#OilTops$100

Harga minyak melonjak melewati $100 per barel, didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. [1, 2]

Dampak Pasar

Lonjakan Harga: Minyak mentah WTI melonjak melewati $100 dan mencapai puncak lebih dari $111 sebelum kemudian stabil di sekitar $106–$108.

Pendorong Geopolitik: Didorong oleh kekhawatiran terkait konflik yang melibatkan AS, Israel, dan Iran.

Kekhawatiran Analis: Spekulasi dan obrolan pasar di platform seperti Binance Square menunjukkan potensi kenaikan jauh lebih tinggi jika pasokan terus mengalami gangguan

$SOL

Harga minyak kembali melonjak di pasar internasional. Barel Minyak Brent mencapai level US$ 100,54, mencatat kenaikan sebesar 6,86%. Minyak WTI (West Texas Intermediate) naik menjadi US$ 92,20, dengan kenaikan 6,22%. [1]

Alasan Utama Kenaikan

Ketegangan di Timur Tengah: AS menjalankan malam ke-12 berturut-turut serangan militer terhadap Iran. [1]

Serangan terhadap kapal tanker: Pemberontak Houthi dari Yaman mengklaim serangan menggunakan drone dan rudal terhadap dua kapal tanker milik Arab Saudi di Laut Merah. [1]

Rute terancam: Eskalasi militer menurunkan arus kapal dan memicu pemblokiran jalur laut di Selat Hormuz, yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak global. [1, 2, 3]

$ETH