Pelanggan Brighty menggunakan kripto untuk membeli properti nyata di Eropa
Pelanggan aplikasi pembayaran kripto Brighty menggunakan aset digital untuk membeli apartemen di negara-negara seperti Inggris, Prancis, Malta, Siprus, dan Andorra, dengan nilai transaksi berkisar dari 500.000 dolar hingga 2,5 juta dolar.
Brighty, yang didirikan bersama oleh Nikolay Denisenko, mantan insinyur backend Revolut, telah memfasilitasi lebih dari 100 transaksi untuk klien berkecukupan sejak diluncurkan, terutama untuk properti hunian di Eropa. "Kami memiliki sekitar 100-150 klien kaya, yang menghabiskan rata-rata 50.000 dolar per bulan, dengan transaksi terbesar berupa pembelian apartemen," kata Denisenko.
Tren ini mencerminkan semakin banyaknya kripto yang menyerupai keuangan tradisional, di mana investor kaya mendiversifikasi dan melindungi portofolio mereka dengan berinvestasi dalam aset nyata seperti properti. Pada tahun 2025, jumlah miliarder kripto global naik 40% menjadi 241.700 orang.
Brighty menggunakan alat analitik blockchain, seperti Elliptic, untuk memverifikasi asal-usul dana kripto, memastikan transparansi dan legalitas sebelum menerima pembayaran. Klien juga menerima rekening fiat untuk melakukan pembayaran langsung kepada penjual, tanpa dana melewati bank Brighty.
Menggunakan kripto memungkinkan transaksi yang lebih cepat dan sederhana dibandingkan metode tradisional seperti SWIFT, terutama saat mengonversi stablecoin seperti USDC menjadi euro. Investor kaya semakin menggunakan stablecoin yang mengikat nilai euro (EURC) untuk menghindari biaya konversi, dengan rata-rata nilai transaksi naik dari 15.785 euro di kuartal ketiga menjadi 59.894 euro di kuartal keempat.
Ke depan, Brighty akan berkolaborasi dengan agen properti untuk memperluas adopsi kripto dalam pembelian properti yang sah, membantu klien mendiversifikasi dan mengurangi risiko portofolio mereka.


