🚨 Pendiri Telegram, Durov, didakwa membantu terorisme; surat perintah penangkapan internasional diterbitkan!
šŸ‡·šŸ‡ŗ FSB Rusia menuduh administrasi Telegram gagal menghapus kanal, obrolan, dan bot yang digunakan oleh lembaga intelijen Ukraina serta organisasi teroris/ekstremis untuk merencanakan dan mengoordinasikan aksi sabotase dan terorisme di Rusia. (NBC News)
āš–ļø Jika terbukti bersalah, dakwaan ini memiliki ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (The Moscow Times)
šŸŒ Ini merupakan eskalasi terbaru dalam konflik berlarut-larut Rusia dengan Telegram — platform tersebut telah didenda lebih dari 100 juta rubel tahun ini karena gagal menghapus konten terlarang, (The Block) sementara Rusia mendorong MAX messenger yang didukung negara.
šŸ“Œ Menanggapi hal itu, akun resmi X Telegram memposting foto Durov yang mengacungkan jari tengah (Al Jazeera) — tanda pembangkangan yang jelas.
Masa-masa sulit bagi Gram! šŸ“‰

#PavelDurov #Telegram #Russia #FSB #ArrestWarrant #BreakingNews #ukraine #TechNews #FreeSpeech #DigitalPrivacy