Ini perlu dibahas secara terang-terangan dulu.
Bukan seperti FTX yang “platformnya sendiri runtuh.” Kali ini, setelah Coldcard dibongkar ada kebocoran/celah yang terkait sekitar 89 juta dolar, banyak orang mulai memindahkan $BTC yang semula disimpan di cold wallet ke bursa.
Gerakan ini agak halus.
Uang masuk ke bursa tidak berarti semua orang langsung akan menjual.
Tapi ini menunjukkan satu hal: kepercayaan mulai mengendur.
Saudariku, cold wallet memang awalnya adalah “laci paling aman” di benak banyak orang. Bahkan lapisan luarnya saja sudah diketuk, jadi emosinya pasti berubah.
Baru tadi ibuku telepon lagi buat mendesak soal taaruf, aku hanya bisa “iya iya iya” di mulut, sambil tangan masih memantau chart—sungguh, pusing.
Sekarang di sekitar $BTC 63106, aku cenderung menunggu dan mengamati dulu, tidak ngejar posisi long.
Dalam 24 jam hampir tidak naik sama sekali, baru 0,027%, tapi volume kontrak justru 10,7 kali volume spot. Lihatnya pun sudah bikin capek.
Bukan berarti market-nya super lemah, tapi memang terasa serba kusut.
Kalau kamu bilang ini akan ambruk begitu saja, aku juga tidak berani langsung teriak.
Tapi kalau menyuruh aku terjun ke posisi seperti ini—rasa aman sudah tertusuk, dan leverage juga menumpuk sampai agak sesak—aku benar-benar tidak nyaman.
Lebih mirip: di mulut bilang tidak apa-apa, tapi tangan sudah lebih dulu memindahkan posisi.
Aku akan menunggu emosi mereda dulu, baru memutuskan apakah mau bergerak.
Pasar bisa membalik lebih cepat daripada membalik halaman buku. Sisakan sedikit posisi/pegangan.$BTC #BTC
Bukan seperti FTX yang “platformnya sendiri runtuh.” Kali ini, setelah Coldcard dibongkar ada kebocoran/celah yang terkait sekitar 89 juta dolar, banyak orang mulai memindahkan $BTC yang semula disimpan di cold wallet ke bursa.
Gerakan ini agak halus.
Uang masuk ke bursa tidak berarti semua orang langsung akan menjual.
Tapi ini menunjukkan satu hal: kepercayaan mulai mengendur.
Saudariku, cold wallet memang awalnya adalah “laci paling aman” di benak banyak orang. Bahkan lapisan luarnya saja sudah diketuk, jadi emosinya pasti berubah.
Baru tadi ibuku telepon lagi buat mendesak soal taaruf, aku hanya bisa “iya iya iya” di mulut, sambil tangan masih memantau chart—sungguh, pusing.
Sekarang di sekitar $BTC 63106, aku cenderung menunggu dan mengamati dulu, tidak ngejar posisi long.
Dalam 24 jam hampir tidak naik sama sekali, baru 0,027%, tapi volume kontrak justru 10,7 kali volume spot. Lihatnya pun sudah bikin capek.
Bukan berarti market-nya super lemah, tapi memang terasa serba kusut.
Kalau kamu bilang ini akan ambruk begitu saja, aku juga tidak berani langsung teriak.
Tapi kalau menyuruh aku terjun ke posisi seperti ini—rasa aman sudah tertusuk, dan leverage juga menumpuk sampai agak sesak—aku benar-benar tidak nyaman.
Lebih mirip: di mulut bilang tidak apa-apa, tapi tangan sudah lebih dulu memindahkan posisi.
Aku akan menunggu emosi mereda dulu, baru memutuskan apakah mau bergerak.
Pasar bisa membalik lebih cepat daripada membalik halaman buku. Sisakan sedikit posisi/pegangan.$BTC #BTC