Setelah menghabiskan beberapa waktu untuk memahami Babylon, saya pikir desain tiga fase menjelaskan banyak hal tentang arah proyek ini. Desain ini tidak mencoba melakukan semuanya sekaligus. Sebaliknya, setiap fase menyiapkan landasan untuk fase berikutnya, yang terasa lebih berkelanjutan.
Tahap pertama berfokus pada mengajak pemegang Bitcoin masuk ke dalam jaringan dan memperkuat keamanan. Setelah fondasi itu ada, fase kedua memperkenalkan alat seperti DEX, vault, restaking, dan BABY LST agar pengguna benar-benar bisa memanfaatkan aset mereka, bukan membiarkannya menganggur. Itu menciptakan aktivitas, bukan sekadar angka kosong.
Fase terakhir kemungkinan yang paling penting. Jaringan yang lebih banyak diamankan oleh Bitcoin, kompatibilitas EVM, layanan pinjam-meminjam, likuiditas, dan sistem imbalan dapat membuat ekosistem jauh lebih luas. Namun, tidak ada yang menjamin kesuksesan. Likuiditas harus tetap sehat, para pengembang perlu alasan untuk membangun, dan pengguna perlu alasan untuk terus kembali setelah kegembiraan awal mereda.
Dari yang saya lihat, kekuatan terbesar Babylon adalah bahwa setiap fase tampak saling terhubung dengan fase berikutnya, bukan terasa seperti rilis fitur yang terpisah. Sekarang tantangannya adalah mengubah desain itu menjadi aktivitas pengguna yang konsisten dari waktu ke waktu.
Menurut Anda, Babylon sedang membangun sesuatu yang bisa tumbuh secara bertahap, atau apakah adopsi akan menjadi ujian terbesarnya?
@BabylonLabs_io #baby $BABY