Pasar obligasi sedang memberi sinyal peringatan besar karena imbal hasil Surat Utang AS tenor 30 tahun mencapai level tertingginya dalam hampir dua dekade. Penjualan besar-besaran (broad selloff) pada obligasi pemerintah telah mendorong imbal hasil naik tajam, sehingga memunculkan kekhawatiran bahwa inflasi bisa tetap persisten sementara biaya pinjaman terus meningkat.
Dengan imbal hasil obligasi melonjak, investor mengamati secara saksama potensi dampaknya terhadap saham, kripto, dan aset berisiko lainnya saat kondisi keuangan semakin ketat.