#Shiba Inu terus diperdagangkan di bawah tekanan bearish yang kuat, sementara struktur pasar yang lebih luas masih menunjukkan arah lebih rendah meskipun ada tanda-tanda awal bahwa momentum penjualan mungkin mulai mereda.

Penilaian ini berasal dari komentator pasar Dukes Markets Analysis, yang membagikan prospek tersebut dalam publikasi TradingView terbaru berjudul “SHIB: Dari Meme Queen hingga Terendah Bersejarah Baru.”

Tren Bearish Tetap Teguh Terjaga untuk Shiba Inu

Menurut Dukes, Shiba Inu tetap berada di bawah rata-rata pergerakan eksponensial 50 hari dan 100 hari (EMA), dua indikator yang banyak digunakan untuk mengidentifikasi tren pasar yang sedang berlangsung.

Lebih penting lagi, EMA 50 hari terus diperdagangkan di bawah EMA 100 hari, mempertahankan perpotongan bearish yang biasanya menandakan bahwa para penjual masih mengendalikan pasar.

Selama SHIB tetap berada di bawah kedua moving average, struktur teknikal yang lebih luas terus mendukung kemungkinan penurunan lebih lanjut. Oleh karena itu, setiap pemantulan harga jangka pendek kemungkinan besar hanya akan menjadi rally korektif, bukan awal pembalikan bullish yang berkelanjutan.

Shiba Inu Harus Merebut Kembali Level Resistansi Kunci: Dukes

Meskipun prospek bearish masih mendominasi, Dukes mengidentifikasi $0.00000458 sebagai level resistansi besar pertama yang harus direbut kembali oleh para bullish.

Harga ini sebelumnya menjadi zona dukungan yang kuat sebelum akhirnya jebol dan kemudian berubah menjadi resistansi. Ia menyarankan bahwa breakout yang menentukan di atas $0.00000458, diikuti dengan penutupan harian yang kuat, akan menandai perbaikan pertama yang berarti pada struktur pasar SHIB dan menunjukkan bahwa para pembeli mulai kembali mengambil alih kendali.

Namun, sampai saat itu, tren dominan bearish tetap tidak berubah.

Shiba Inu TradingView Chart
Bagan TradingView Shiba Inu

Indikator Momentum Mengisyaratkan Potensi Pemulihan

Meski tren keseluruhan masih negatif, beberapa indikator momentum menunjukkan bahwa tekanan jual mungkin sedang mereda.

Indeks Kekuatan Relatif (RSI) mulai pulih setelah sebelumnya jatuh ke wilayah yang lebih lemah. Namun, RSI masih diperdagangkan di bawah level netral 50, yang menunjukkan bahwa momentum bearish terus mengungguli kekuatan bullish meskipun ada perbaikan baru-baru ini.

Sementara itu, Stochastic RSI (StochRSI)—yang mengukur kecepatan dan momentum pergerakan harga—terus menanjak secara stabil tanpa masuk ke wilayah overbought. Ini menunjukkan bahwa SHIB mungkin masih punya ruang tambahan untuk pemulihan jangka pendek sebelum momentum bullish menjadi terlalu berlebihan.

Hambatan Besar Lain Menunggu Para Bull

Bahkan dengan pembacaan momentum yang membaik, Dukes mencatat bahwa volume perdagangan Shiba Inu tetap relatif lesu, menyoroti kurangnya keyakinan yang kuat dari pembeli maupun penjual.

Ia menekankan bahwa setiap breakout di atas resistansi langsung akan memerlukan aktivitas pembelian yang jauh lebih kuat untuk mengonfirmasi pemulihan yang berkelanjutan, bukan sekadar pantulan sementara.

Bahkan jika SHIB berhasil merebut kembali level resistansi $0.00000458, Dukes meyakini bahwa tantangan signifikan lainnya ada di sekitar $0.00000520. Harga ini menandai zona resistansi besar berikutnya, di mana para penjual berpotensi kembali masuk dan membatasi kenaikan lebih lanjut. Akibatnya, para bullish kemungkinan perlu menembus kedua level resistansi tersebut sebelum Shiba Inu dapat membangun pemulihan jangka menengah yang lebih meyakinkan.

SHIB Masih Diperdagangkan Jauh di Bawah Rekor Tertingginya

Pada saat penulisan, Shiba Inu masih berada secara signifikan di bawah level tertinggi sepanjang masa yaitu $0.00008845. Diperdagangkan di sekitar $0.00000424, token ini telah turun 95,2% dari puncaknya.

Walaupun SHIB telah naik secara moderat sebesar 1,04% bulan ini, token tersebut masih turun 38,58% sejak awal tahun. Saat ini token ini menempati peringkat sebagai kripto terbesar ke-31 berdasarkan kapitalisasi pasar, penurunan yang cukup signifikan dibanding akhir 2021, ketika posisinya konsisten berada di antara 10 aset digital teratas di dunia.

Sementara itu, aktivitas perdagangan terus melemah, dengan volume harian turun 6,08% selama 24 jam terakhir menjadi $42,98 juta, yang menggarisbawahi kurangnya partisipasi pasar yang kuat meskipun ada tanda-tanda awal momentum yang membaik.

#CryptoNewsCommunity