Dulu saya mengira kata "trustless" berarti kepercayaan akhirnya telah menghilang. Semakin saya mempelajari Babylon, semakin saya menyadari bahwa saya sedang menanyakan pertanyaan yang salah.

Yang mengubah cara berpikir saya bukanlah Kriptografinya. Itu adalah ekonominya.

Penyedia Finalitas (Finality Providers) tetap harus mengamati, menandatangani, berkoordinasi, dan merespons. Pemantauan masih penting. Ketepatan waktu masih penting. Manusia masih menjadi bagian dari Sistem. Kepercayaan tidak lenyap... ia hanya berubah bentuk.

Yang membuat saya terkesan adalah bahwa Babylon tidak sekadar meminta Peserta untuk bersikap jujur. Babylon memberi insentif finansial bagi kejujuran. Jika seorang Penyedia Finalitas menandatangani state yang saling bertentangan, Extractable One-Time Signatures (EOTS) dapat mengungkap rahasia yang diperlukan untuk menjatuhkan sanksi (slash) BTC yang mengamankan perilaku tersebut. Reputasi saja tidak cukup lagi; modal nyata dipertaruhkan.

Tentu saja, ini tidak sempurna. Bukti tetap harus tiba tepat waktu. Rantai yang berbeda masih perlu tetap tersinkron. Kriptografi yang kuat tidak bisa memperbaiki koordinasi yang lemah dengan sendirinya, dan itu sesuatu yang jarang dibahas.

Kebanyakan pengguna hanya akan memperhatikan imbal hasil (yield) dan tombol unstake. Mereka mungkin tidak pernah melihat mekanisme yang berada di bawahnya kecuali ada sesuatu yang rusak.
Mungkin itulah inovasi yang sesungguhnya. Babylon bukan membangun dunia tanpa kepercayaan. Babylon membangun dunia di mana menghancurkan kepercayaan menjadi cukup mahal sehingga kejujuran otomatis menjadi strategi yang lebih baik.

@BabylonLabs_io #baby $BABY

$COTI $VANRY

Apa yang membuat jaringan terdesentralisasi benar-benar aman?
Trustless design
34%
Economic accountability
0%
Strong cryptography
33%
Active monitoring
33%
3 Voting • Voting ditutup