tidak bisa membaca candlestick/K-line bisa dipelajari pelan-pelan, tapi kalau modal sudah hilang, bahkan kesempatan untuk belajar pun tidak ada. Jadi sekarang, saat bicara pada orang yang baru masuk, teknis bisa dipelajari belakangan, tapi stop loss wajib dipasang saat pertama kali masuk—las sampai mati. Minimal tetap hidup dulu, baru ada kesempatan menoleh dan melihat di mana salah. Trading bukan soal siapa yang bisa untung paling cepat, melainkan siapa yang paling paham cara rugi. Setelah paham rugi, baru ada arah untuk diperbaiki. Dengan arah, barulah pelan-pelan bisa maju ke depan #COMEXGoldClimbsTo$4308 $BTC