$GIGADEV Pada bulan lalu saya membahas secara singkat tentang minyak mentah, emas, Bitcoin, dan saham AS. Jika Anda punya kesabaran, Anda bisa melihat lebih lanjut$SNDK

Meskipun minyak mentah sudah sampai pada titik tekanan, saya tidak berpikir ini adalah kesempatan trading yang baik. Alasannya ada dua: pertama, ruang untuk koreksi dalam waktu yang terbatas relatif kecil, sehingga keuntungan jangka pendek tidak besar. Kedua, saat masuk posisi, perlu memiliki kesiapan untuk menahan posisi dalam durasi yang cukup, serta mental untuk menghadapi perang gesekan (bertahan lama). Efisiensi pemanfaatan modal mungkin tidak bisa dimaksimalkan sebaik mungkin. Akibatnya, ketika pasar lain muncul peluang, jika minyak mentah tetap sulit ditembus/bertahan berlawanan arah, maka bisa menyebabkan Anda melewatkan peluang lain dan menjadi “menyasar” yang kosong. Jadi, menurut saya dalam mengatur posisi di minyak mentah, tidak perlu terburu-buru.

Meskipun Bitcoin menghadapi tekanan di timeframe harian yang memicu koreksi, daily masih berada dalam rentang “saluran kenaikan” (uptrend channel). Logika berpikir yang normal dan benar adalah mengikuti tren dari sisi kanan (right side), dan kesulitannya juga jauh lebih kecil—intinya hanya menunggu. Tunggu sampai posisi di bawah bagian bawah saluran daily untuk membuka long, lalu gunakan stop-loss ketika candle daily menutup di bawah area tren. Kerugiannya juga masih terkontrol. Hal yang sama juga terlihat dari performa kripto belakangan ini: sebagian besar dana spekulatif tampaknya sudah “dibersihkan” (clear) cukup. Sangat mungkin bahwa ini akan lebih dulu menarik gelombang spekulan berikutnya untuk mendorong kenaikan. Konsolidasi di daily tidak berubah: menunggu percepatan penurunan atau munculnya volatilitas yang semakin menyempit (sangat terkonvergen) adalah waktu masuk (entry) terbaik. Selebihnya itu adalah fase pasar yang bergejolak/sideways (range). Dengan rasio risk rendah, tapi imbal hasil yang tidak terlalu bagus juga.

Teknik emas: sudah 5 kali menyentuh area dasar pada candle harian (daily), yang solid mengonfirmasi bahwa dasar sudah terbentuk. Mungkin setidaknya perlu beberapa minggu untuk keluar dari pemantulan yang bersifat tren. Secara probabilitas, kenaikannya bisa minimal 8% ke atas. Jika dihitung dari titik terendah sekitar 3960 per ounce, maka itu dasar untuk rebound. Low penjualan intraday sebelumnya juga sudah cukup jelas sebagai level stop-loss untuk short-term. Sekarang peluang saat membeli cukup tinggi. Kalau sempat terjebak (baghold), bisa memilih untuk stop-loss atau memilih bertahan (holding). Intinya ini setidaknya aset yang ada harapan/arahnya ke depan.

Pasar saham AS tetap sama. Menurut saya, rangkuman yang disampaikan saat live itu terus berlaku. Indeks mungkin bisa naik, tetapi saham-saham populer yang dulu tidak selalu akan kembali menembus rekor baru. Jadi pemilihan saham sangat penting. Trading itu soal ekspektasi, tetapi pada fase ketika harus dieksekusi/diwujudkan, tekanan untuk masing-masing saham menjadi besar. Seberapa pun bisa naik, tetap perlu konsolidasi: perlu pergantian tangan (hand-over), perlu likuiditas masuk ke pasar. Dan sekarang kita berada pada fase konsolidasi. Meski pasar masih punya dana, apakah mau membeli di posisi ini? Saya pikir kalau mau long harus hati-hati. Misalnya perusahaan seperti Super Micro, Dell, Western Digital, Xiaomi, Alibaba—kelompok saham teknologi seperti ini, kalau memegangnya saya tidak terlalu tertekan, karena strukturnya tidak terlalu rumit, tidak terlalu banyak investor ritel, dan dana berbasis leverage di dalamnya kemungkinan terbatas. Di sisi sektor/treknya, valuasinya relatif rendah, kemampuan menghasilkan laba relatif bagus, dan pangsa pasar relatif lebih terdepan. Saya pikir ini bisa dilakukan. Tidak hanya terbatas pada mereka; jika bisa menemukan aset lain yang karakteristiknya sama, juga bisa. Sebaliknya, terhadap Micron, SanDisk, dan Hynix—saya sendiri tidak begitu ingin memegang posisi long jangka panjang. Bukan karena saya bearish terhadap mereka, tetapi konsensus yang terbentuk membuat struktur kepemilikan sahamnya menjadi sangat kompleks; justru itu bisa membuat harga bergejolak dan menambah risiko. Pada akhirnya, di sisi harga malah bisa mengurangi konsensus. Namun peluang terbaik untuk short sudah lewat; jadi short lagi, pertimbangkan tahun depan. Untuk kasus yang turun 10% dalam satu hari saja juga sudah sangat jarang.