Dulu saya mengira bagian tersulit untuk membawa Bitcoin ke DeFi adalah membangun jembatan yang lebih baik.

Setelah meluangkan waktu membaca paper Babylon's Trustless Vaults, cara pandang saya berubah. Yang menonjol bukan sekadar cara lain untuk memindahkan BTC antar-chain, melainkan gagasan untuk menjaga Bitcoin tetap tunduk pada aturannya sendiri sambil membiarkan aplikasi eksternal membuktikan bahwa mereka telah memenuhi kondisi tertentu.

Itu terasa lebih membumi dibanding kisah kripto yang biasa tentang "memindahkan aset ke mana-mana." Alih-alih meminta pengguna untuk mempercayai kustodian atau aset wrapped, desain ini mencoba membuat bukti kriptografis sebagai hal yang paling menentukan. Saya jadi teringat bahwa kadang inovasi terbesar bukan menambah fleksibilitas, melainkan mengurangi kebutuhan akan kepercayaan.

Namun, saya masih punya pertanyaan. Bisakah kompleksitas seputar bukti ZK, BitVM3, dan infrastruktur off-chain tetap tidak terlihat bagi pengguna sehari-hari? Dan apakah para pengembang akan merangkul vault yang spesifik untuk aplikasi jika itu berarti harus mengorbankan sebagian komposabilitas?

Bagi saya, pelajaran terbesar bukan tentang fitur baru. Pelajaran itu adalah menyadari bahwa masa depan Bitcoin di DeFi mungkin lebih bergantung pada membuat aplikasi beradaptasi dengan Bitcoin, bukan pada membuat Bitcoin berubah.

Semakin banyak saya membaca, semakin saya sadar bahwa belajar dalam kripto bukan soal mengumpulkan opini yang lebih kuat, melainkan tentang kesediaan untuk mengganti asumsi lama dengan yang lebih baik.

@BabylonLabs_io #baby $BABY

Apa inovasi terbesar Babylon?
Native BTC
67%
Less trust, more proofs
0%
Apps adapt to Bitcoin
33%
3 Voting • Voting ditutup