Malaysia sedang mempertimbangkan untuk mengizinkan sebagian ekspor tanah jarang yang belum diolah guna memperkuat perannya dalam rantai pasok yang melayani industri mulai dari perakitan mobil hingga pertahanan dan barang-barang konsumsi, menurut Bloomberg. Langkah ini akan menandai pergeseran kebijakan karena negara tersebut menimbang cara memenuhi permintaan terhadap bahan-bahan penting tersebut.
